Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mencoba Langsung di China, Wuling Mini EV Pengganti Air ev

Wuling Mini EV sebagai pengganti Air ev menawarkan desain kompak dengan empat pintu. Harga Wuling Mini EV Indonesia akan diumumkan segera oleh Wuling.
Berita
Rabu, 8 Juli 2026 20:40 WIB
Penulis : Soni Riharto
Mencoba langsung performa Wuling Mini EV di China. (Foto : Soni Riharto)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Wuling kembali memperluas portofolio kendaraan listriknya melalui kehadiran Mini EV, sebuah city car listrik berukuran kompak yang dirancang khusus untuk mobilitas perkotaan. Setelah sukses dengan Air ev, Mini EV menawarkan konsep berbeda dengan dimensi yang sedikit lebih besar, empat pintu, serta kabin yang lebih praktis untuk penggunaan harian.

Model ini merupakan generasi terbaru dari Hongguang Mini EV (generasi ke V) yang telah menjadi salah satu mobil listrik terlaris di dunia dan dipersiapkan untuk pasar Indonesia. “Kami akan hadirkan segera dalam waktu dekat,” ujar marketing operation director Wuling Motors Indonesia, Ricky Christian, saat berada di Liuzhou, China.

Mini EV memiliki desain yang modern minimalis. (Foto : Otodriver/Soni Riharto)

Desain Eksterior

Otodriver diundang langsung oleh Wuling Motors Indonesia, beberapa waktu lalu, untuk merasakan langsung Mini EV, di Baojun Proving Ground, Liuzhou, China 28 Juni kemarin. Hal pertama yang menarik perhatian adalah desainnya modern dan minimalis. Garis bodi membulat membuat tampilannya lebih ramah dan futuristis dibanding generasi sebelumnya. Lampu depan LED berpadu dengan gril tertutup khas kendaraan listrik menghasilkan kesan bersih sekaligus modern.

Dengan panjang total 3268 mm, lebar 1520 mm, dan tinggi 1575 mm, Mini EV sangat mudah bermanuver maupun saat mencari ruang parkir sempit. Ukurannya berada di atas Air ev sehingga menawarkan proporsi yang lebih seimbang tanpa kehilangan karakter mobil mungil.

BACA JUGA

Interior Lebih Fungsional

Masuk ke dalam kabin, peningkatan paling terasa adalah konfigurasi empat pintu yang membuat akses penumpang belakang jauh lebih mudah dibanding Air ev yang hanya memiliki dua pintu. Jok belakang pun masih cukup nyaman diduduki orang dewasa yang memiliki postur 160-170 cm.

Dasbor mengusung desain sederhana namun modern dengan dominasi garis horizontal sehingga memberikan kesan lapang. Pada varian yang lebih tinggi tersedia layar infotainment sekitar 10 inci, panel instrumen digital, konektivitas smartphone, serta berbagai kompartemen penyimpanan yang cukup banyak.

Material interior memang masih didominasi plastik keras, namun kualitas perakitannya terasa solid untuk kelas mobil listrik entry-level.

Feeling mengemudi jauh lebih baik dibanding Air ev. (Foto : Otodriver/Soni Riharto)

Kenyamanan Berkendara

Posisi duduk cukup tinggi dan lebih lapang sehingga memberikan visibilitas yang baik ke segala arah. Feeling mengemudi jauh lebih baik dibanding Air ev. Radius putarnya pun kecil sehingga sangat nyaman digunakan di jalan perkotaan yang memiliki jalur sempit.

Karakter suspensi cukup lembut untuk menyerap permukaan jalan yang tidak rata. Walaupun wheelbase relatif pendek (2190 mm), mobil tetap terasa stabil saat melibas jalan bumpy atau tikung-tikungan yang ada di test track.

Karena menggunakan motor listrik, kabin terasa senyap saat melaju pelan. Getaran hampir tidak terasa sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman dibanding city car bermesin bensin.

Performa Motor Listrik

Mini EV menggunakan motor listrik yang menggerakkan roda belakang (rear wheel drive). Konfigurasi ini memberikan distribusi bobot yang baik sekaligus membuat mobil terasa lincah ketika berakselerasi dari posisi diam.

