OTODRIVER - Bulan Maret 2025 ini PT Chery Sales Indonesia (CSI) kembali menghadirkan inovasi terbaru di industri otomotif tanah air. Kali ini Chery menghadirkan pionir teknologi hybrid yaitu Chery Super Hybrid.
Teknologi Chery Super Hybrid (CSH) ini dibenamkan pada varian SUV mereka, Tiggo 8. Menariknya, mobil yang sempat dihadirkan pada ajang IIMS 2025 ini sudah siap diproduksi massal.
Tapi untuk penjualannya baru akan dilakukan pada bulan Mei mendatang. Kenapa harus menunggu lama? Hal ini disampaikan Country Director CSI, Zheng Shuo saat OTODRIVER temui pada Kamis (27/3).
CSH sendiri merupakan teknologi New Energy Vehicle mutakhir yang menggabungkan keunggulan Super Hybrid Electric Vehicle (Super HEV) dan Electric Vehicle (EV). Kombinasi ini mampu menghasilkan performa dan efisiensi energi maksimal di kelasnya.
Untuk sumber penggeraknya, CSH ditenagai mesin ACTECO Engine H4J15, bervolume 1.5 liter dengan efisiensi termal mencapai 44,5 persen dan konsumsi bahan bakar 76+ km/liter.
Selain itu, disematkan Stepless Super Hybrid DHT yang memberikan efisiensi mekanis hingga 98,5 persen dengan standar keamanan terbaik.
Bahkan efisiensi tersebut ini juga dibuktikan dengan raihan rekor dunia Guinness World Records, sebagai teknologi hybrid yang mampu menempuh jarak 2.369 km tanpa perlu mengisi ulang energi atau bahan bakar.
Karena teknologi anyar tersebut Zheng menyebutkan dalam untuk memenuhi produksi tersebut pihaknya juga melakukan perubahan di line production. "Kita ada modifikasi soal production line. Ada beberapa alat yang ditambah untuk model-model baru," pungkasnya. (IP)