Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Memimpin Pasar EV 40% Dalam Waktu 2 Tahun, Kini BYD-Denza Perkenalkan Teknologi DM yang Super Irit

Setelah menguasai lebih dari 40 persen pasar EV nasional dalam dua tahun, BYD dan Denza memperkenalkan teknologi DM BYD super irit Dual Mode untuk efisiensi mobilitas yang lebih optimal.
Berita
Senin, 18 Mei 2026 16:42 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
BYD DM (Foto : Ahmad Biondi)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Demi memperkuat posisinya di pasar EV Indonesia, BYD dan Denza menghadirkan teknologi DM atau Dual Mode. Sebuah inovasi elektrifikasi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam.

Kehadiran dari teknologi DM ini menjadi langkah strategis BYD untuk memperluas adopsi kendaraan energi baru di Indonesia, seiring meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap kendaraan energi baru di tengah semakin dinamis dan kompetitif.

Sejak hadir di pasar NEV Indonesia, BYD dan DENZA hingga April 2026 berhasil berkembang dengan angka yang positif dengan catatan penjualan 20.000 unit atau tumbuh sekitar 53 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Bahkan BYD dan DENZA mampu menguasai lebih dari 40 persen pangsa pasar EV nasional hanya dalam 2 tahun saja.

BACA JUGA

“Melihat kembali perjalanan di tahun 2024, BYD mengambil peran terdepan dalam mencatatkan sejarah baru perkembangan NEV di Indonesia melalui perluasan pasar kendaraan listrik dan peningkatan penerimaan masyarakat

Pencapaian tersebut turut memperkuat kepercayaan konsumen terhadap teknologi dan kualitas kendaraan listrik BYD.

DM teknologi milik BYD. (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

Hingga saat ini, sekitar 90.000 kendaraan BYD telah berada di jalanan Indonesia, mencerminkan semakin tingginya penerimaan masyarakat sekaligus memperlihatkan percepatan transformasi NEV yang semakin kuat di tanah air.

Momentum pertumbuhan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan elektrifikasi nasional. Jika pada 2022 pangsa pasar kendaraan listrik masih berada di bawah satu persen, kini angka tersebut telah mendekati 20 persen pada kuartal pertama 2026 khususnya untuk kendaraan penumpang, menandakan bahwa kendaraan energi baru semakin diterima luas dan bergerak menuju pasar yang lebih matang.

Setelah berkontribusi memperluas pasar kendaraan listrik murni melalui berbagai model EV, termasuk BYD M6 yang berhasil menghadirkan pilihan MPV listrik bagi keluarga Indonesia, BYD kini kembali membuka babak baru elektrifikasi melalui teknologi Dual Mode.

Mengusung filosofi electric-first, teknologi DM menjadikan motor listrik sebagai sumber tenaga utama untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih gesit, andal, senyap, dan super irit. Sistem ini didukung tiga mode berkendara cerdas, yaitu EV Mode, Series Mode, dan Parallel Mode, yang secara otomatis menyesuaikan sumber tenaga sesuai kondisi perjalanan untuk menghasilkan efisiensi yang optimal.

Teknologi DM generasi terbaru juga mengintegrasikan sistem kontrol 7-in-1 dengan peningkatan kemampuan komputasi chip hingga 146 persen serta manajemen termal yang mampu menghemat energi hingga 10 persen pada kondisi suhu tinggi. Dipadukan dengan Blade Battery berkapasitas 18,3 kWh, kendaraan berbasis DM mampu menempuh hingga 100 kilometer dalam mode listrik murni.

Melalui kombinasi teknologi tersebut, kendaraan DM mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 65 kilometer per liter dengan total jarak tempuh lebih dari 1.800 kilometer. Dalam pengujian internal sejauh 150 kilometer, biaya energi yang dibutuhkan bahkan tercatat setara sekitar Rp300 per kilometer, memberikan efisiensi operasional yang jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional.

BYD DM (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

Eagle menyampaikan bahwa dalam menjawab kebutuhan ini, BYD melalui teknologi Dual Mode untuk kembali membuka babak baru pasar NEV di Indonesia.

“Kami ingin menghadirkan solusi mobilitas yang dapat melengkapi pertumbuhan pasar NEV yang saat ini berkembang positif agar semakin meluas dan inklusif”.

