Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaCrash Test

Industri Otomotif India Seriusi Uji Tabrak, Wajibkan BNCAP

Pabrikan besar sudah antri mendaftarkan produk mereka
Crash Test
Kamis, 11 Januari 2024 11:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Mulai tanggal 15 Desember 2023, setidaknya tiga lusin model maupun varian mobil terbaru dari sejumlah merek yang umumnya bersal dari Jepang, Korea Selatan, dan juga India sendiri masuk daftar tunggu untuk uji keselamatan Bharat New Car Assessment Programme (Bharat NCAP).

Ini merupakan syarat baru sejak bulan Agustus 2023 yang harus dipatuthi semua pabrikan yang menjual mobilnya di India, sebagai dikutip dari Indiatimes.

Pemerintah India melansir Bharat NCAP (BNCAP) yang juga satu platform dengan sistem Global NCAP yang disesuaikan dengan standar industry serta pasar otomotif di India. Hal ini untuk meningkatkan standar mutu kendaraan yang di priduksi di negara dengan jumlah penduduk sebanyak 1,4 miliar orang itu.

Salah satu materi yang akan jadi kewajiban bagi semua mobil yang dipasarkan di India adalah lolos crash test sebagai patokan untuk menentukan mutu struktur sebuah mobil. Lebih rinci lagi hal tersebut akan mencakup tiga hal; perlindungan atas penumpang mapun pengemudi usia dewasa atau Adult Occupant Protection (AOP), perlindungan atas penumpang usi anak-anak atau disebut Child Occupant Protection (COP), dan penerapan teknologi keamanan alias Safety Assist Technologies (SAT).

BACA JUGA

Semua pabrikan mobil, termauk importir mobil, yag beroperasi di India wajib melakukan registrasi pada sertifikasi “Form 70-A” yang dikeluarkan regulator di sana. Sebagai hasil akhirnya nanti akan disematkan verifikasi pemberian kode “bintang” yang rentangnya mulai dari nol bintang sampai lima bintang sebagai standar validasi berdasarkan regulasi bernama Automotive Indian Standard (AIS).

Tata Motors merupakan pabrikan pertama yang mengaplikasikan standar BNCAP secara resmi. Pertama kali dimunculkan pada dua produk yaitu Harrier dan Safari. Kemudian  Maruti Suzuki India dan juga Hyundai Motor India sudah mendaftarkan masing-masing tiga model produksi mereka.

Kemudian ada Mahindra yang juga sudah menyatakan siap mengirim empat model unggulan mereka.

Secara umum BNCAP akan menguji tiga varian dari satu model mobil sebelum dipasarkan. (EW)


Tags Terkait :
BNCAP NCAP Safety Crashtest
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Crash Test
Industri Otomotif India Seriusi Uji Tabrak, Wajibkan BNCAP

Pabrikan besar sudah antri mendaftarkan produk mereka

1 tahun yang lalu


Terkini

Truk
GIICOMVEC 2026 Kini Hadir Di JIEXpo Kemayoran

GIICOMVEC 2026 hadir di JIExpo Kemayoran, 8-11 April. Pameran B2B kendaraan komersial libatkan Daihatsu, Hino, Isuzu, dan karoseri nasional.

56 menit yang lalu


Berita
Menjelang Mudik Lebaran 2026, Mobil Bekas Jadi Incaran di Balai Lelang

Permintaan mobil bekas di JBA Indonesia meningkat jelang Lebaran 2026. MPV, LCGC, dan pick up jadi favorit peserta lelang.

1 jam yang lalu


Berita
Bakal Nongol Di 2027, Ini Sederet Penyegaran All New Fortuner

Next Gen Fortuner mendapatkan penyegaran di bagian interior dan eksterior

2 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga BYD Terbaru (Februari 2026)

Daftar harga BYD terbaru Februari 2026: Dolphin Rp369-429 juta, Atto 3 varian baru Rp390-415 juta, Seal Rp639-750 juta. Hanya Atto 1 Dynamic naik Rp4 juta.

9 jam yang lalu


Berita
Raih 2.793 SPK Selama IIMS 2026, Ini Dia Dua Unit Paling Laris Toyota

Toyota masih menjadi brand terlaris di tanah air. Dalam pameran di bulan Februari kemarin, mereka mendulang 2.793 SPK dengan nyaris stengahnya disumbang model hybrid.

22 jam yang lalu