Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Wuling Mau Bikin Saingan BYD M6 Dan Aletra L8?

Wuling menjelaskan bahwa saat ini masih percaya diri dengan ketiga lini produk mobil listriknya dibandingkan mengembangkan sebuah MPV listrik.
Berita
Minggu, 1 Desember 2024 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
GJAW 2024


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Wuling menjelaskan bahwa saat ini masih percaya diri dengan ketiga lini produk mobil listriknya dibandingkan mengembangkan sebuah MPV listrik.

Mobil listrik kian menjamur di Indonesia. Namun di antara segelintir mobil listrik yang beredar, ada satu model EV yang memiliki angka penjualan cukup bersinar, yakni BYD M6.

BYD M6 

Hal ini terbukti dengan angka penjualan yang mencapai 1.866 unit pada bulan Oktober 2024 lalu. Tidak hanya itu, produk MPV EV lainnya juga mulai bermunculan, seperti Aletra L8 EV yang kini sudah mulai dipasarkan.

Lantas, sebagai salah satu pionir mobil listrik di Indonesia, apakah Wuling tidak berencana menciptakan rival dari BYD M6? Brian Gomgom selaku Public Relations Manager Wuling Motors menjelaskan saat ini segmen mobil listrik masih belum jelas.

BACA JUGA

"Segmen EV itu sebenarnya belum bisa kelihatan bentuknya. Segmennya seperti apa, bodinya seperti apa, muat berapa orang. Yang kita lihat memang penggunaan EV ini berbeda nih sama mobil-mobil ICE. Yang terutama di daya tampungnya," ujarnya di ajang GJAW 2024, Jumat (29/11).

Masih menurutnya, mobil listrik yang saat ini cocok untuk masyarakat di Indonesia yang bersifat komuter dengan daya tampung  maksimal 4 orang penumpang.

"Karena kebanyakan EV digunakan untuk harian. Untuk rutinitas dia pergi ke kantor, kerja, kuliah, atau buat belanja. Dan biasanya kapasitas di dalam mobil tersebut paling hanya 2-4 orang," tambahnya.

Dan sejauh ini, Wuling ternyata masih percaya diri terhadap 3 mobil listriknya.

"Itu yang kita lihat. Berdasarkan konsumen-konsumen yang sudah pakai mobil listrik Wuling. Jadi kita lihat ketiga lini produk mobil ini masih memadai, masih bisa menjawab kebutuhan konsumen sampai sekarang," tutup Gomgom. (AW).


Tags Terkait :
Wuling BYD Aletra
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
GIIAS 2025 Resmi Dibuka, Tawarkan Brand Lebih Banyak

GAIKINDO akan menggelar GIIAS 2025 pada 24 Juli–3 Agustus di ICE BSD. Pameran otomotif terbesar ini menghadirkan lebih dari 60 merek, peserta baru seperti Xpeng dan Aletra, serta tiket yang tersedia o

1 tahun yang lalu


Berita
GIIAS 2025 Akan Hadirkan 55 Merek Roda Empat, Polytron Bakal Debut Mobil Listriknya

GIIAS 2025 dihelat pada bulan Agustus dan menghadirkan banyak mobil baru. Salah satunya brand Polytron.

1 tahun yang lalu


Berita
Bagaimana Status Geely Dengan Aletra Di Indonesia?

Geely resmi beroperasi di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Berita
Wuling Mau Bikin Saingan BYD M6 Dan Aletra L8?

Wuling menjelaskan bahwa saat ini masih percaya diri dengan ketiga lini produk mobil listriknya dibandingkan mengembangkan sebuah MPV listrik.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

3 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

4 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

5 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

7 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

8 jam yang lalu