“Teknologi DM merupakan sebuah jawaban karena lebih fleksibel, efisien, serta semakin mudah diakses oleh masyarakat termasuk di berbagai wilayah Indonesia, sehingga dapat menjangkau lebih banyak kebutuhan dan lapisan pasar di tanah air,” tutup Eagle. (AB)


Tags Terkait :
Byd Byd M6
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

3 hari yang lalu


Berita
Aletra L7 Akan Masuk Ke Segmen LMPV Yang Sangat Ketat, Lihat Keunggulannya

Aletra L7 LMPV listrik GIIAS 2026 diperkenalkan sebagai model LMPV listrik dengan dimensi 4.550 mm dan fitur premium untuk segmen yang ketat.

1 minggu yang lalu

Berita
Ini Keunggulan Hybrid Dibandingkan PHEV Maupun BEV Menurut Mitsubishi

Mitsubishi resmi meluncurkan XForce Hybrid di Indonesia. Menurut mereka, model ini memiliki banyak keunggulan.

3 minggu yang lalu


Berita
Hyundai Siap Perkenalkan MPV Listrik di GIIAS 2026, Intip Bocorannya

MPV listrik tujuh penumpang merupakan bagian dari strategi Hyundai dalam menghadirkan produk yang relevan dengan karakter pasar Indonesia.

4 minggu yang lalu


Berita
Teknologi BYD DM, Solusi Dual Mode yang Lebih Hemat di Konsumsi BBM Harian

Teknologi BYD DM hemat konsumsi BBM harian dengan pendekatan Electric-First yang mengutamakan motor listrik untuk perjalanan perkotaan sehari-hari.

1 bulan yang lalu


Berita
Teknologi DM BYD Bikin Level Baru, Irit 65 Km/L, dan Lebih Efisien dari 60-70% dari Kendaraan Konvensional!

Teknologi DM BYD mencapai efisiensi 65 km/l dengan motor listrik sebagai penggerak utama. Sistem plug-in hybrid ini memangkas konsumsi bahan bakar 60-70% dibandingkan kendaraan konvensional.

1 bulan yang lalu


Berita
Pusat Riset BYD Berbenah, Antisipasi Penjualan Melemah

Guna mengatasi perlambatan penjualan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, BYD merombak struktur pusat riset dan pengembangan kendaraan listrik mereka.

1 bulan yang lalu


Berita
Alasan DFSK Berani Terjun di Segmen PHEV Lawan BYD M6 DM Cs

Selain penggerak listrik, merek-merek asal Tiongkok kini mulai merambah ke penggerak plug-in hybrid.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Lamborghini Temerario Resmi Diperkenalkan di Indonesia, Bawa Teknologi Hybrid

Lamborghini Temerario resmi diperkenalkan di Indonesia dengan teknologi hybrid. Harga Lamborghini Temerario Indonesia belum diumumkan secara resmi.

3 jam yang lalu


Mobil Listrik
Kenalan Sama M8, MPV Listrik Yang Dipilih Jadi Produk Pembuka BAW di Indonesia

BAW M8 EV peluncuran Indonesia direncanakan sebagai produk pembuka Beijing Automobile Works di GIIAS 2026 dengan jarak tempuh 505 km.

8 jam yang lalu


Berita
CATL - BYD Saling Susul, Perlombaan Baterai Solid-State di China Makin Panas

Perlombaan baterai solid-state CATL BYD 2027 makin panas, CATL targetkan produksi pilot 2027 menyusul langkah agresif BYD di China.

9 jam yang lalu


Komparasi
Sama-Sama Toyota, Ini Beda Karakter Land Cruiser FJ vs Fortuner GR Sport 4x4

Land Cruiser FJ vs Fortuner GR Sport 4x4 menampilkan dua karakter berbeda dari Toyota pada SUV 4x4 berbasis platform IMV, mulai dari pilihan mesin hingga geometri off-road.

11 jam yang lalu


Berita
Wuling Berkolaborasi Dengan API Menampilkan Mitra EV Ambulans

Dalam gelaran Emergency Disaster Reduction & Rescue (EDRR) Wuling bekerja sama dengan API hadirkan ambulans.

11 jam yang lalu