OTODRIVER - Ford dikabarkan telah menjual pusat produksi mereka di Spanyol kepada produsen ternama asal China, yakni Geely, menurut laporan dari Carscoops, Rabu.
Meski sebelumnya CEO Ford, Jim Farley, terus berbicara tentang ancaman yang ditimbulkan oleh produsen mobil China, kini perusahaan tersebut juga harus menyerahkan fasilitas mereka ke Geely.
Geely dikabarkan bakal menggunakan fasilitas tersebut untuk membangun kendaraan multi-energi berdasarkan Global Intelligent New Energy Architecture, yang menjadi dasar berbagai kendaraan termasuk Galaxy A7 dan E5.
Meski demikian, masih banyak hal yang belum dikemukakan terkait pengalihan pusat produksi tersebut. Kedua perusahaan masih belum berkomentar terkait peralihan pusat produksi yang ada di Spanyol.
Kendaraan yang juga bakal dilahirkan dari pusat produksi tersebut juga masih samar-samar, tetapi publikasi tersebut mengatakan bahwa varian Geely tersebut memiliki kode internal 135. Dikabarkan akan ditawarkan dengan pilihan mesin hybrid, plug-in hybrid, dan listrik.
Meskipun detailnya masih minim, diyakini bahwa model misterius tersebut kemungkinan adalah EX2. Ini adalah crossover listrik kompak yang berukuran panjang 162,8 inci (4135 mm), lebar 71,1 inci (1805 mm), dan tinggi 61,8 inci (1570 mm) dengan jarak sumbu roda 104,3 inci (2650 mm).
Model ini menawarkan paket baterai 30,1 dan 40,1 kWh yang menawarkan jangkauan CLTC sejauh 193 mil (310 km) dan 255 mil (410 km).
Pembeli juga akan menemukan motor yang dipasang di belakang dengan output 78 hp (58 kW / 79 PS) dan 114 hp (85 kW / 116 PS).
Meskipun masih belum jelas apakah EX2 akan diproduksi di pabrik tersebut, publikasi tersebut melaporkan bahwa Ford juga dapat memperoleh kendaraan yang berbasis pada platform yang sama.
Hal ini berpotensi menjadi penerus Puma yang menarik karena kedua model tersebut memiliki ukuran yang kurang lebih sama.
Meskipun demikian, Ford mengecilkan arti laporan tersebut dengan mengatakan kepada masyarakat bahwa pihaknya masih terus menerus berdiskusi dengan banyak perusahaan tentang berbagai topik. (AB)
