Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaFirst Drive

FIRST DRIVE: Mitsubishi New Mirage Exceed 2016

Mitsubishi Mirage telah melakukan facelift. Kami mencobanya di rute Surabaya sampai ke Batu.
First Drive
Senin, 3 Oktober 2016 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mitsubishi sepertinya masih percaya diri untuk menggairahkan segmen small hatchback dengan hanya menyegarkan andalannya, Mirage. Maka pada pertengahan 2016 hadirlah Mitsubishi New Mirage yang merupakan penyegaran ringan dari pesaing Nissan March ini.

Dari segi teknis mesin, New Mirage tak ada bedanya dengan edisi terdahulu, masih pakai mesin tiga silinder 1.200 cc bertenaga 77 dk. Mitsubishi memang lebih menonjolkan ubahan pada sektor eksterior dan sedikit improvisasi di interior.

Terlepas dari itu semua, apa New Mirage mampu bertahan dalam gempuran hatchback LCGC yang sebenarnya punya spek teknis mirip-mirip dengan mobil berlogo tiga berlian ini?

Desainnya dan warna Wine Red Pearl sedap dipandang

BACA JUGA

Setidaknya hal itu sudah bisa terjawab. Karena kebetulan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku APM-nya mengajak OtoDriver dan beberapa jurnalis nasional untuk merasakan sensasi berkendara hatchback facelift-nya itu di wilayah Jawa Timur. Rute Surabaya - Batu pun jadi sasaran kami untuk mencicipi performa New Mirage.

Ambil start dari bandara Juanda, OtoDriver dapat jatah New Mirage tipe tertinggi dengan kelir baru yang disebut KTB merupakan warna icon New Mirage. Kelir bernama Wine Red Pearl ini memang tampak memukau siapapun yang melihat karena menjadikan mobil mungil ini lebih dinamis dan berkelas.

Karena ini tipe tertinggi, maka tampak beberapa aksen berlabur krom di area moncong depan yang sangat pas padu padan dengan warna mobil. Tapi memang bahasa desain New Mirage sepertinya tetap pada kaidah sporty. 

Mulai dari lekuk bodi, desain rumah lampu kabut, sampai grill yang kini lebih besar dari yang terdahulu sangat mendongkrak unsur sporty. Apalagi Khusus di dua tipe, New Mirage pakai pelek 15 inci yang membuat ruang fender tak terlihat kosong.

Bumper belakang lebih besar dibanding edisi pra-facelift

Ubahan ringan yang menarik perhatian kami juga di area belakang. Kini bumber belakang lebih menonjol, semoga saja berpengaruh saat ada yang menghantam dari area belakang. Cukup puas memandangnya pada impresi pertama, kami pun memasukkan koper dan rangsel ke bagasi mobil lima penumpang ini. Tak disangka, dua koper ukuran ringan dan satu rangsel besar tak sulit dilahap bagasi New Mirage.

Bahkan jika masih ada banyak barang bawaan berbagai ukuran sebenarnya masih bisa diangkut dengan melipat bangku baris kedua. Asyiknya, penyesuaian kebutuhan angkut barang dan penumpang semakin oke karena bangku baris kedua di tipe termahal ini bisa dilipat dengan konfigurasi 60:40.

Saat mencoba di bangku penumpang belakang juga terbilang nyaman. Ruang kaki terasa lega walau jok penumpang depan dimundurkan sampai nyaris mentok. Hal yang sama juga terasa saat jadi penumpang di jok depan. Artinya walau tampak mungil, New Mirage mampu memberikan ruang kabin lapang dan nyaman. 

Sayang beberapa detail kecil tak sesuai harapan. Seperti bangku belakang yang tak bisa diatur kemiringan sandarannya dan absennya cermin di balik penahan cahaya cahaya matahari (sun visor) pada area penumpang depan.

Tapi satu yang layak diapresiasi, kini bangku belakang Mirage memiliki sandaran kepala. Bukan hanya lebih baik secara estetika, namun juga menunjang keamanan dan kenyamanan. Meski begitu sandaran kepala ini di tipe teredah merupakan tipe fixed, tak bisa diatur naik turunnya.

