Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Yang Ditakuti Produsen Jepang Akhirnya Terjadi, Kini Penjualan BYD Lebih Tinggi dari Honda dan Nissan

BYD mulai membalap Honda dan Nissan untuk menempati posisi ketujuh sebagai produsen terlaris di dunia.
Berita
Senin, 26 Agustus 2024 13:30 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
Otodriver


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Yang ditakuti para produsen Jepang akhirnya terjadi, setelah Nikkei Asia merilis data penjualan periode April-Juni 2024. Kini produsen Jepang seperti Honda dan Nissan sudah dibalap oleh BYD yang menempati peringkat ke-7 penjualan mobil secara global.

Produsen yang fokus menjual mobil listrik ini mampu meningkatkan penjualan hingga 40 persen hingga 980.000 unit pada kuartal kedua.

Peningkatan itu didukung oleh penjualan internasional yang cukup sukses. Di luar negeri, penjualan BYD tercatat meningkat tiga kali lipat yaitu mencapai 105.000 unit. Pabrikan yang bermarkas di Shenzhen itu berupaya untuk terus naik peringkat.

Sebagai catatan pada kuartal kedua tahun 2023, BYD masih menduduki peringkat 10 di seluruh dunia setelah menjual 700.000 unit mobil. Seperti dilansir Marklines, meningkatnya permintaan akan mobil listrik BYD itu juga didukung oleh harga yang terjangkau ketimbang Honda maupun Nissan.

BACA JUGA
Toyota masih menjadi yang terlaris di dunia

Kendati demikian, di posisi puncak Toyota belum tergoyahkan. Sepanjang kuartal kedua tahun 2024, Toyota telah menjual 2,63 juta unit mobil. Sementara trio pabrikan AS, yakni General Motors, Ford, dan Stellantis juga masih berada di atas BYD.

BYD dan beberapa pabrikan China lainnya peringkatnya terus merangkak. Selain BYD, pabrikan China lain yang mencatat kenaikan ada juga Geely dan Chery. Pada periode yang sama, Geely dan Chery kini sudah masuk dalam posisi ke-20 merek mobil terlaris di dunia.

Di pasar domestik, penjualan BYD juga meningkat signifikan. Pada Juni 2024, BYD Amerika Serikat diketahui telah menaikkan tarif mobil yang diimpor dari China hingga 100 persen. Sedangkan Kanada, tengah mempertimbangkan menerapkan tarif serupa untuk mobil yang diimpor dari China.

Di Eropa pun demikian. Namun jika dibandingkan tarif yang diterapkan di AS, tarif impor di Benua Biru masih lebih kecil. Baru-baru ini komisi Eropa menurunkan tarif bea masuk untuk impor mobil listrik dari China menjadi 36,3 persen. (AB)


Tags Terkait :
BYD Harga Mobil Byd
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ini Rahasia Mengapa Mobil BYD Bisa Sangat Murah, Kami Intip Ke Pabriknya

BYD memiliki pabrik megah di Zengzhou. Kami berkesempatan melihat langsung.

22 jam yang lalu


Berita
Fitur ADAS Xpeng G6 Canggih Di Luar Nalar

Xpeng menjadi salah satu merek baru yang hadir di Indonesia. Fitur mereka tergolong canggih untuk model di segmennya.

1 hari yang lalu


Berita
Denza Z9 GT Rilis Kuartal Tiga 2026, Sekarang Sudah Bisa Booking

Bisakah mendulang sukses seperti yang dialami Denza D9? Intip dulu harga dan bocoran spesifikasinya.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Keunggulan Denza Z9 GT, Digadang Segera Diluncurkan Di Indonesia

Denza D9 menjadi pembuka kehadiran sub-brand premium dari BYD ini di Indonesia. Selanjutnya bakal ada Denza lainnya yang akan berdatangan. Ini bocorannya.

1 hari yang lalu


Terkini

VIDEO: Crash Test Mitsubishi Eclipse Cross (Euro NCAP)

Mitsubishi Eclipse Cross telah menjalani tes tabrak yang dilakukan oleh ASEAN NCAP. Begini hasilnya.

Crash Test | 43 menit yang lalu


Berita
Fasilitas Tes BYD Terbaik dan Terlengkap di Cina. Raih Rekor Dunia

desk

8 jam yang lalu


Berita
BYD Segera Luncurkan Denza B5 di Indonesia. SUV Premium Bermesin PHEV

ddesk

9 jam yang lalu


Berita
Pabrik BYD Start Produksi Kuartal l Tahun Ini Di Subang

BYD kejar target, produksi pertama menggelinding dari pabrik kuartal pertama 2026 ini.

9 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat Dengan Range Extender Electric Vehicle (REEV)

REEV disebut sebagai jembatan untuk merasakan kelembutan dan kesenyapan EV tanpa ada range Anxiety.

16 jam yang lalu