Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Mengenal Blade Battery Yang Diunggulkan BYD

Battery blade diklaim lebih aman, hemat dan tahan lama
Mobil Listrik
Rabu, 27 Desember 2023 13:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Persaingan mobil listrik dimulai juga dari baterai yang digunakannya. BYD, pabrikan EV dan perusahaan teknologi asal Tiongkok menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang diberi nama Blade Battery. Jenis ini diklaim lebih aman dibanding dengan jenis baterai lainnya semisal NMC (nickle manganese cobalt)

"Bagi BYD, keamanan adalah prioritas utama. Untuk produksi massal, kami percaya LFP adalah komponen yang reliable untuk keamanan dan lebih berkelanjutan," kata General manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang dikutip dari Antara.

Guna membuktikan keamanan baterai LFP, pihak BYD memperlihatkan  hasil nail test dari baterai tersebut. Tipe LFP tidak menunjukkan reaksi saat dilakukan nail test yakni dengan cara ditusuk dengan besi. Sedangkan baterai tipe NMC akan meledak dan terbakar saat dilakukan pengetesan dengan metode yang sama.

Nama Blade Battery itu sendiri datang dari bentuknya yang pipih, lurus dan panjang seperti pisau. Dengan wujud yang demikian, maka tak hanya lebih aman namun juga mampu menghemat ruang hingga 50 persen.

BACA JUGA
Nama Blade diambil dari bentuk battery yang berwujud bilah

Blade Battery merupakan komponen yang dikembangkan BYD dengan keamanan maksimum yang menawarkan kekuatan, daya jelajah tinggi serta usia pakai yang panjang. LFP tidak mudah terbakar karena memiliki stabilitas termal yang sangat baik dan secara substansial bebas kobalt sehingga lebih ramah lingkungan.

Dari riset mandiri oleh BYD, Blade Battery memiliki kemampuan yang lebih mutakhir dibanding baterai lainnya untuk diimplementasikan pada kendaraan elektrik.

Tingkat keamanan dari Blade Battery sudah teruji dengan peningkatan yang signifikan. Dengan keunggulan itulah, BYD memiliki pijakan yang kuat bagi pengembangan kendaraan elektriknya.
Pada aspek longevity, sel Blade Battery memiliki rentang hidup sepanjang 1.200.000km atau sekitar 3.000 kali charge, sehingga sangat tepat untuk penggunaan jangka panjang.

Selain itu, Blade Battery juga telah melewati uji kondisi ekstrem, seperti dihancurkan, ditekuk, dipanaskan dalam tungku hingga 300 °C, dan diisi berlebihan hingga 260 persen. (SS)


Tags Terkait :
BYD Blade Battery LFP
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Darion EV Vs BYD M6, Komparasi MPV 7 Seater Listrik

Darion EV vs BYD M6: Komparasi MPV listrik 7-seater. Harga Rp 379-459 juta, baterai hingga 71,8 kWh, dimensi Darion lebih besar, fitur sliding door.

1 minggu yang lalu


Berita
BYD Han Flash Charge Edition Resmi Dirilis, Ngecas 10%-70% Hanya 5 Menit

BYD Han Flash Charge Edition rilis resmi dengan pengisian daya 10-70% hanya 5 menit via Blade Battery gen 2. Performa 322 hp, jarak 705 km, dan ADAS God's Eye 5.0.

2 minggu yang lalu

Berita
Evolusi Teknologi BYD dari Baterai ke Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi

BYD kuasai EV lewat teknologi Blade Battery BYD yang aman dan efisien, arsitektur Cell-to-Body, pengisian 1 MW, serta produksi presisi di Zhengzhou.

1 bulan yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Versi Terbaru Muncul Di Cina, Dilengkapi Dengan Flash Charger

BYD Atto 3 versi terbaru muncul di Cina dengan flash charger isi 10-70% dalam 5 menit, baterai Blade gen 2, dan jarak tempuh hingga 630 km CLTC.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Kenali Dua Metode Kinerja Hybrid Paling Dasar Ini

Pada dasarnya mobil hybrid dibagi menjadi dua metode kerja yakni series hybrid dan pararel hybrid.

5 jam yang lalu


Berita
Asuransi Kendaraan Sudah Jadi Sesuatu Yang Penting, Jangan Sampai Salah Pilih Proteksi

Kita sepakati bahwa asuransi itu penting, tapi jangan sampai salah pilih proteksinya.

6 jam yang lalu


Mobil Listrik
Pro Dan Kontra Ferrari Luce Yang Lahir Dari Mantan Desainer iPhone

Pro dan kontra Ferrari Luce dibahas melalui desain hasil karya mantan desainer Apple Jony Ive, performa 1.035 hp, serta tanggapan media yang beragam.

15 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Resmi Dijual, Begini Spesifikasinya

Spesifikasi dan harga Honda Super-ONE yang resmi dijual di Jepang mencakup tenaga 63-93 dk, jarak tempuh 274 km WLTP, serta fitur simulasi transmisi tujuh percepatan.

20 jam yang lalu


Berita
Memimpin Pasar EV 40% Dalam Waktu 2 Tahun, Kini BYD-Denza Perkenalkan Teknologi Anyar

Setelah menguasai 40% pasar EV Indonesia dalam dua tahun, BYD dan Denza memperkenalkan teknologi DM Dual Mode BYD Denza Indonesia.

21 jam yang lalu