OTODRIVER - Geely EX2 kembali menunjukkan kemampuan mobil listrik China dalam hal keselamatan. Dalam pengujian Euro NCAP terbaru, mobil listrik mungil ini berhasil meraih rating 5 bintang.
Geely EX2 atau yang dikenal sebagai Geely E2 di sejumlah pasar baru saja menjalani serangkaian pengujian keselamatan dari Euro NCAP. Hasilnya cukup impresif, hatchback listrik berukuran kompak ini berhasil mendapatkan 5 bintang, atau rating tertinggi yang diberikan lembaga pengujian keselamatan kendaraan asal Eropa tersebut.
Dalam video pengujian Euro NCAP, EX2 terlihat menjalani berbagai simulasi kecelakaan. Mulai dari frontal offset test, full-width frontal test, side impact, hingga oblique pole test. Pengujian tersebut dilakukan untuk melihat seberapa baik struktur kendaraan melindungi penumpang ketika terjadi kecelakaan dari berbagai arah.
Secara keseluruhan, Geely EX2 mendapatkan nilai 86 persen untuk perlindungan penumpang saat kecelakaan (Crash Protection). Sementara untuk sistem keselamatan aktif atau Crash Avoidance, mobil ini memperoleh skor 72 persen.
Tidak berhenti di sana, performa Post-Crash Safety EX2 juga terbilang tinggi dengan nilai 95 persen. Sementara kategori Safe Driving mendapatkan skor 79 persen.
Salah satu catatan positif datang dari kemampuan sistem keselamatan aktifnya. Sistem Autonomous Emergency Braking (AEB) dan lane support pada EX2 mampu bekerja dengan baik pada mayoritas skenario pengujian.
Sistem lane support bahkan dinilai efektif membantu mencegah potensi tabrakan dengan kendaraan maupun sepeda motor yang datang dari arah berlawanan atau saat melakukan overtaking.
Namun demikian, bukan berarti hasil pengujian EX2 tanpa catatan. Euro NCAP menemukan adanya peningkatan risiko cedera pada bagian kaki pengemudi dalam pengujian frontal offset.
Beberapa skenario keselamatan aktif dengan kecepatan rendah juga menjadi tantangan bagi sistem EX2, termasuk ketika kendaraan berbelok melintasi jalur kendaraan atau sepeda motor lain, melakukan pengereman saat mundur menuju pejalan kaki, serta kondisi pedal salah diinjak.
Menariknya, performa struktur EX2 terhadap kendaraan lain juga mendapatkan apresiasi. Euro NCAP menilai kompatibilitas benturan EX2 cukup baik. Dimensi kendaraan yang relatif kecil serta adanya ruang crumple zone di bagian depan—yang tidak harus mengakomodasi mesin pembakaran internal—disebut turut membantu performa tersebut.
Sebagai mobil listrik, aspek keselamatan baterai bertegangan tinggi juga menjadi perhatian. Setelah tabrakan, sistem EX2 mampu melakukan isolasi tegangan baterai dan menunjukkan manajemen risiko kebakaran pascakecelakaan yang efektif. Pintu, pengunci sabuk pengaman, serta pintu bagasi juga masih dapat dioperasikan setelah benturan.
Apalagi, EX2 merupakan model yang dipasarkan Geely sebagai mobil listrik perkotaan. Di Indonesia sendiri, Geely EX2 telah hadir dengan banderol mulai sekitar Rp200 jutaan, sehingga raihan 5 bintang Euro NCAP ini menjadi nilai tambah menarik bagi konsumen yang mencari mobil listrik kompak.
Hasil ini sekaligus memperkuat posisi Geely di ranah keselamatan. Saat ini, EX2 menjadi salah satu model Geely yang telah mendapatkan penilaian keselamatan tinggi dari lembaga independen, menyusul model Geely lainnya yang juga telah diuji. (AW)
