Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

40% Mobil Di Amerika Serikat Harus Bertenaga Listrik Pada 2030

Guna mengurangi pemansan global yang terjadi saat ini, Amerika Serikat mendesak para pabrikan untuk segera memperbanyak mobil listrik di pasaran.
Mobil Listrik
Senin, 2 Agustus 2021 10:10 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Amerika Serikat telah membuat sebuah pernyataan bahwa produsen pembuat mobil yang ada di Negara Paman Sam harus setidaknya memasarkan 40% mobil listrik pada 2030.

Hal ini dilakukan guna mengurangi pemanasan global yang terjadi akibat polusi udara yang tak tertahankan. Seperti dilansir Reuters, administrasi ditetapkan pada awal pekan depan untuk meluncurkan revisi yang diusulkan untuk standar emisi kendaraan hingga 2026.

Sumber mengatakan target kendaraan listrik sukarela bisa mencapai 50 persen, tetapi menekankan bahwa tidak ada kesepakatan dengan pembuat mobil telah tercapai dan banyak rincian masih dalam diskusi, termasuk apakah janji itu akan mencakup berbagai jenis kendaraan hibrida.

Bulan Juli, Stellantis, perusahaan induk dari Fiat Chrysler, mengatakan pihaknya menargetkan lebih dari 40 persen kendaraan AS menjadi rendah emisi pada tahun 2030. Stellantis menolak berkomentar lebih lanjut.

General Motors Co juga menolak mengomentari pembicaraan tersebut. Dikatakan, perusahaan bercita-cita untuk mengakhiri penjualan kendaraan ringan bertenaga bensin baru pada tahun 2035. Gedung Putih menolak mengomentari diskusi tersebut.

Ford Motor Co tidak mengomentari diskusi tersebut tetapi mencatat telah mengatakan pihaknya berencana "setidaknya 40 persen dari volume kendaraan global kami menjadi full-electric pada tahun 2030."

Pemerintahan Biden telah menolak seruan dari banyak Demokrat untuk menetapkan target untuk adopsi EV, atau mengikuti California dalam menetapkan 2035 sebagai waktu untuk menghentikan penjualan kendaraan ringan bertenaga bensin baru.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) dan Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) sedang meninjau kembali standar ekonomi bahan bakar mantan Presiden Donald Trump Maret 2020. Trump membutuhkan peningkatan efisiensi tahunan sebesar 1,5 persen hingga tahun 2026, jauh di bawah peningkatan tahunan sebesar 5 persen yang ditetapkan pada tahun 2012 oleh pemerintahan Presiden Barack Obama.

Aturan yang diusulkan Biden, yang akan mencakup 2023-2026, diharapkan serupa dalam pengurangan emisi kendaraan secara keseluruhan dengan kesepakatan California 2019 dengan beberapa pembuat mobil yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi bahan bakar 3,7 persen per tahun, sumber mengatakan kepada Reuters.

Amerika Serikat berjanji pada KTT iklim global tahun ini untuk mengurangi emisi 50 persen menjadi 52 persen pada tahun 2030.


Tags Terkait :
Amerika Serikat Mobil Listrik
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Amerika Serikat Siapkan Undang-Undang Untuk Membatasi Brand China Berjualan

Senator Bernie Moreno dari Amerika Serikat usulkan undang-undang batasi penjualan kendaraan dan teknologi China di pasar AS demi keamanan nasional.

4 bulan yang lalu


Berita
Buick Jaya Di China, Meranggas Di Amerika

Buick pernah jadi brand yang diendorse oleh Kaisar China

8 bulan yang lalu

Berita
Tesla Model Y dan Model 3 Kehajar Recall Libatkan 1.2 Juta Mobil

Meski canggih dan modern, namun Tesla merupakan brand yang paling banyak melakukan penarikan kembali unit mereka untuk perbaikan.

1 tahun yang lalu


Berita
Apakah Kualitas Mobil China Sudah Bisa Disandingkan Dengan Jepang dan Eropa. Seperti Ini Hasil Polling Kami

Berbondong-bondong produk otomotif asal Tiongkok datang dan sebagian menanamkan modal untuk membuat fasilitas produksi di Indonesia

1 tahun yang lalu

Berita
Di Luar Dugaan, Brand Asal Eropa Ini Masuk Urutan Ketiga Penjualan Mobil Elektrifikasi Global di Bawah BYD dan Tesla

BMW menjualn banyak PHEV dan EV mereka di pasar Amerika Serikat. Inilah yang membuatnya mendapatkan banyak keuntungan dan masuk urutan ketiga.

1 tahun yang lalu


Berita
Zeekr 007 Segera Diluncurkan, Sedan Berperforma Tinggi Rp 460 Jutaan Yang Butuh Waktu Charge 10 Menit Full

Zeekr 007 merupakan mobil listrik berjenis sedan yang memiliki performa tinggi. Simak peningkatan yang terjadi pada generasi terbarunya.

1 tahun yang lalu


Berita
Mengenal BAIC, Si Raksasa Otomotif Dari Negeri Tirai Bambu

BAIC merupakan pemain baru di pasar Indonesia, tetapi pabrikan sebenarnya di negeri asalnya China ia punya sejarah yang panjang.

2 tahun yang lalu


Berita
Tidak Mau Ketinggalan Dengan Brand China, Ford Siapkan EV Mungil Untuk 2027

Mobil listrik Ford dipastikan dijual dengan harga terjangkau dan memiliki dimensi yang mungil.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Land Rover Bikin Defender Dakar, Versi Jalan Raya yang Justru Lebih Bertenaga dari Mobil Relinya

Land Rover memperkenalkan Defender Dakar sebagai versi jalan raya dari D7X-R pemenang Reli Dakar 2026, dengan tenaga 626 hp yang melebihi versi balapnya.

2 jam yang lalu


Berita
Versi Penyegaran Ketiga Suzuki XL7 Diserahkan ke Konsumen. 16 Hari Raih SPK 1.300 Unit

Penyegaran ketiga XL7 ini tetap memberikan daya pikat yang besar

6 jam yang lalu


Berita
Handal Ternyata Punya Sejarah Puluhan Tahun Dalam Merakit Kendaraan

Secara teknis bisa merakit semua jenis kendaraan dan ukuran berbekal fasilitas yang tersedia

6 jam yang lalu


Berita
Aletra L8 Panen 512 SPK di GIIAS 2026, L7 Segera Menyusul

LMPV terbarunya akan meluncur ke pasar bulan Oktober nanti

7 jam yang lalu


Berita
iCar V25 Resmi Melenggang Di Tiongkok

iCar V25 EREV resmi diperkenalkan di China sebelum meluncur ke pasar domestik pada kuartal IV 2025. S

9 jam yang lalu