OTODRIVER – BYD M6 kini hadir dengan dua pilihan sistem penggerak di Indonesia. Selain versi listrik murni atau EV yang sudah lebih dulu dipasarkan, BYD juga menghadirkan M6 DM dengan teknologi Dual Mode alias plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).
M6 DM sendiri resmi diperkenalkan BYD Motor Indonesia pada Mei 2026. Model ini menjadi MPV pertama BYD di Indonesia yang mengusung teknologi DM, menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik.
Menariknya, perbedaan kedua M6 ternyata bukan hanya terletak pada sistem penggeraknya. Jika ditelisik lebih jauh, terdapat perbedaan pada konstruksi suspensi belakang yang digunakan.
BYD M6 EV menggunakan suspensi belakang jenis multi-link. Konstruksi ini memang cukup umum ditemukan pada mobil dengan karakter yang mengutamakan kenyamanan dan pengendalian. Masing-masing roda belakang memiliki beberapa lengan yang memungkinkan pergerakan roda dikontrol lebih independen.
Sementara itu, M6 DM menggunakan konstruksi yang lebih sederhana, yakni torsion beam pada bagian belakang. Perbedaan ini membuat karakter dasar kedua M6 berpotensi terasa berbeda ketika dikendarai, meski keduanya sama-sama mengisi segmen MPV keluarga.
Penggunaan torsion beam sendiri bukan berarti kualitasnya lebih buruk. Suspensi jenis ini memiliki konstruksi yang lebih sederhana, komponen lebih sedikit, serta relatif kompak. Karakter tersebut membuat torsion beam banyak digunakan pada kendaraan yang mengejar efisiensi ruang dan biaya produksi.
Di sisi lain, multi-link menawarkan fleksibilitas lebih besar dalam mengatur geometri roda ketika suspensi bekerja. Hal ini dapat memberikan keuntungan dalam menjaga kontak ban dengan permukaan jalan, terutama ketika mobil melibas tikungan atau permukaan jalan yang tidak rata.
Perbedaan konstruksi tersebut cukup menarik mengingat secara tampilan kedua M6 masih memiliki banyak kemiripan. M6 DM hadir dengan konsep yang tetap mempertahankan karakter MPV keluarga, namun memiliki tambahan mesin bensin sebagai bagian dari sistem plug-in hybrid.
Sedangkan M6 EV mengandalkan motor listrik sepenuhnya dan BYD membekalinya dengan Blade Battery. Untuk versi EV yang dipasarkan saat ini, BYD juga mencantumkan suspensi depan MacPherson Strut dan belakang multi-link dalam spesifikasi resminya. (AW)
