BUS-TRUCK - Kalau di Indonesia, Isuzu menghadrirkan bus secara tidak langsung, karena masih memakai paket sasis sebagai dasar bus sesuai regulasi Indonesia namun di Jepang sebuah bus memang sudah berupa bus sejak tahap desain.
Salah satunya yang di September ini baru saja dirilis versi terbarunya adalah Gala Mio buatan Isuzu.
Muncul perdana di tahun 1999, Gala Mio memamg masuk ke segmen medium bus untuk kebutuhan pariwisata. Terlihat dari kaca penumpamg yang lebar seperti big bus.
Pada versi yang terbaru kali ini sudah dilengkapi transmisi otomatik enam percepatan, tujuannya untuk mengurangi beban kerja pengemudi serta meningkatkan standar keselamatan, dan menambah efisiensi konsumsi bahan bakar.
Presiden & CEO Isuzu Motors Limited, Masahiro Yamaguchi, dalam keterangan resminya di laman resmi Isuzu, menerangkan bahwa soal kenyamanan, keamanan, serta efisiensi konsumsi bahan bakar jadi tiga tema besar dalan ubahan pada Gala Mio terbaru kali ini.
Soal keamaman, sebagai contoh, berupa fitur yang menjaga pintu tetap terbuka saat posisi transmisi netral. Selain itu, ada alarm khusus yang bekerja ketika rem tangan belum diaktifkan saat proses naik turun penumpang sedang berlangsung.
Kemudian pada transmisi yang baru dengan posisi jalan akan bisa menjalankan bus dengan sangat pelan meskipun pedal gas tidak ditekan, mengurangi lajunya dengan pedal rem. Fitur baru ini juga diklaim akan lebih aman saat bus berjalan di area yang sempit, termasuk untuk mundur.
Bus berkapasitas 45 penumpang dengan kode produk 2WG-RR2AJDJ itu memakai mesin AO5C 5.123 cc dengan potensi daya puncak 207 daya kuda. (EW)
