OTODRIVER – Jika dalam waktu dekat Omoda 04 EV dijual di Indonesia, maka ia langsung bersaing dengan nama-nama beken seperti Jaecoo J5 EV, dan MG S5 EV.
Ketiganya masuk dalam kelas SUV yang sama dan merupakan mobil listrik dengan desain modern, performa memadai, serta fitur kenyamanan dan keselamatan yang lengkap.
Ketiganya menyasar konsumen yang membutuhkan mobil listrik untuk mobilitas harian maupun perjalanan bersama keluarga. Meski berada di segmen SUV listrik kompak, masing-masing memiliki pendekatan berbeda, mulai dari teknologi dan jarak tempuh, harga yang kompetitif, hingga karakter pengendalian.
Omoda O4 EV menawarkan daya tarik melalui teknologi kabin dan klaim jarak tempuh yang panjang. Jaecoo J5 EV mengedepankan harga kompetitif serta kepraktisan, sementara MG S5 EV memiliki karakter berbeda berkat penggunaan sistem penggerak roda belakang.
Omoda O4 EV, Andalkan Teknologi dan Jarak Tempuh
Omoda O4 EV hadir dengan desain futuristis yang menjadi salah satu daya tarik utamanya. SUV listrik ini mengusung bahasa desain modern dengan tampilan eksterior yang memberikan kesan berbeda dibandingkan SUV konvensional.
Dari sisi performa, Omoda O4 EV dibekali motor listrik bertenaga 160 kW atau sekitar 218 PS, dengan torsi maksimum 275 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan untuk menunjang kebutuhan berkendara sehari-hari.
Jaecoo J5 EV, Tawarkan Harga Kompetitif dan Kepraktisan
Berbeda dari Omoda O4 EV yang menonjolkan teknologi dan jarak tempuh, Jaecoo J5 EV menawarkan kombinasi harga kompetitif dan kepraktisan untuk penggunaan sehari-hari.
Jaecoo J5 EV menggunakan motor listrik bertenaga 155 kW atau sekitar 211 PS, dengan torsi maksimum 288 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui sistem penggerak roda depan. Baterainya berkapasitas sekitar 60,9 kWh, dengan klaim jarak tempuh hingga 461 km berdasarkan standar NEDC.
Salah satu kelebihan Jaecoo J5 EV adalah ground clearance sekitar 200 mm dan dijual dengan harga mulai Rp279,9 juta untuk varian Standard.
MG S5 EV, Utamakan Karakter Berkendara
MG S5 EV menawarkan pendekatan yang berbeda melalui penggunaan sistem penggerak roda belakang atau rear-wheel drive (RWD). Konfigurasi ini menjadi pembeda dari Omoda O4 EV dan Jaecoo J5 EV yang menggunakan penggerak roda depan.
Dari sisi dimensi, MG S5 EV memiliki panjang sekitar 4.476 mm dan jarak sumbu roda 2.730 mm. Jarak sumbu roda tersebut merupakan yang terpanjang di antara ketiga model berdasarkan spesifikasi yang dibandingkan, sehingga berpotensi memberikan keuntungan dari sisi ruang kabin. (AB)
Perbandingan Spesifikasi Omoda O4 EV, Jaecoo J5 EV, dan MG S5 EV
| Spesifikasi | Omoda O4 EV | Jaecoo J5 EV | MG S5 EV |
| Tenaga maksimum | 160 kW / sekitar 218 PS | 155 kW / sekitar 211 PS | Bergantung varian |
| Torsi maksimum | 275 Nm | 288 Nm | Bergantung varian |
| Kapasitas baterai | Sekitar 65 kWh | 60,9 kWh | 49 kWh pada varian acuan |
| Jarak tempuh klaim | 553 km NEDC | 461 km NEDC | Sekitar 415 km pada varian acuan |
| Sistem penggerak | FWD | FWD | RWD |
| Panjang | 4.420 mm | 4.380 mm | 4.476 mm |
| Jarak sumbu roda | 2.700 mm | 2.620 mm | 2.730 mm |
| Ground clearance | Sekitar 190 mm | Sekitar 200 mm | Bergantung spesifikasi |
| Harga acuan | Belum terkonfirmasi final | Mulai Rp279,9 juta | Mulai Rp333,9 juta |
