Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Mobil Matik Anda Mogok? Begini Hal Yang Perlu Dilakukan

Ketika mobil Anda mogok di jalan, tentu hal tersebut sangat menyebalkan. Lantas untuk Anda yang memiliki mobil bertransmisi otomatik, apa yang perlu dilakukan?
Mobil Listrik
Kamis, 12 November 2020 11:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Ketika Anda mengalami mogok di jalan, tentu hal tersebut sangat menyebalkan. Apalagi jika tahu mobil Anda sedang tidak bermasalah. Tapi, lain halnya jika kerusakan mobil parah, dan harus diderek ke bengkel. Terlebih lagi, roda empat yang bermasalah bertransmisi otomatis. Mobil otomatik punya konstruksi yang lebih kompleks.

Seperti dilansir dari laman resmi Mobil88, untuk menderek mobil matik ini tidak bisa sembarangan. Ada dua model yang bisa dilakukan saat menderek mobil matik, model gendong dan tarik.

Mobil derek gendong ini merupakan cara yang paling aman karena mobil mogok diletakkan di atas bak mobil derek. Sementara untuk model tarik, ada dua roda yang diangkat dan dua roda lagi bergerak mengikuti mobil dereknya.

Bagi mobil matik, jika diderek dengan model tarik ini harus benar-benar tepat penanganannya. Jangan sampai salah ketika menarik dua roda, karena harus roda penggerak yang diangkat agar tidak merusak sistem transmisi.

Jadi ketika mobil matik dengan penggerak roda depan, maka roda depan tersebut yang diangkat. Sebaliknya jika penggerak roda belakang maka roda belakang ini yang harus diangkat. Kenapa begitu?

Pada sistem transmisi matik ini ada bagian di dalamnya yang butuh pelumasan dari oli matik. Ketika mobil tidak menyala dan roda penggerak ini tetap bergerak maka akan membuat kerusakan pada sistem matiknya.

Sistem transmisi otomatis ini terdapat disc flange yang membutuhkan pelumasan, ada disc dan clutch, ketika mobil mogok maka tidak ada pelumasan sama sekali karena mesin mati sehingga pompa oli pada transmisi juga mati. Karena tidak ada pelumasan maka disc-nya akan aus karena gesekan sehingga terjadi kerusakan.

Di luar soal mogok, jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi oli transmisi terutama bagi mobil matik, supaya kinerja sistem matik mobil selalu dalam kondisi baik. Oli transmisi juga sebaiknya diganti secara periodik, disesuaikan dengan ketentuan yang ada di buku manual kendaraan.


Tags Terkait :
Tips Mobil Matik
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Tips
Perawatan Mesin Diesel yang Benar, Bisa Bikin BBM Lebih Irit dan Mesin Awet

Perawatan mesin diesel modern perlu dilakukan secara berkala agar performa tetap optimal, irit bahan bakar, dan komponen mesin lebih awet.

1 hari yang lalu


Berita
Harga Mobil Diesel Seken Lunglai, Ambrol Hingga Puluhan Juta

Harga solar non subsidi menginjak harga Rp 30 ribuan/liter. Bencana bagi pasar mobil diesel bekas

2 bulan yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Menjelajah Magelang Lebih Mudah Dengan GWM Tank 300

Review mudik GWM Tank 300 Diesel Jakarta-Magelang: 481 km ditempuh 4 jam 33 menit, efisiensi 7,7 km/liter. Tangguh di tol, nasional, hingga pegunungan.

4 bulan yang lalu


Berita
Amankah Gonta-Ganti Merek BBM?

Apakah mengganti BBM dengan brand lain ada pengaruhnya?

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

2 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

2 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

3 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

4 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

6 jam yang lalu