OTODRIVER – Persaingan MPV premium di Indonesia kemungkinan bakal makin ramai. Chery Group menyiapkan merek Luxeed di tanah air pada kuartal II 2027, dan salah satu model yang diproyeksikan jadi andalan adalah Luxeed LLounge, MPV mewah yang siap menantang dominasi Toyota Alphard. Untuk bersaing dengan Alphard ini, seolah tantangan yang mempesona bagi berbagai brand untuk merebutkannya.
Rencana ini bukan sekadar rumor. Lewat siaran pers Chery International User Summit 2026, Chery Group menyatakan Luxeed menargetkan masuk pasar Indonesia pada kuartal II 2027, dengan MPV unggulannya sebagai salah satu model pertama yang dipasarkan.
Meski begitu, siaran pers tersebut tidak menyebut nama LLounge secara eksplisit. Model ini dianggap kandidat kuat berdasarkan pemberitaan otomotif dan pengenalan produk Luxeed di China. Jadi, jadwal dan spesifikasi untuk Indonesia masih menunggu pengumuman resmi.
Besar dan Mewah
Di China, LLounge dipasarkan dengan nama Luxeed V9. Mobil ini dibangun di atas platform modular terbaru Chery dengan panjang 5.359 mm, lebar 2.009 mm, tinggi 1.879 mm, dan jarak sumbu roda 3.250 mm. Dimensi itu menempatkannya di kelas MPV premium berukuran besar.
Daya tarik utamanya ada di kabin. Konfigurasi kursinya 2+2+3, dengan kursi baris kedua berfitur zero gravity dan sandaran kaki elektrik. Kursi tersebut bahkan bisa diputar hingga 180 derajat. Fasilitas lain mencakup lemari es, layar hiburan berukuran besar, dan sistem audio premium. Karakter ini cocok untuk keluarga, tapi juga pas jadi kendaraan eksekutif.
REEV
Versi China memakai teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV). Roda digerakkan motor listrik, sementara mesin bensin bertugas sebagai generator pemasok listrik. Mengutip spesifikasi resmi di China, LLounge mengandalkan mesin 1.500 cc turbo, dua motor listrik, dan baterai LFP dari CATL dengan kapasitas yang berbeda tiap varian.
Jarak tempuh gabungan dengan bantuan mesin bensin diklaim sekitar 1.200 km, tergantung varian dan siklus pengujian. Sistem kelistrikan 800 volt juga disiapkan untuk pengisian daya cepat. Pendekatan REEV bisa menarik di Indonesia, sebab konsumen tetap menikmati sensasi berkendara listrik tanpa bergantung sepenuhnya pada stasiun pengisian.
Tapi perlu dicatat, belum ada konfirmasi seluruh konfigurasinya dibawa ke Indonesia.
Dari sisi keselamatan, LLounge dibekali 13 airbag untuk melindungi penumpang di berbagai posisi kabin, termasuk baris belakang. Struktur bodinya memakai kombinasi baja berkekuatan tinggi dan paduan aluminium. Untuk kenyamanan dan pengendalian, tersedia suspensi udara dua ruang, peredam adaptif, serta kemudi roda belakang.
Tantangan Menghadang Alphard
Dengan bodi besar, kursi eksekutif, dan teknologi elektrifikasi, LLounge berpotensi jadi alternatif Alphard bagi konsumen yang ingin pendekatan teknologi lebih modern. Namun tantangannya tidak ringan. Selain harga dan brand image, konsumen di kelas ini mempertimbangkan kenyamanan berkendara, kualitas material kabin, layanan purnajual, hingga nilai jual kembali.
Soal itu, Chery Group menyatakan akan membangun jaringan penjualan dan purnajual Luxeed di Indonesia. Tahap awalnya ditargetkan rampung akhir 2027, dimulai dari Jabodetabek sebelum meluas ke kota-kota besar lain.
Kalau rencana ini berjalan sesuai target, pilihan di segmen MPV mewah tanah air akan bertambah. Kini tinggal menunggu harga resmi, spesifikasi final, dan tanggal peluncurannya. (SS)
