Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

SPKLU Mobil Listrik Di Seluruh Indonesia Sudah Ada 3.772 Unit, Dari Pulau Jawa Hingga Kalimantan

Home charging jumlahnya sudah tiga puluhan ribu unit
Berita
Kamis, 1 Mei 2025 13:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Tantangan yang masih harus dihadapi adalah masih ada SPKLU yang kondisinya tidak siap pakai (Foto :Antara)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - PT PLN (Persero) menyebutkan beradasarkan catatan bulan Maret 2025, total jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk kendaraan roda empat telah mencapai 3.772 unit di seluruh wilayah Indonesia.

Hal itu diutarakan oleh VP Perencanaan dan Strategi Pengembangan Produk Niaga PLN, Rudiana Nurhadia, saat acara RE Invest Indonesia 2025 dengan tema "Indonesia as the Next EV Production Hub" yang diselenggarakan Tenggara Strategics dan Centre for Strategic dan International Studies (CSIS) Indonesia di Jakarta, beberapa waktu lalu (24/4).

Rudiana juga menyebutkan seperti dkutip dari Antara, ada ribuan SPKLU roda empat itu tersebar di 2.515 lokasi dengan rincian Jawa 2.667 SPKLU di 1.645 lokasi; Sumatera 442 SPKLU di 364 lokasi; dan Kalimantan 217 SPKLU di 170 lokasi.

Selanjutnya, di wilayah Sulawesi 148 SPKLU tersebar pada 125 lokasi; Bali dan Nusa Tenggara 246 SPKLU di 167 lokasi; Maluku 25 SPKLU di 25 lokasi; serta di seluruh area Papua 27 SPKLU di 19 lokasi.

BACA JUGA

SPKLU itu dibangun oleh PLN bersama mitranya.

Selain SPKLU roda empat, masih menurut Rudiana, SPKLU roda dua yang telah terbangun sejak 2021 hingga Maret 2025 telah mencapai 9.956 SPKLU.

Kemudian, stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) atau swap station yang juga telah terbangun sebanyak 2.240 unit.

"Untuk home charging yang terintegrasi dengan sistem PLN sampai saat ini 33.086 unit," bebernya lagi.

Taksi tenaga listrik juga jadi salah satu agregator penyebar luasan jaringan charging (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

PLN menyediakan SPBKLU dengan jenis standard charging, medium charging, fast charging, hingga ultra fast charging agar mampu menjangkau kebutuhan beragam pengguna kendaraan listrik di seluruh wilayah Indonesia.

Kendati demikian, Rudiana mengatakan ketersediaan SPKLU masih menjadi tantangan utama dalam mengadopsi kendaraan listrik. Itu karena belum meratanya infrastruktur membuat masyarakat ragu untuk beralih ke kendaraan berbasis energi listrik.

Membangun infrastruktur pengisian daya membutuhkan investasi besar, sehingga PLN mengembangkan berbagai model kemitraan sejak tahun 2020 untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem EV nasional.

Saat ini, sekitar 30 persen dari total 3.772 SPKLU roda empat berasal dari kemitraan, dengan 1.450 mesin mitra dan lebih dari 2.700 mitra yang menyediakan lahan, sementara perangkat disiapkan oleh PLN. (EW)

Barisan APM terus memantau kesiapan jaringan isi ulang daya listrik di Indonesia (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Pln Spklu
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
ICMS-GIIAS 2026: Di Indonesia Sudah Tercipta Pasar Buat BEV, HEV, Dan PHEV

Regulasi khusus yang mengistimewakan satu jenis kendaraan sudah waktunya ditinjau ulang.

4 hari yang lalu


Berita
Volvo EX90, SUV Listrik Paling Canggih Saat Ini

Diberi label harga Rp2,5 miliar, berisikan berbagai fitur berkendara dan keamanan yang mutakhir.

2 bulan yang lalu

Berita
Jumlah SPKLU Di Seluruh Indonesia Saat Ini 4.892 Unit

Target nasional 2030 harus ada 62 ribuan unit SPKLU

2 bulan yang lalu


Berita
Insentif Baru Untuk EV Agar Impor BBM Menurun

Insentif Ini berlaku mulai bulan Juli 2026.

3 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Indonesia Masuk Fase Transisi Ke Mobil Listrik I

Kenaikan harga BBM akibat konflik Timur Tengah percepat transisi ke mobil listrik Indonesia. Penjualan EV naik 141% pada 2025, data Gaikindo.

3 bulan yang lalu

Berita
Pengguna EV Di Jakarta Bisa Naik Sembilan Kali Lipat

PLN UID Jakarta Raya catat pengguna EV Jakarta naik 9 kali lipat seiring kenaikan BBM. Home charging melonjak 21 kali lipat dengan insentif tarif malam.

3 bulan yang lalu


Berita
Mendagri Terbitkan Surat Edaran Pembebasan Pajak Bagi EV

Mendagri terbitkan surat edaran pembebasan pajak EV. Instruksi ke kepala daerah bebas PKB dan BBNKB kendaraan listrik, tindak lanjut Perpres 79/2023.

3 bulan yang lalu


Berita
Pemprov DKI Jakarta Terus Dorong Pembangunan SPKLU Dan SPKL

Pemprov DKI Jakarta dorong pembangunan SPKLU dan SPKL untuk dukung populasi kendaraan listrik, targetkan reduksi emisi 50% pada 2030.

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Bongkar Rahasia Desain JETOUR T2 i-DM, Bukan Sekadar Boxy

Secara eksterior, JETOUR T2 i-DM mengandalkan siluet an boxy dengan filosofi three-box body proportion. Apa inspirasinya?

1 jam yang lalu


Berita
Di Indonesia Jadi Mobil Angkut Cabai, di Filipina Suzuki Carry Asal Indonesia Jadi Mobil Patroli Polisi

Suzuki Carry di Filipina dijadikan kendaraan patroli polisi

1 jam yang lalu


Berita
BMW Group Indonesia Kembali Jadi Sustainable Mobility Partner Maybank Marathon 2026

New BMW iX3 lead car Maybank Marathon 2026 memimpin kategori Half Marathon sebagai bagian dari dukungan BMW Group Indonesia bagi penyelenggaraan Maybank Marathon 2026.

3 jam yang lalu


Van
Meski Tanpa Insentif, Farizon Bertekad Konsisten Rakit Produknya di Indonesia

Segmen kendaraan niaga tenaga listrik di Indonesia punya potensi pasar yang besar

4 jam yang lalu


Berita
Hyundai Ioniq V Mulai Dipasarkan 21 Agustus Mendatang Di Cina

Hyundai Ioniq V pre-sales China 21 Agustus dimulai di Chengdu Auto Show. Mobil listrik fastback ini dibekali baterai 66,8 kWh dan jarak tempuh hingga 620 km.

4 jam yang lalu