Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Terjadi di China, Apa Penyebabnya?

Selain perang harga, indeks mobil dan suku cadang juga mengalami penurunan. Beberapa hal ini bikin produsen melakukan perang harga.
Mobil Listrik
Jumat, 18 November 2022 13:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Untuk membuatnya lebih bersaing dan memudahkan konsumen dalam membeli model terbarunya. Mercedes-Benz resmi memangkas harga beberapa model EQE dan EQS di China.

Seperti dilansir Reuters,  Indeks mobil dan suku cadang Eropa (SXAP) turun 4,06 persen yang menyoroti tantangan bagi pembuat mobil asing yang berjuang untuk masuk ke pasar mobil listrik China yang tengah tumbuh.

Penjualan kendaraan listrik di Negeri Tirai Bambu naik 110 persen tahun ini, sebuah laporan dari Goldman Sachs. Kenaikan ini didukung dengan insentif seperti keringanan pajak.

Namun, beberapa analis memperkirakan, perang harga dalam beberapa bulan mendatang bisa terjadi, dengan penjualan di seluruh industri diproyeksikan melambat di tengah melemahnya konsumsi dan persaingan yang semakin ketat.

Tidak hanya Mercedes-Benz, merek kendaraan listrik China, Aito yang diluncurkan oleh Huawei dan Seres Group, menurunkan harga jualnya pada akhir Oktober 2022. Sedangkan Tesla, memangkas harga hingga 9 persen.

Sementara itu, penjualan empat kendaraan listrik yang terkena dampak pemotongan harga Mercedes-Benz menyumbang 3 persen dari total penjualan di China dalam delapan bulan pertama 2022.

Harga model EQE dipotong 9 persen, dan harga limosin mewah EQS diturunkan 11 sampai 22 persen.

"Segmen kendaraan listrik kelas atas di China masih berkembang. Mercedes-Benz sedang memposisikan ulang model EQ tertentu di China," kata seorang juru bicara Mercedes-Benz.

Mercedes-Benz sendiri akan menawarkan subsidi melalui diler kepada konsumen yang membeli mobil tersebut sebelum penyesuaian harga.


Tags Terkait :
Mercedes-Benz China Perang Harga
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Jelang Mudik 2026, DCVI Siapkan 12 Titik Mercedes-Benz Bus Lebaran Rescue

Didukung mekanik dengan kompetensi yang tersertifikasi standar global

1 hari yang lalu


Bus
DCVI Kerahkan Bengkel Siaga 24 Jam Di Masa Nataru 2025

Bengkel siaga punya misi untuk menciptakan rasa aman bagi operator sekaligus penumpang

1 hari yang lalu


Truk
Daimler Truck Dan Toyota Gabungkan Mitsubishi Fuso-Hino, Siap Jadi Raksasa Di Asia

Sinergi raksasa di masa yang sulit

5 bulan yang lalu


Truk
Spare Part Truk Mercy Versi Murah Dirilis Ke Pasaran

Untuk menjaga loyalitas dan tingkat kepuasan operator, hadir spare part murah yang diberi nama TruckParts by Mercedes-Benz Truck.

8 bulan yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

5 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

6 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

7 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

9 jam yang lalu