Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Suzuki Indonesia Tak Terpengaruh Tutupnya Pabrikan di Thailand

Suzuki Indonesia tetap melakukan ekspor ke Thailand dengan mengandalkan tiga produk yakni Ertiga, XL7 dan Carry
Berita
Kamis, 13 Juni 2024 09:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
emblem suzuki


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Suzuki Motor Corporation memutuskan untuk menutup pabrik anak perusahaan otomotifnya di Thailand, Suzuki Motor (Thailand) Co., Ltd. (SMT) pada akhir tahun 2025. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari meninjau struktur produksi global Suzuki.

Dalam keterangan resmi, fasilitas produksi yang berada di Rayong itu harus tutup karena dinilai tidak optimal. Sebagai gambaran pada 2023 silam mereka hanya berhasil memproduksi 7.579 unit mobil dari 60.000 kapasitas produksinya. Tepatnya SMT hanya memproduksi tiga model yakni Swift, Ciaz dan Celerio.

Selain itu Suzuki Motor Corp tengah memfokuskan diri juga untuk membuat mobil hybrid dan listrik di tempat lain.

Apakah tutupnya SMT ini akan membawa dampak bagi Suzuki di Indonesia?

BACA JUGA

“Sebagai entitas Suzuki yang berbeda negara, kami tidak dapat memberikan keterangan secara resmi. Untuk informasi yang resmi terkait kondisi yang sedang terjadi di fasilitas produksi Suzuki Thailand, saat ini rekan-rekan bisa mengakses secara langsung pengumuman yang telah diterbitkan oleh principal kami sebagai informasi Suzuki global,” tutur Harrold Donnel, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS)

“Jika melihat dari model-model mobil yang diproduksi di Suzuki Thailand, maka tidak ada dampak maupun pengaruh yang akan dirasakan oleh Suzuki Indonesia, karena model yang mereka produksi tidak dipasarkan di Indonesia pada saat ini,” lanjutnya.

Harold menambahkan saat ini Suzuki Indonesia tetap melakukan ekspor ke Thailand dengan mengandalkan produk Ertiga, XL7 dan Carry. (SS) 


Tags Terkait :
Suzuki Ertiga XL7 Carry Suzuki Indonesia Suzuki Thaland
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
LMPV Masih Jadi Favorit, Inilah Rajanya Di 2025

LMPV masih menjadi mobil yang digemari di tanah air dan masih menyumbang penjualan yang cukup signifikan

1 hari yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga LMPV terbaru (Desember 2025)

Meski banyaknya merek asal Cina yang merangsek pasar mobil Indonesia, namun segmen LMPV masih menjadi favorit di mana segmen ini didominasi oleh merek asal Jepang

1 hari yang lalu


Berita
Inilah Tiga Model Hybrid Suzuki Yang Menjadi Pusat Perhatian

Suzuki memajang tiga model hybrid andalannya di GJAW 2025. Dengan harga kompetitif dan klaim konsumsi bbm yang hemat, mobil-mobil ini menjadi pusat perhatian.

2 hari yang lalu

Berita
Jajaran Mobil Baru di GJAW 2025 dan Diskon Menarik Akhir Tahun

Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 bakal ada banyak mobil-mobil baru dan tentunya acara ini bakal banyak menawarkan promo akhir tahun yang menggiurkan.

1 minggu yang lalu


Terkini

First Drive
FIRST DRIVE: Geely EX2 Pilihan Menarik EV Entry Level

Geely EX2 menjadi salah satu mobil listrik yang baru saja hadir di Indonesia.

3 jam yang lalu


Berita
Lambang Flying Lady Milik Rolls-Royce Dulunya Adalah Tutup Radiator

Rolls-Royce jadi pabrikan mobil pertama yang menjadikan ornamen pada tutup radiatornya sebagai maskot.

8 jam yang lalu


Berita
Dealer Geely Bakal Layani Konsumen Aletra

Geely saat ini tengah mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

9 jam yang lalu


Berita
Changan Akan Hadirkan Produk DI IIMS 2026 Meskipun Tanpa Insentif Mobil Listrik

Targetkan buka 20 dealer baru tahun ini

10 jam yang lalu


Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

21 jam yang lalu