OTODRIVER – Honda bersiap mempercepat kelahiran CR-V generasi berikutnya. Menariknya, model ini bakal menjadi salah satu ujung tombak strategi baru Honda yang kembali mengandalkan teknologi hybrid.
Dikutip dari Carscoops, produksi CR-V Hybrid generasi baru diperkirakan dimulai di Kanada pada Februari 2027, sebelum kemudian diproduksi di Amerika Serikat. Kehadiran Next Gen CR-V ini lebih cepat dari perkiraan semula.
Langkah tersebut sejalan dengan strategi resmi Honda. Dalam Business Briefing Mei 2026, Honda menyatakan mulai 2027 akan meluncurkan model-model hybrid generasi berikutnya dengan sistem dan platform baru. Honda menargetkan 15 model hybrid generasi baru secara global hingga tahun fiskal yang berakhir Maret 2030, terutama untuk pasar Amerika Utara.
Hybrid Baru, Mesin 2.0 Liter
CR-V baru nantinya tidak sekadar mendapatkan penyegaran desain. Bagian paling penting justru berada di balik kap mesin.
Menurut laporan Nikkei Asia, sistem hybrid generasi kelima Honda akan menggunakan mesin bensin 2.0 liter empat silinder dengan direct injection, dipadukan dengan dua motor listrik generasi baru. Sistem ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar lebih dari 10 persen dibanding sistem hybrid saat ini.
Biaya produksinya juga ditargetkan turun sekitar 30 persen.
Honda sendiri sebelumnya telah mengungkap bahwa platform hybrid generasi baru akan menggunakan teknologi yang lebih ringan. Bobot platform disebut turun sekitar 90 kg dibanding platform generasi sekarang.
Platform tersebut juga menggunakan arsitektur modular dengan tingkat kesamaan komponen lebih dari 60 persen antar-model. Tujuannya tentu bukan hanya mengurangi bobot, tetapi juga menyederhanakan proses produksi dan menekan biaya.
Bukan Sekadar Mengejar Irit
Honda juga menyiapkan teknologi S+ Shift untuk sistem hybrid generasi berikutnya. Teknologi ini bukan transmisi konvensional, melainkan sistem yang mengatur putaran mesin dan tenaga motor listrik sehingga memberikan sensasi perpindahan gigi secara virtual.
Teknologi tersebut sudah diperkenalkan Honda pada Prelude terbaru dan dirancang untuk digunakan pada model hybrid generasi berikutnya.
CR-V generasi baru juga diperkirakan mendapatkan sistem pengendalian kendaraan yang lebih canggih. Honda telah memperkenalkan Motion Management System, yang menggunakan berbagai data dinamika kendaraan untuk mengatur respons mobil. Pada platform baru ini, Honda juga mengembangkan pengaturan body rigidity yang bertujuan mengurangi bobot sekaligus meningkatkan kestabilan ketika menikung.
Dengan kombinasi mesin baru, platform lebih ringan, dan teknologi seperti S+ Shift, Honda tampaknya tidak mau CR-V generasi baru hanya dikenal sebagai SUV hemat bahan bakar. Model ini justru diproyeksikan menjadi bukti bahwa strategi hybrid Honda ke depan bisa tetap menyenangkan untuk dikendarai, bukan sekadar irit di atas kertas. (SS)
