OTODRIVER – Kia Carens EV masuk dalam bidikan untuk meluncur dalam waktu dekat. Bahkan, pre-order-nya sudah dibuka sejak 26 Oktober 2026 lalu.
Dalam pembukaan dealer Kia Puri di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, MPV yang akan dirakit di fasilitas Hyundai Motor Group ini turut dipamerkan. Wujudnya tak berbeda dengan yang pernah ditampilkan Kia pada perhelatan GIIAS 2026, Juli-Agustus silam.
Salah satu yang cukup mencolok adalah interiornya yang menggunakan kombinasi warna putih dan biru tua. Sebuah pilihan yang cukup berani untuk disodorkan kepada konsumen tanah air.
Apakah kombinasi warna ini akan tetap dipertahankan pada versi produksi yang proses perakitannya dijadwalkan mulai November mendatang?
VP Operation Kia Sales Indonesia (KSI), Harry Yanto, angkat bicara mengenai MPV listrik tujuh penumpang ini.
“Betul, itu kombinasi warna interior yang akan digunakan pada Carens EV versi produksi nanti. Namun, warna tersebut bakal diaplikasikan pada Carens varian paling tinggi,” terang Harry saat ditemui di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (28/10/2026).
“Kita akan hadirkan opsi pilihan warna interior gelap yang digunakan pada varian di bawahnya,” sambungnya.
Harry menambahkan, model yang bakal diproduksi mulai November 2026 ini akan memiliki spesifikasi yang sama dengan unit yang dipamerkan saat ini.
“Kalaupun ada perbedaan, sangat minor,” jelasnya.
Spesifikasi Kia Carens EV
Kia Carens EV akan ditawarkan dalam beberapa varian. Mengutip situs resmi Kia Sales Indonesia (KSI), terdapat empat varian, yakni Air 7, Air Captain, Earth 7, dan Earth Captain.
Air 7 dan Air Captain ditempatkan sebagai varian bawah, sedangkan Earth 7 dan Earth Captain menjadi varian atas.
Meski memiliki dimensi yang sama, varian Air dan Earth dibekali motor listrik serta baterai yang berbeda.
Versi Air menggunakan motor listrik berdaya 99 kW atau setara 132,7 hp. Sementara itu, varian Earth memiliki tenaga 126 kW atau 168,9 hp. Meski berbeda tenaga, keduanya memiliki torsi yang sama, yakni 255 Nm.
Untuk baterainya, Kia menggunakan jenis NMC (nickel manganese cobalt). Varian Air dibekali baterai berkapasitas 42 kWh, sedangkan Earth menggunakan baterai 51,4 kWh. (SS)
