Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

BYD Gagal Bangun Pabrik Baru di Malaysia, Ada Opsi Kirim CKD dari Subang

Beragam peraturan pemerintah Malaysia membuat BYD hanya sepakat untuk merakit mobil mereka saja tanpa memproduksinya dari 0. Kesempatan memproduksi utuh dari Indonesia.
Berita
Minggu, 13 September 2026 14:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
Pabrik BYD di Subang sudah siap memproduksi banyak model baru. (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – BYD sebetulnya memiliki rencana besar untuk membuat pabrik di Negeri Jiran, namun ternyata belum terealisasi dan malah terancam batal.

Disitat dari Asia Nikkei, keputusan tersebut muncul setelah pemerintah Malaysia menerapkan aturan baru untuk investor otomotif yang ingin membangun pabrik baru.

Persyaratan tersebut mencakup kewajiban mengekspor sebagian besar hasil produksi, membatasi penjualan domestik, serta mendorong keterlibatan rantai pasok lokal.

Skema itu, dinilai membuat model bisnis BYD lebih cocok dijalankan melalui kemitraan manufaktur, dibanding membangun fasilitas baru dari nol.

BACA JUGA

Kesempatan tersebut juga menimbulkan wacana produksi utama di negara terdekat di Indonesia, meski belum ada tanggapan lebih lanjut dari pihak BYD yang Otodriver tanyakan.

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang (Foto : Otodriver/Rangga D.A)

Sebelumnya, BYD sempat mengumumkan investasi sekitar RM1,3 miliar atau setara Rp 5,3 triliun untuk membangun pabrik di Tanjung malim, Perak.

Fasilitas tersebut awalnya dirancang menjadi basis produksi kendaraan listrik BYD di Malaysia sekaligus mendukung ekspor ke kawasan ASEAN.

Namun, perkembangan proyek tersebut praktis terhenti sejak awal tahun. Di sisi lain, sinyal perubahan strategi semakin terlihat ketika Vice President sekaligus General Manager Asia Pacific Auto Sales Division BYD, Liu Xueliang, mengunjungi pabrik Inokom milik Sime Motors di Kulim, Kedah.

Kunjungan itu memicu spekulasi bahwa Inokom berpotensi menjadi mitra perakitan lokal BYD di Malaysia. Dengan begitu, jenama Negeri Tirai Bambu ini akan menggunakan skema Completely Knocked Down (CKD), untuk produksi di Malaysia. Bisa saja CKD tersebut datang dari pabrik Subang, Jawa Barat. (AB)


Tags Terkait :
A
Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Artikel Terkait










Terkini

Terkini