OTODRIVER – Kabar tentang mobil hybrid dari Mitsubishi telah santer terdengar. Pihak Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) buka suara mengenai hal tersebut.
Dengan gamblang, MMKSI mengatakan bahwa dipastikan pihaknya akan segera membawa produk hybridnya tahun ini.
“Kami akan membawa salah satu produk Hybrid Electric Vehicle (HEV) pada semester II tahun ini juga,” terang Presiden Direktur PT MMKSI, Atsushi Kurita di sela acara buka bersama markas Mitsubishi Indonesia, Jakarta Timur, Jumat (27/02/2026).
Hanya saja Kurita San belum bersedia untuk buka suara lebih lanjut mengenai model apa yang akan dibawa kelak.
“Pastinya model tersebut sudah ada saat ini (sudah dipasarkan di Thailand). Dan nantinya akan sepenuhnya dirakit di Indonesia juga,” sambungnya.
Seperti kita ketahui bahwa saat ini Mitsubishi sudah memiliki dua model HEV yang sudah hadir terlebih dulu di Thailand yakni Xpander HEV dan Xforce HEV.
“Harap bersabar, pasti kita akan kabarkan untuk langkah kami lebih lanjut,” jelasnya.
Dengan clue yang ada artinya akan ada dua kandidat yakni Xpander HEV ataupun Xforce HEV, tapi yang bakal hadir hanya salah satu dari model tersebut.
Sebelumnya, Otodriver pernah mendapatkan informasi mengenai model calon kuat HEV Mitsubishi yang bakal hadir. Model yang dimaksud adalah Xforce HEV yang bakal hadir terlebih dulu.
“Infonya, XForce akan mulai masa produksi lokalnya pada April 2026 ini dan mengenai spesifikasi dasarnya bakal sama dengan yang ada di Thailand saat ini,” terang salah satu sumber Otodriver. “Kalaupun ada perbedaan, sifatnya minor saja,” tambah sumber yang enggan disebut identitasnya ini.
Berbincang mengenai spesifikasi, XForce HEV menggunakan mesin bensin berkode 4A92 1.600 cc yang menganut siklus Atkinson.
Berdasarkan spesifikasi yang ada di Thailand, mesin ini mampu mengail daya 95 hp dan torsi puncak 134 Nm.
Sedangkan untuk performa gabungannya mencapai 116hp dan torsi 255 Nm. Sementara sistem hybridnya disuport baterai lithium ion 1,1 kWh
Pengembangan lainnya terdapat pada transaxle baru yang lebih efisien dan memiliki fitur pemutur motor dari poros penggerak pada kecepatan tinggi.
Inovasi ini diklaim mampu mengurangi kehilangan energi dan memberikan efisiensi penggunaan BBM dengan klaim mencapai 24,4km/liter.
Kita tunggu tanggal mainnya. (SS)
