Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaFirst Drive

FIRST DRIVE: Mazda CX-3 Touring 2017

Kami mendapatkan kesempatan untuk merasakan langsung crossover baru dari Mazda yaitu CX-3.
First Drive
Minggu, 23 April 2017 09:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Salah satu crossover terbaru Mazda, yaitu CX-3 bisa dibilang cukup ditunggu-tunggu oleh konsumen di Indoensia. PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) baru saja mengadakan Mazda Media Drive dan OtoDriver mendapatkan kesempatan untuk merasakannya.

Mazda CX-3 yang sudah diluncurkan sejak bulan Maret 2017 kemarin untuk pasar Indonesia ini sebenarnya memiliki segmen secara dimensi yang satu tingkat dengan Honda HR-V dan Nissan Juke. Namun EMI merasa CX-3 tidak masuk dalam segmen tersebut karena secara fitur Mazda CX-3 jauh lebih unggul sehingga harganya juga jauh lebih tinggi.

EMI juga menjelaskan bahwa bahasa desain eksterior Mazda CX-3 juga menggunakan bahasa desain generasi baru Mazda yaitu KODO. Mulai dari desain kaca kabin yang berukuran kecil sehingga terlihat sporty, pelek berukuran besar, overhang depan dan belakang yang kecil serta kap mesin yang memiliki dimensi panjang.

Untuk dapat merasakan segala aspek mobil ini, EMI mengadakan sesi test drive dengan rute Jakarta – Bandung melalui rute Jakarta – Sentul – Puncak  - Bandung.

Saat saya masuk ke dalam kabin, saya langsung mencari posisi duduk yang paling baik untuk dapat memberikan kenyamanan dalam melakukan perjalanan panjang. Pengaturan kedua jok di bagian depan masih dilakukan secara manual untuk tipe Touring. Lingkar kemudi pun juga dapat diatur karena suda dilengkapi dengan tilt dan teleskopik. Dengan kedua hal ini yang dapat diatur, saya sudah mendapatkan posisi duduk yang nyaman.

Saat mulai berjalan, saya langsung dapat merasakan suspensinya. CX-3 dapat meredam berbagai kontur dengan baik. Memang bukan suspensi yang empuk karena lebih terasa sporty selayaknya mobil crossover di kelasnya. Selain itu kesenyapan kabinnya juga kami nilai sangat baik karena suara angin ataupun suara lain yang berasal dari luar kabin tidak terlalu tembus ke dalam kabin.

Tujuan pertama kami adalah ke Sentul untuk merasakan salah satu fitur andalannya G-Vectoring Control (GVC). GVC merupakan teknologi terbaru dari Mazda yang baru pertama kali digunakan pada mobil dengan tujuan untuk menambahkan rasa kenyamanan. Cara bekerja sistem ini adalah saat mobil mulai masuk ke tikungan. Di sinilah level torsi mesin dikurangi dan akan kembali lagi levelnya saat sudah keluar dari tikungan atau sudut lingkar kemudi kembali melurus.

Pengurangan level torsi mesin ini maksimal hanya 3% dan itu tidak mutlak langsung 3% karena menyesuaikan sudut kemiringan mobil dan putaran lingkar kemudi. Pengurangan 3% level torsi ini bisa dibilang sangat tidak terasa namun gaya sentrifugalnya jelas memang terasa menggigit namun halus dibanding normalnya. Mobil seakan memiliki grip lebih di tengah tikungan.

Selesai merasakan fitur GVC, kami di arahkan menuju Bandung via Puncak. EMI memberikan kesempatan untuk dapat merasakan performa mesin 2.000 cc empat silinder DOHC berteknologi SkyActiv-G yang mampu menghasilkan tenaga 148,2 PS dengan torsi 192 Nm.

Tenaga mesin CX-3 terasa agak underpower untuk bisa mengikuti rombongan yang dikawal dengan voojrider. Tampaknya memang Mazda meracik transmisi otomatis 6 percepatannya untuk pemakaian dalam kota agar memiliki tingkat efisiensi yang baik.

