OTODRIVER - Meskipun terlihat setengah hati terhadap dinamika mobil listrik global namun ternyata Toyota sudah beberapa kali merilis mobil tanpa bahan bakar fosil untuk sejumlah region.
Di bulan Februari ini, untuk wilayah Amerika bagian Utara, meluncur resmi Highlander BEV.
Ini merupakan produk rakitan unit produksi Toyta di Kentucky, Amerika Serikat.
Highlander BEV merupakan kendaraan listrik keempat dari Toyota, sebelumnya sudah ada bZ4X, CH-R, dan bZ4X Touring.
Model yang satu ini merupakan SUV dengan tiga baris jok yang diproyeksikan sebagai kendaraan harian yang layak juga dioperasikan unuk kegiatan wisata luar ruangan.
Memang Highlander sendiri bukan produk yang baru sama sekali, muncul perdana di tahun 2001, dan sampai saat ini sudah terjual sebanyak 3,6 juta unit.
Dihadirkannya varian tenagga listrik diklaim akan bisa melebarkan pasar Highlander ke segmen konsumen yang peduli soal berkendara dengan unsur netralitas karbon.
Ada tiga varian yang dirilis; varian XLE dengan penggerak roda depan dilengkapi baterai 76.96 kWh dan varian XLE AWD berbaterai 95.82 kWh. Satu lagi, varian Limited dengan fitur penggerak roda AWD dan dilengkapi baterai 95.82 kWh.
Untuk varian berpenggerak roda depan memiliki potensi daya puncak sampai 221 daya kuda, sementara varian AWD diklaim akan bisa mengalirkan tenaga sampai 338 daya kuda.
Akselerasi varian AWD secara teknis bisa secepat 7,2 detik dari posisi diam ke 96 km/jam.
Seluruh varian berpenggerak roda model AWD dilengkapi fitur Multi-Terain Select serta Crawl Control.
Dan semua varian akan dilengkapi peranti keamanan serta peranti huburan yang sama, sebut saja Toyota Safety Senses 4.0 serta Toyta Audio Multimedia.
Kolaborasi daya listrik dengan penyalur tenaga buatan Toyota yang bernama eAxle akan bisa menghela SUV ini sampai ke jarak 450 kilometer dengan varian yang pakai baterai 95.82 kWh.
Baterainya sendiri bisa diisi ulang maksimal dengan kebutuhan waktu 30 menit dari posisi 10 ke 80 persen cadangan daya listrik secara DC fast charging.
Setiap unit Highlander tenaga listrik bisa juga dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk rumah atau kebutuhan luar ruangan.
Komposisi dimensinya; panjang 5.049 mm, lebar 1.988 mm, tingginya 1.709 mm, dan wheelbase 3.050 mm.
Highlander BEV ini dibangun pada platform Toyota Next generation Archutecture-K (TNGA-K) yang merupakan salah satu platform terbaru dari Toyota. (EW)