Corak interior baru membuat penumpang makin nyaman, kini hadir headrest model fixed

Warna dasbor baru yang pakai tema gelap membuat mata nyaman, jok penumpang depan dan pengemudi juga tergolong empuk. Belum lagi sarana hiburan pada audio sistem terbilang mantap dalam memanjakan penumpang. Fitur standar seperti radio AM/FM, pemutar CD, AC Digital, port USB , dan audio steering switch ini harusnya membuat perjalanan semakin fun.

Maka langsung saja OtoDriver duduk di balik kemudi. Dengan postur 170 cm dan berat 56 kilogram, tak sulit menyetel posisi ideal mengemudi di kokpit New Mirage. Jika masih kurang pas, posisi setir bisa disesuaikan dengan menyetel naik turun (tilt). Penyetelan kemudi dengan teleskopik (maju mundur) memang tak dimungkinkan, namun bukan masalah karena belum jadi standar di kelas ini.

Keluar parkiran dan selap selip di padatnya lalulintas Sidoarjo - Surabaya terasa mudah dengan mobil yang punya panjang 3.795 mm ini. Radius putarnya masih tergolong kecil, walau Nissan March sedikit unggul dalam hal itu. 

Mudah keluar masuk area parkiran sempit

New Mirage Exceed yang sumbu roda di angka 2.450 mm tercatat punya radius putar 4,6 meter, sedangkan March 4,5 meter dengan sumbu roda 2.440 mm. Tapi entah kenapa kami harus menekan pedal rem cukup dalam saat mengurangi kecepatan di putaran tinggi. Manuver deselarasi yang dihasilkan New Mirage pada posisi tuas transmisi di B pun masih kurang membantu. Intinya pengereman mobil ini baik tapi terasa kurang natural.

Tapi bicara tarikan memang ia terbilang paling baik di kelasnya. Dengan tetap mengandalkan mesin tiga silinder, small hatchback yang punya bobot 1.310 kg ini terbilang responsif. Tapi kami sarankan tetap memposisikan tuas transmisi di B agar tenaga mudah terkail. Karena pada posisi transmisi di D kerja mesin cenderungdipaksa di putaran rendah untuk kehematan BBM. 

Pada posisi D pula lampu Eco Indicator bisa menyala yang menandakan gaya berkendara pengemudi dalam karakter hemat bahan bakar. Saat melaju di tol yang kebetulan lengang, memang posisi D ini membuat agak lama meraih kecepatan tinggi.

Tarikan bawah sampai menengah cukup oke

Lain halnya saat kami memasuki daerah yang banyak tanjakan seperti di kota Batu. Walau muatan tiga penumpang plus bagasi penuh, tenaga 77 dk dan torsi 100 Nm membuat tak ada kendala melahap tanjakan terjal. Tenaganya terasa lebih positif dibandingkan rivalnya seperti Nissan March, Honda Brio 1.2L serta Kia Picanto.

Pada hari kedua saat kami kembali ke Surabaya dari Malang kebetulan lalulintas agak lengang, maka kami pun mencoba melaju agak kencang. Dalam kecepatan rata-rata cukup tinggi memang handling-nya tak bisa dibilang buruk, tapi saat bertemu tikungan profil kencang New Mirage masih timbul gejala body roll. Entah apakah memang permukaan tikungan tersebut miring atau suspensinya yang belum mampu meredam body roll, mobil ini tetap masih baik dikendalikan. 

Ban pakai ukuran 175/55R15 77V  

Sesuai dengan jumlah silindernya, suara dengung khas 3 silinder pun masih terdengar sampai kabin. Di lain sisi, suara bising diluar dan dari ban mobil mampu diredam baik dibanding Mirage edisi terdahulu.

Dengan tiga penumpang yang merupakan rekan jurnalis dan bagasi penuh koper pakaian dan peralatan dokumentasi, tercatat spidometer New Mirage mampu menyentuh angka 170 kilometer per jam. Sebuah angka yang sangat hebat untuk ukuran city car

Kesimpulan

New Mirage memang tak bisa disamakan dengan hatchback LCGC. Terutama dengan fitur seperti dual airbag, sensor parkir, AC digital dan immobilizeer. Bahkan jika menurut Anda penting, New Mirage datang ke Indonesia dengan skema CBU alias impor dari Thailand. Tentu ia punya prestis lebih tinggi dari sebuah LCGC. Apalagi Mirage memiliki performa kuat dari mesin 1.200 cc-nya. Memang ia lebih mahal dari LCGC, tapi sepadan dengan yang didapatkan.

