Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Road Trip Bareng Rainer Zietlow, Penjelajah Dunia Dengan VW ID. BUZZ Dari Jakarta ke Surabaya

Inilah cerita kami saat ambil bagian dalam lebih dari 700 km perjalanan Rainer Zietlow mengelilingi dunia dengan Volkswagen ID. BUZZ, melahap rute Jakarta sampai Surabaya.
Berita
Jumat, 7 November 2025 16:00 WIB
Penulis : Hieronimus Girindra
VW ID. Buzz World Tour (Foto :Volkswagen Indonesia)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Berkendara tanpa emisi bukan lagi impian masa depan belaka. Gaya hidup tersebut sudah bisa dirasakan saat ini. 

Semakin banyak pabrikan yang menghadirkan kendaraan elektrifikasi di tanah air. Namun kehadiran mobil listrik masih menyisakan kekhawatiran perihal jarak tempuh. 

Untuk Anda yang masih merasakan range anxiety, inilah cerita saat Otodriver berkesempatan ambil bagian dalam sepenggal perjalanan Rainer Zietlow. 

Kami menemani road trip Long Distance Driver yang mengendarai Volkswagen ID. BUZZ, dari Jakarta menuju Surabaya sejauh lebih dari 700 kilometer. Kami pun ambil bagian dalam ekspedisi Rainer memecahkan Guinness World Record mengendarai kendaraan listrik berkeliling dunia, yang disebut ID. BUZZ World Tour.

Ya, bukan hanya sekadar melakukan perjalanan jarak jauh. Rainer memang sedang melakukan perjalanan melintas 75 negara dengan jarak tempuh direncanakan sekitar 80.000 km. 

Perjalanan Rainer diawali pada 1 Juli 2025 dari Hannover, Jerman, menggunakan Volkswagen ID. Buzz. Indonesia merupakan negara ke-48 dengan total jarak yang sudah ditempuh lebih dari 35.000 km.

Rainer Zietlow dan VW ID. Buzz World Tour mengunjungi kuil Sam Poo Kong, Semarang  (Foto : Otodriver/Hieronimus Girindra)

Kearifan Lokal

Mengunjungi negara lain, sebenarnya bukan hal asing bagi Rainer. Pria 56 tahun ini sudah mengantongi delapan rekor dunia berkendara jarak jauh. 

Founder dari Challenge GmbH ini ternyata mencatat Indonesia sebagai bagian penting dalam perjalanannya. Salah satunya, ia pernah bekerja di salah satu creative agency di Blok M pada 1992. “Saya masih ingat dengan pemandangan bus metro (Metro Mini - Red) berwarna oranye di terminal Blok M dari jendela kantor saya waktu itu,” kelakarnya.

Tak hanya satu kali, Rainer juga pernah merasakan aspal Indonesia saat ekspedisi keliling dunia pada 2012. 

Saat itu, ia mengendari VW Touareg dari Australia, menyeberang ke Dili, Nusa Tenggara Timur, lalu melewati Sumbawa, Lombok, Bali, Jawa, Sumatera dan akhirnya menyeberang ke Malaysia dari Dumai. Menurutnya, pengalaman paling berkesan adalah bisa melihat harimau Sumatera saat perjalanan malam hari di sana.

BACA JUGA

Ekspedisinya kali ini pun tidak kalah menariknya. Pria pemegang paspor Jerman ini selalu tertarik akan kearifan lokal. 

Dengan Volkswagen ID. BUZZ, tak jarang Rainer berhenti sejenak untuk ngobrol dengan supir bajaj, pengemis, makan cendol dan bahkan potong rambut di kawasan Monas, Jakarta. 

Sepanjang perjalanan di tol Trans Jawa pun ia sesekali terlihat berfoto dengan penjual kelinci, atau penjaja balon di kota tua Semarang. “Buat kalian, mungkin hal itu biasa saja. Tetapi untuk saya, hal itu luar biasa,” tegasnya.

VW ID. Buzz World Tour melewati jembatan Kalikuto  (Foto : Volkswagen Indonesia)

Volkswagen ID. BUZZ Long Wheelbase

Mendukung ekspedisi keliling dunianya kali ini, Rainer Zietlow memilih Volkswagen ID.BUZZ. 

“Saya sudah menggunakan Volkswagen dalam 20 tahun terakhir. Kali ini mereka punya Volkswagen ID. BUZZ Long Wheelbase, maka akan lebih baik untuk membuktikan menggunakan mobil ini berkeliling dunia,” cetusnya.

Uniknya, mobil yang dipakainya ini tidak banyak diubah. “Saya sangat sedikit menyiapkan mobil ini. Saya ingin menggunakan mobil yang standar, untuk menceritakan ke semua orang bahwa mobil ini sama dengan yang Anda temukan di dealer. Jadi, saya hanya membeli beberapa peralatan untuk bisa tidur di dalam mobil. Lalu kami menyiapkan mobile converter di dalam, dan itu saja. Semuanya tetap standar,” lanjutnya.

Menurutnya, mobil ini terasa sangat nyaman dengan kabinnya yang terasa luxurious. “Saya sangat merasa aman berada di dalam mobil. Mobilnya terasa sangat kuat dan bisa diandalkan untuk tur ini. Juga terasa ekonomis. Saya sangat bangga bisa mengendarainya ke seluruh dunia,” papar bule asal Jerman ini.

Uniknya, pemilihan ID.  Buzz Long Wheelbase ini punya satu sisi unik. Selain jarak tempuh lebih jauh dari tipe yang lebih pendek, ada satu poin penting bagi Rainer. “Dengan Wheelbase lebih panjang, saya jadi bisa tidur dengan nyaman di dalam mobil,” kelakarnya.

