OTODRIVER - Konsisten dengan pendekatan pembeli mobil pertama Daihatsu mencatatkan kinerja positif pada Agustus 2026 dengan penjualan retail sebanyak 12.100 unit.
Pencapaian di tengah kondisi ekonomi makro nasional yang fluktuatif itu meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 11.008 unit.
Gran Max Series dan segmen LCGC masih menjadi penopang utama utama penjualan, menyumbang sekitar 80 persen dari penjualan retail Daihatsu pada Agustus 2026.
Rinciannya, Gran Max Series mendapatkan angka laku 5.944 unit, yang terdiri dari Gran Max Pick Up sebanyak 4.393 unit dan Gran Max Minibus sebanyak 1.551 unit. Angka tersebut meningkat dibandingkan 5.748 unit pada Agustus 2025, atau tumbuh sekitar 3 persen.
Secara keseluruhan, Gran Max Series berkontribusi sekitar 49 persen terhadap total penjualan retail Daihatsu pada Agustus 2026.
Bisa jadi indikator pergerakan ekoomi masyarakat yang masih bergulir dengan masih kuatnya permintaan terhadap kendaraan yang mendukung berbagai kebutuhan usaha dan mobilitas masyarakat.
Sementara itu, LCGC Sigra dan Ayla mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi. Penjualan kedua model tersebut secara gabungan mencapai 3.693 unit pada Agustus 2026, meningkat sekitar 16 persen dibandingkan catatan 3.180 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sgmen LSUV, ada Terios juga mencatatkan performa positif dengan penjualan sebanyak 1.315 unit, meningkat sekitar 13 persen dibandingkan 1.168 unit pada Agustus 2025.
Adapun model Daihatsu lainnya turut melengkapi capaian penjualan pada Agustus 2026, yakni All New Xenia sebanyak 619 unit, Luxio 252 unit, Rocky 185 unit, serta Sirion 11 unit.
Dalam keterangan resminya, Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor, Rokky Irvayandi, menjelaskan bahwa pertumbuhan penjualan Daihatsu pada Agustus ini menandakan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan yang fungsional dan sesuai dengan aktivitasnya tetap kuat.
Sejurus kemudian diterangkannya lagi, secara spesifik animo atas Gran Max jadi indikasi adaya kebutuhan kendaraan untuk kegiatan bisnis, sementara animo di segmen LCGC juga jadi pertanda adanya pertumbuhan yang positif sebagai kendaraan bagi ceruk konsumen keluarga. (EW)