Kelebihan:

- Radius putar kecil
- Performa mesin
- Headrest belakang 
- Transmisi CVT halus

Kelemahan:

- Rasa rem kurang natural
- Tak ada cermin di penahan cahaya penumpang depan
- Suara 3 silinder

SPESIFIKASI:

Mitsubishi New Mirage Exceed A/T

Harga:  Rp  196 juta

Kapasitas Mesin: 1.193 cc 3 silinder

Tenaga maksimum: 77 dk / 6.000 Rpm

Torsi maksimum: 100 Nm / 4.000 Rpm

Transmisi: Otomatik CVT

Penggerak: Front Wheel Drive

Foto tambahan: 

Radius putar khas small hatchback jadi salah satu menu utama 

Urusan angkut barang, New Mirage punya kemampuan terbilang baik

Posisi setir bisa disetel tinggi rendah

Khusus di tipe Exceed, setir berbalut kulit

Bertabur fitur yang membuatnya beda kasta dengan LCGC

Bangku belakang bisa dilipat 60:40

Engine start - stop dan immobilizer jadi kelengkapan standar model termahal


Tags Terkait :
Mitsubishi Mirage First Drive
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
KTB Donasikan Mitsubishi Fuso Fighter Ke SMK Negeri 3 Mataram

Sinergikan industri dengan pembinaan talenta untuk penyebaran pengetahuan dunia otomotif

2 bulan yang lalu


Berita
Di IIMS 2026 Ford Tegaskan Fokus Ke Segmen Pikap Dan SUV

Ford IIMS 2026 fokus pikap SUV: Pertumbuhan penjualan Next-Gen Ranger 32%, Everest 4%, ekspansi 19 dealer di 17 provinsi.

3 bulan yang lalu

Truk
Mitsubishi Fuso Serahkan Materi Pelajaran SMK Di Papua Barat Daya

Sebagai salah satu bentuk komitmen untuk memperkenalkan teknologi kendaraan komersial terkini.

3 bulan yang lalu


Pikap
Begini Wujud 'Taksi' Gahar di Tanah Papua

Didominasi pikap kabin ganda

2 tahun yang lalu


Berita
Dealer Mitsubishi Pertama Di Papua Resmi Dibuka

MMKSI kerjasama dengan Bosowa Group buka dealer pertama di Papua

5 tahun yang lalu

Berita
FUSO Clinic Carnaval, Program Layanan Purnajual Era Digital

Event virtual untuk pelanggan, sebagai sosialisasi program layanan purnajual dari PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), dilaksanakan akhir September sampai November 2020.

5 tahun yang lalu


Berita
Jimny Generasi Terbaru Pertama di Papua Barat Telah Mendarat

Kabar baru mengenai Suzuki Jimny generasi terbaru kembali berhembus. Kali ini kabar mobil baru Suzuki yang tengah dinanti-nanti publik Indonesia itu datang dari tanah Papua. 

6 tahun yang lalu


Truk
FUSO : Truk Panggung Diserahkan Kepada Iwan Fals. “Saya Akan Gunakan Untuk Berkebun”.

Setelah selesai roadshow, Truk Panggung FUSO FE 74 Long, diberikan KTB kepada Iwan Fals. Tak hanya dipakai sebagai panggung, ada rencana digunakan sebagai angkutan perkebunan.

8 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

1 menit yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi BYD Atto 1 Termurah Yang Resmi Dirilis

BYD Atto 1 mendapatkan varian baru di Indonesia.

2 jam yang lalu


Berita
Chevrolet Camaro Bakal Bangkit Lagi Dari Kubur Di 2027

Camaro akan kembali pada generasi VII setelah kebangkitan kembali yang kedua.

3 jam yang lalu


Berita
Penjualan Terus Anjlok, Honda Akan Stop Produksi Beberapa Model Di Cina

Honda mempercepat penyesuaian produksinya di Tiongkok seiring sejumlah model bermesin konvensional maupun elektrifikasi seperti ZR-V, Fit, Accord e:PHEV, dan e:NS1.

4 jam yang lalu


Mobil Listrik
BYD Siapkan Varian Murah Atto 1

BYD siapkan varian murah BYD Atto 1 tipe STD guna saingi EV mungil seperti Changan Lumin. Perluas pilihan dan akses kendaraan listrik bagi konsumen.

5 jam yang lalu