Pihak EMI mengingatkan untuk dapat memberikan rasa fun yang baik, sebaiknya gunakan mode berkendara Sport. Langsung saja kami pindahkan ke mode Sport. Di sinilah baru terasa mesin dan transmisi bekerja dengan sangat responsif. EMI memang menyampaikan bahwa dengan mode sport, perilaku drive by wire dan transmisi menjadi lebih agresif.

Transmisi akan melakukan perpindahan gigi di putaran mesin yang lebih tinggi dan juga akan menahan putaran mesin di posisi tinggi agar bisa mendapatkan tenaga instan untuk dapat menanjak ataupun mendahului.

Selain itu yang memberikan keuntungan menggunakan mode sport adalah membuat mesin lebih sigap untuk melakukan engine brake. Ini sangat membantu kami saat melakukan perjalanan dengan kontur menuruni tanjakan di kawasan Puncak.

Di kawasan Puncak inilah kami dapat merasakan lagi fitur GVC saat meliuk-liuk di tikungan-tikungan sepanjang perjalanan.  Memang badan terasa lebih nyaman karena gerakan sentrifugal yang lebih halus.

Masih melanjutkan perjalanan, hari pun sudah menjadi gelap. Fitur lampu LED dapat kami rasakan yang sudah menjadi standar pada lampu utama dan foglamp CX-3. Lampu ini terasa menjangkau jarak jauh dengan terang dan juga bersinar dengan rapi karena sudah menggunakan proyektor.

Fitur penunjang kenyamanan lainnya adalah hadirnya audio dengan suara berkualitas. Sayangnya CX-3 memang belum audio racikan Bose. Suaranya oke tapi belum bisa dibilang premium.

Soal harganya? Untuk tipe yang kami coba ini adalah tipe Touring yang merupakan tipe terendah dari CX-3 yang saat ini dibanderol Rp 388 juta.

KESIMPULAN

Mazda CX-3 menurut kami menjadi the next level crossover di kelasnya yang saat ini di Indonesia juga diisi oleh Honda HR-V, Nissan Juke, dan Chevrolet Trax mengingat harganya yang berada di atas para rivalnya. Namun CX-3 memang memiliki segudang fitur yang tidak dimiliki oleh rival-rivalnya. Kami akan segera mengetes mobil ini dalam jarak jauh saat unit tes sudah tersedia.

SPESIFIKASI

Mazda CX-3 Touring

Kapasitas Mesin        : 2.000 cc empat silinder SkyActiv-G

Tenaga maksimum.   : 148,2 PS

Torsi maksimum        : 192 Nm

Transmisi                   : Otomatis 6 Percepatan

Penggerak                 : Front Wheel Drive

Harga                         : Rp 388 juta (hingga akhir bulan Mei 2017)


Tags Terkait :
Mazda CX-3
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Daftar Harga
Daftar Harga MAZDA Terbaru (Maret 2026)

Mazda baru-baru ini menghadirkan SUV andalan mereka, yakni CX-80.

1 bulan yang lalu


Berita
Mazda Luncurkan CX-60 Sport Di IIMS 2026

CX-60 Sport resmi meluncur dengan ukuran pelek 20 inci.

2 bulan yang lalu


Berita
IIMS 2026 Siap Kedatangan Banyak Mobil Baru, Ini Bocorannya

Sejumlah Agen Pemegang Merek (APM) mengungkapkan rencana peluncuran, penyegaran model, hingga debut kendaraan elektrifikasi di ajang tersebut.

2 bulan yang lalu


Berita
Mazda Indonesia Pastikan Bawa Warna Biru Baru Yang Spesial

Navy Blue Mica, warna baru spesial dari Mazda yang akan diboyong sebagai pilihan warna di Indonesia

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
DI AUTO CHINA 2026, ICAR V27 REEV SETIR KANAN DITAMPILKAN

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

2 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

23 jam yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu


Berita
Melihat Lebih Dekat All-New C-Class Electric, Standar Baru Segmen Sedan Listrik Premium

Peluncuran global All-New Mercedes-Benz C-Class Electric digelar di Seoul. Sedan listrik premium ini tawarkan desain futuristik, range 762 km WLTP, MBUX Hyperscreen, dan akselerasi 4 detik.

1 hari yang lalu