Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Hyundai Beraliansi Dengan BMW dan VW Untuk Perbanyak Pengisian Daya Listrik

Fokus terhadap infrastruktur untuk mobil listrik, kini Hyundai group mulai bekerja sama dengan BMW dan VW.
Mobil Listrik
Selasa, 10 November 2020 11:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Hyundai Group bergabung dengan IONITY, perusahaan jaringan pengisian daya baterai kendaraan listrik di Eropa yang didirikan oleh sejumlah produsen otomotif besar termasuk BMW, Mercedes-Benz, Ford, Porsche, Volkswagen, dan Audi.

Melalui partisipasinya dalam perusahaan patungan itu, Hyundai Group termasuk di dalamnya Kia akan mendorong perluasan jaringan pengisian daya tinggi untuk mobil listrik di sepanjang jalan-jalan raya di Eropa, sekaligus mempromosikan adopsi lebih lanjut mobilitas tanpa emisi.

Jaringan pengisian daya IONITY menggunakan standar pengisian CCS (Combined Charging System) Eropa. Karena jaringan menggunakan 100 persen energi terbarukan, berkat IONITY, pengemudi kendaraan listrik tidak hanya dapat melakukan perjalanan bebas emisi, tetapi juga netral CO2.

“Ini adalah langkah penting dalam menyukseskan mobilitas listrik di Eropa,” kata Hyundai Group dalam siaran persnya.

Bagi Hyundai dan Kia, pengalaman produk dan pelanggan sangat erat kaitannya dengan kenyamanan dan manfaat nyata. Dengan berinvestasi di IONITY, “kami kini menjadi bagian dari salah satu jaringan infrastruktur pengisian daya paling komprehensif di Eropa”, kata Thomas Schemera, Wakil Presiden dan Kepala Eksekutif Divisi Produk di Hyundai Motor Group.

"Kami berkomitmen untuk memberikan solusi holistik agar lebih mudah dari sebelumnya bagi orang untuk beralih ke mobilitas ramah lingkungan,” tambahnya.

IONITY membangun dan mengoperasikan jaringan pengisian daya tinggi (HPC) di sepanjang jalan raya Eropa, menggunakan teknologi canggih dengan kapasitas pengisian daya hingga 350 kW.

Dengan demikian, pengemudi kendaraan listrik generasi saat ini dan yang akan datang—menggunakan standar pengisian daya Eropa terkemuka CCS (Combined Charging System)—mendapatkan keuntungan dari kecepatan pengisian maksimum saat beristirahat dalam perjalanan.

Rata-rata, setiap stasiun pengisian daya IONITY terdiri dari empat titik pengisian daya. Sebagai komitmen terhadap keberlanjutan, semua pengisi daya IONITY memberikan 100 persen energi terbarukan untuk pengalaman mengemudi bebas emisi dan netral karbon.

Perusahaan ini berkantor pusat di Munich dengan kantor tambahan di Oslo, Norwegia. IONITY adalah merek dagang terdaftar secara internasional.


Tags Terkait :
Hyundai Mobil Listrik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
IIMS 2026 Siap Kedatangan Banyak Mobil Baru, Ini Bocorannya

Sejumlah Agen Pemegang Merek (APM) mengungkapkan rencana peluncuran, penyegaran model, hingga debut kendaraan elektrifikasi di ajang tersebut.

1 hari yang lalu


Berita
BMW 'Terbang' Di Gresik, Murni Kelalaian Pengemudi

Meskipun disebutkan bahwa pengemudi mengikuti maps, namun ada juga faktor kelalaian pengemudi.

7 bulan yang lalu


Berita
Ikuti Kemajuan Teknologi, IKN Akan Uji Coba Mobil Otonom dan Taksi Terbang

Selain mobil otonom, terdapat juga rencana untuk melakukan uji coba taksi terbang atau mobil terbang sebagai upaya membangun ekosistem mobilitas cerdas.

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Hyundai Siapkan Creta EV Untuk BEV yang Lebih Terjangkau

Kabarnya akan menggunakan platform E-GMP

2 tahun yang lalu


Berita
Tepatkah Penerapan Mobil Terbang di Indonesia?

Harus ada sejumlah langkah yang harus disiapkan sebelum merealisasikan wacana besar tersebut.

2 tahun yang lalu


Berita
Mobil Terbang Uji Coba di Ibu Kota Negara Baru pada 2024

Mobil terbang ini menyerupai sebuah drone yang dapat berisi penumpang dan barang.

2 tahun yang lalu


Berita
Mobil Terbang Akan Jadi Kendaraan di Ibu Kota Baru Indonesia

IKN Nusantara akan menghadirkan Advanced Air Mobility (AAM) alias mobil terbang. AAM adalah salah satu divisi di Hyundai Motor Company.

3 tahun yang lalu


Berita
V.MO Pesaing EHang 216 untuk Transportasi Udara

Volkswagen Group China baru saja meluncurkan V.MO, prototipe drone penumpang lepas landas dan mendarat yang merupakan pengembangan terbaru dalam proyek Mobilitas udara.

3 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
FIRST DRIVE: Geely EX2 Pilihan Menarik EV Entry Level

Geely EX2 menjadi salah satu mobil listrik yang baru saja hadir di Indonesia.

4 jam yang lalu


Berita
Lambang Flying Lady Milik Rolls-Royce Dulunya Adalah Tutup Radiator

Rolls-Royce jadi pabrikan mobil pertama yang menjadikan ornamen pada tutup radiatornya sebagai maskot.

9 jam yang lalu


Berita
Dealer Geely Bakal Layani Konsumen Aletra

Geely saat ini tengah mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

10 jam yang lalu


Berita
Changan Akan Hadirkan Produk DI IIMS 2026 Meskipun Tanpa Insentif Mobil Listrik

Targetkan buka 20 dealer baru tahun ini

11 jam yang lalu


Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

22 jam yang lalu