Charging port Volkswagen ID. BUZZ  (Foto : Otodriver/Hieronimus Girindra)

Sistem EV Charging di Indonesia

Mobil ikonik yang dipakai Rainer memiliki tenaga 210 kW dan torsi 560 Nm, dengan baterai 91 kWh yang mampu menempuh jarak 573 km (berdasarkan NEDC). 

“Saya berkendara sekitar 800-900 km setiap hari, dan kami charge setiap 400 km pada setiap stage,” tukasnya.

Pengalaman charging mobil listrik di setiap negara yang dilewati, pada dasarnya baik-baik saja karena cocok dengan socket CCS2 di ID. BUZZ. 

Tetapi di Cina dan Jepang punya sistem charging yang berbeda, membuat Reiner harus lebih kreatif. ”Di Cina, mereka pakai GB/T, jadi kami bekerjasama dengan dealer Volkswagen di sana dan menyiapkan mobile charging converter di dalam mobil kami."

Beruntung, tak ada masalah saat berada di tanah air. “Indonesia sangat mudah, karena punya fast charger CCS2,” girangnya. Seperti kami pantau saat ia berhenti di km 275A tol Palikanci Cirebon dan melakukan charging di fasilitas Voltron 100 kW di sana. Dari Jakarta baterai 100% dan masih sekitar 50% saat charging di situ. Ditinggal makan siang sebentar, mobil sudah penuh kembali dan siap melaju ke Semarang.  

Begitu juga saat menuju Surabaya, banyak rest area di dalam tol yang menyediakan DC fast charging dengan socket CCS2. Proses charging baterai yang terpakai dari Semarang, masih sisa sekitar 60%, tidak sampai 30 menit sudah selesai. Perjalanan pun dilanjutkan dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam.  

VW ID. Buzz World Tour bertemu komunitas VW di rest area (Foto : Otodriver/Hieronimus Girindra)

Bertemu Komunitas Volkswagen

Keunikan ekspedisi Rainer di Indonesia adalah kesempatan bertemu dengan komunitas VW di berbagai kota. 

Kebetulan saja, saat sampai di Semarang, ada gelaran Temu Sedulur ke-6 dari komunitas VW Jawa Tengah dan sekitarnya. Spontan, Rainer mengarahkan VW ID. BUZZ setir kirinya ke lokasi acara. 

Wow, benar-benar komunitas yang sangat kuat. Saya melihat banyak sekali VW klasik di jalan tol, dan komunitasnya sangat aktif. Di dalam kota kami juga bertemu komunitas dan mereka menyambut kami dengan sangat baik. Terima kasih untuk dukungannya,” ujar Rainer sumringah.

Begitu juga saat sampai di Pakuwon City Mall Surabaya, Rainer pun disambut antusias komunitas VW di sana. Mereka tampak bersenda gurau, mendengar cerita perjalanan dan impresi terhadap Volkswagen ID. BUZZ andalannya.

Sambutan hangat untuk VW ID. Buzz World Tour  dari komunitas VW Surabaya (Foto : Otodriver/Hieronimus Girindra)

Masa Depan Elektrifikasi Sudah Datang

Perjalanan Rainer Zietlow ini membawa banyak sekali misi kemanusiaan. Mulai dari interaksi dengan penduduk setempat sepanjang perjalanannya, sampai galangan dana untuk anak-anak yang membutuhkan. 

Terakhir, Rainer ingin menyampaikan pesan seiring penggunakan mobil listrik Volkswagen ID. BUZZ yang digunakannya. Bahwa masa depan elektrifikasi sudah di depan mata, dan mobil elektrik pun terbukti sangat tangguh untuk melakukan perjalanan berkeliling dunia.

“Masa depan menujukkan bahwa elektrifikasi akan datang. Ada daerah yang cukup cepat, ada yang lebih lambat di beberapa negara. Ini adalah cara berkendara dengan zero emission dan tidak ada yang bisa mengalahkan sensasi seperti ini,” tutupnya seraya menyebut lokasi perjalanannya selalu diupdate setiap 15 menit pada situs miliknya yang bisa dicari dengan kata kunci ID BUZZ World Tour.

Eskpedisi yang sangat inspiratif. Selamat merlanjutkan perjalanan, Rainer. Kami tunggu kabar inspiratif berikutnya bersama Volkswagen ID. BUZZ!. (NUT)

Rainer Zietlow siap melanjutkan perjalanan keliling dunianya dengan VW ID. BUZZ, menuju Bali dari Surabaya. (Foto : Otodriver/Hieronimus Girindra)

Tags Terkait :
Volkswagen ID BUZZ VW ID BUZZ Indonesia Rainer Zietlow
H

Hieronimus Girindra

Editor

test

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
VW Tukan Siap Hadir Sebagai Pikap Ringan Bermesin Mutakhir

Ada pilihan mengadopsi transmisi canggih Tiptronic dan mesin TSI.

1 minggu yang lalu

Berita
Demi Hindari Kebangkrutan, VW Group Pangkas Stengah Model Pada 2030

Volkswagen Group berencana mengurangi hingga 50 persen portofolio model mobil globalnya pada 2030.

1 bulan yang lalu


Berita
Hyundai i20 versi 2027 Muncul di Brazil

Hyundai i20 2027 Brazil muncul dengan platform H-Architecture, desain baru bertema Art of Steel, serta fitur keselamatan ADAS.

2 bulan yang lalu


Berita
Memperkenalkan Varian Paling Kencang Dari VW Polo

Volkswagen siapkan VW ID Polo GTI Clubsport 282 hp, varian paling kencang hatchback listrik dengan virtual gearbox dan limited-slip differential.

3 bulan yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

4 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 4 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

5 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

6 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

7 jam yang lalu