Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Fokus Terhadap Bisnis Daur Ulang Baterai, Ini Faktanya

Toyota Chemical Engineering (TCE) tengah mengembangkan bisnis daur ulang baterai yang disebut hampir membuat lompatan ekologis dengan cara baru tanpa proses pembakaran.
Berita
Sabtu, 10 Februari 2024 12:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Toyota melalui anak perusahaan mereka yaitu Toyota Chemical Engineering (TCE) tengah mengembangkan bisnis daur ulang baterai yang disebut hampir membuat lompatan ekologis dengan cara baru tanpa proses pembakaran.

Berdasarkan siaran pers di laman Toyota Times, Kamis (8/2), pengembangan tersebut berusaha beralih dari proses daur ulang konvensional yang umumnya membakar baterai lama kemudian mengumpulkan bahan-bahan penting dari abunya.

Meskipun cara konvensional tersebut berhasil, proses ini sangat boros karbon dan bukan cara yang paling efektif untuk mendapatkan kembali semua bahan dalam sel baterai.

Anak perusahaan Toyota tersebut saat ini berencana menyuling elektrolit (kandungan dalam baterai) agar tidak terlalu mudah terbakar, dan lebih aman untuk ditangani. 

BACA JUGA

Dengan itu, TCE akan dapat mengoyak baterai secara lebih menyeluruh, dan menghancurkan sel-selnya, membuatnya lebih mudah untuk dipilah-pilah, dan untuk mendapatkan kembali materialnya.

Sisa-sisa baterai yang disebut "zat hitam" itu mengandung aluminium, besi, dan banyak logam langka, menurut TCE.

Baterai bZ4X telah berhasil didaur ulang

Perusahaan mengklaim bahwa metode baru ini mengurangi emisi CO2 (karbon dioksida) yang terlibat dalam proses daur ulang baterai, dan meningkatkan tingkat pemulihannya.

"Tidak hanya akan berkontribusi pada netralitas karbon, tetapi juga memungkinkan untuk menyortir dan memulihkan bahan yang tidak dapat kami peroleh dari pembakaran konvensional, yang secara dramatis meningkatkan tingkat pemulihan. Ini adalah langkah menuju tercapainya ekonomi sirkular,” ujar anggota TCE Kenichiro Muramatsu.

Saat ini TCE melakukan proses daur ulang tersebut pada mobil-mobil listrik Toyota seperti Toyota Prius generasi ke-3 dan bZ4X. (AB)


Tags Terkait :
Toyota BZ4X Prius
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Baterai Toyota BZ4X Belum Akan Dipasok Dari Dalam Negeri, Ini Penjelasannya

Baterai Toyota BZ4X belum dipasok lokal. Produksi baterai hybrid berbasis nikel di Karawang mulai semester II 2026 untuk HEV rakitan Indonesia.

1 bulan yang lalu


Berita
Toyota bZ4X Dirakit Di Dalam Negeri, Janjikan Harga Lebih Murah

Hanya model bZ4X yang sudah punya versi stir kanan, jadi lebih mudah untuk diproduksi di Indonesia.

10 bulan yang lalu


Berita
Toyota Akan Tambah Mobil Listrik di Indonesia

Dengan mengembangkan lebih banyak lagi produksi lokal kendaraan berteknologi elektrifikasi yang lebih beragam beserta komponennya.

2 tahun yang lalu


Berita
Toyota Terapkan Konsep Multi-Pathway Untuk Dorong Net Zero Emission

Ekosistem menuju mobil listrik sepenuhnya perlu dipersiapkan

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

3 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

3 jam yang lalu


Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alami Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

6 jam yang lalu


Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

17 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

17 jam yang lalu