Karakter motor listrik menghasilkan torsi instan sehingga respons pedal gas terasa ringan. Untuk penggunaan di dalam kota, pasti performanya lebih dari cukup, terutama saat berpindah jalur atau menyalip kendaraan dalam kecepatan rendah.

Secara umum, Mini EV terasa sangat mudah dikendalikan. Bobot kendaraan yang ringan membuat akselerasinya responsif, sementara ukuran bodinya memudahkan bermanuver.

Meski demikian, mobil ini memang tidak dirancang untuk perjalanan jarak jauh dengan kecepatan tinggi. Fokus utamanya tetap sebagai kendaraan urban.

Baterai dan Jarak Tempuh

Secara global, Mini EV tersedia dengan beberapa pilihan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP), termasuk varian dengan jarak tempuh sekitar 205 km hingga 301 km berdasarkan standar CLTC, tergantung tipe yang dipilih. Untuk pasar Indonesia, spesifikasi final masih menunggu pengumuman resmi dari Wuling. “Nanti kami detailkan jika sudah waktunya, termasuk harga pastinya,” jelas Ricky.

Pengisian daya dapat dilakukan menggunakan AC charging yang praktis untuk penggunaan di rumah. Dengan kapasitas baterai yang tidak terlalu besar, waktu pengisian juga relatif singkat dibanding mobil listrik berukuran lebih besar.

Fitur

Sebagai city car modern, Mini EV diperkirakan menawarkan fitur seperti:

Meski bukan mobil premium, fitur yang ditawarkan sudah memadai untuk kebutuhan berkendara sehari-hari. “Sangat cocok untuk mobil kedua atau kebutuhan transportasi keluarga kecil, anak satu atau dua,” tutup Ricky. (SR)


Tags Terkait :
Mini Mini Ev
S

Soni Riharto

Board of Director

Jurnalis paling senior Otodriver ini sudah makan banyak asam garam di dunia otomotif. Mulai jadi wartawan, editor, drag...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Berita
Inilah Perbedaan Dimensi, Baterai dan Performa Wuling Air ev VS Aira ev

Wuling resmi memperkenalkan Aira ev beberapa waktu lalu, mereka mengatakan bahwa mobil ini merupakan perluasan cluster dari Mini EV-nya yang telah dihuni Air ev sebelumnya. Namun ini perbedaannya.

2 minggu yang lalu


Berita
Fokus Pada Fungsionalitas, Wuling Aira ev Pangkas Fitur WIND

Wuling Aira ev tanpa fitur WIND untuk mengutamakan fungsionalitas. Fitur voice command dihilangkan agar harga lebih kompetitif, dengan target di bawah Rp 200 juta.

2 minggu yang lalu


Berita
Kiprah 9 Tahun Wuling di Indonesia, Segini Pencapaiannya

Wuling catat 9 tahun di Indonesia dengan 200.000 unit produksi dan peluncuran Aira ev. Harga Wuling Aira ev GIIAS 2026 akan diumumkan.

2 minggu yang lalu


Berita
Wuling Pastikan Aira ev Bukan Pengganti Air ev, Bidik Banderol di Bawah 200 Juta

Aira ev jadi perluasan cluster mini EV Wuling di Indonesia. Kehadirannya justru akan melengkapi Air ev yang sudah ada.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
5 Alasan Geely Coolray Menjadi SUV Yang Layak Dipertimbangkan

Kehadiran Geely Coolray menjadi sinyal keseriusan Geely dalam meramaikan kembali pasar otomotif Indonesia.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda Kini Punya Pabrik di Tanah Air dan CX-30 Resmi Sandang Gelar Made In Indonesia

Eurokars Motors kucurkan Rp 400 miliar untuk perakitan Mazda di Indonesia.

8 jam yang lalu


Berita
Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak, BBM Nasional Dalam Kondisi Stabil

Pasokan BBM di SPBU swasta masih terjadi kelangkaan.

11 jam yang lalu


Berita
XPeng Hadirkan Dealer Canggih di Alam Sutera

Untuk lebih mendekatkan diri dengan konsumen setianya, XPeng membuka dealer baru yang letaknya di Alam Sutera.

14 jam yang lalu


Berita
BAIC T1 Siap Hadir di GIIAS 2026, Ini Beragam Keunggulannya

BAIC T1 memiliki banyak keunggulan untuk bersaing di kelas mobil listrik Rp 300 jutaan.

15 jam yang lalu