Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

GAIKINDO Akui Kualitas Mobil Tiongkok Sudah Meningkat

Di tahun 2024 ini, belasan merek mobil asal Tiongkok masuk ke pasar Indonesia. Pabrikan baru dari Cina datang tiap pameran otomotif digelar.
Berita
Rabu, 27 November 2024 11:51 WIB
Penulis : Ilham Pratama
Deretan mobil niaga Foton, Foto: Ilham Pratama (Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Berbeda dengan sepuluh tahun silam, saat ini produsen otomotif China bisa menghadirkan produk yang berkualitas. Hal ini pun diamini oleh Gaikindo.

Di tahun 2024 ini, belasan merek mobil asal Tiongkok masuk ke pasar Indonesia. Pabrikan baru dari Cina datang tiap pameran otomotif digelar.

Hal ini termasuk di ajang GJAW 2024 yang berlangsung pekan ini di ICE, BSD. Di mana ada brand Zeekr, Maxus dan Aletra yang mulai menjajaki pasar di Indonesia. Bukan melulu mengincar pasar mobil listrik  beberapa model yang hadir pun dibekali sistem penggerak hybrid atau mesin ruang bakar konvensional.

Kehadiran merek baru ini pun disambut oleh pihak GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) selaku asosiasi yang menaungi merek-merek kendaraan roda empat dan niaga di Indonesia. Karena selain berdampak positif bagi industri otomotif, ditilik secara produk, mobil-mobil China ini juga sudah meningkat secara kualitas dan produknya.

BACA JUGA
Deretan mobil niaga Foton.  Foto: Ilham Pratama (Otodriver)

"Produk Tiongkok sudah berkembang. Kualitasnya jauh lebih bagus dibandingkan saat awal hadir sekitar 10 tahunan lalu. Saat itu, sudah ada beberapa merek yang menjajaki pasar, tapi memang dari produknya kurang bisa diterima oleh masyarakat Indonesia," kata Sekretaris Umum GAIKINDO, Kukuh Kumara pada Otodriver di Bangkok, Thailand, Selasa (26/11).

Pria ramah yang kami temui di event Foton Asia Pacific Partners Conference ini pun mengakui peningkatan kualitas hadir di merek Foton. Sehingga ada beberapa produk yang bisa diboyong, misalnya pada jenis mobil listrik niaga.

"eView (van listrik) itu potensial di Indonesia, bisa jadi mobil fleet jemputan atau wisata.  Sedangkan eTruckmate (pikap ringan listrik) bisa menjadi alternatif untuk menyaingi pikap konvensional. Kuncinya ada di harga. Kalau terjangkau, peralihan ke mobil listrik akan makin cepat," tuturnya. (IP)


Tags Terkait :
Kualitas Produk Mobil China Brand Tiongkok
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Jeep Bakal Hadir Kembali Di Tiongkok

Stellantis dan Dongfeng Group menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 15 Mei lalu yang akan memperluas produksi kendaraan energi baru (NEV) merek Peugeot dan Jeep di China.

2 bulan yang lalu


Berita
Changan Tegaskan Komitmen Jangka Panjang Di Indonesia

Partisipasi Changan di IIMS 2026 menjadi komitmen jangka panjang di Indonesia. Brand Tiongkok ini hadir di Hall B1 JIExpo, pamerkan Lumin dan Deepal S07 berstandar global.

5 bulan yang lalu


Crash Test
Hyptec HT Mendapatkan Nilai 3G+ Dalam Tes Keselamatan, Apa Itu?

China Insurance Automotive Safety Index (C-IASI), yang disebut-sebut sebagai lembaga test yang cukup ‘killer’ di China baru saja merilis tes keselamatan Hyptec HT.

1 tahun yang lalu


Berita
Kami Menyaksikan Langsung Peluncuran XPeng X9 Facelift 2025 Di Hongkong, Ini Kehebatannya

Kami menyaksikan langsung peluncuran XPeng X9 Facelift 2025 langsung di Hongkong. Ada beberapa perbedaan dengan model yang dijual di tanah air.

1 tahun yang lalu


Berita
Siap Bersaing di Indonesia, XPeng Berencana Merakit Mobil Mereka di Purwakarta

XPeng merupakan brand asal China yang bermain di segmen premium. Setelah masuk pasar Indonesia, mereka berencana merakit mobilnya di dalam negeri.

1 tahun yang lalu


Berita
Apakah Kualitas Mobil China Sudah Bisa Disandingkan Dengan Jepang dan Eropa. Seperti Ini Hasil Polling Kami

Berbondong-bondong produk otomotif asal Tiongkok datang dan sebagian menanamkan modal untuk membuat fasilitas produksi di Indonesia

1 tahun yang lalu


Berita
Tak Melulu Anak Baru, Ini Daftar Brand China Yang Pernah Eksis, Amblas dan Kemudian Hadir Lagi

Ada beberapa merek yang harus keluar dan kemudian masuk lagi ke pasar setelah beberapa waktu berselang.

1 tahun yang lalu


Berita
GAIKINDO Akui Kualitas Mobil Tiongkok Sudah Meningkat

Di tahun 2024 ini, belasan merek mobil asal Tiongkok masuk ke pasar Indonesia. Pabrikan baru dari Cina datang tiap pameran otomotif digelar.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi DM Yang Super Irit Sebesar 65 Km/Liter

BYD rilis teknologi DM dengan efisiensi 65 km/liter untuk pasar Indonesia. Teknologi ini gabungkan mode EV dan hybrid secara seamless di era elektrifikasi.

5 jam yang lalu


Berita
Memimpin Pasar EV 40% Dalam Waktu 2 Tahun, Kini BYD-Denza Perkenalkan Teknologi DM yang Super Irit

Setelah menguasai lebih dari 40 persen pasar EV nasional dalam dua tahun, BYD dan Denza memperkenalkan teknologi DM BYD super irit Dual Mode untuk efisiensi mobilitas yang lebih optimal.

11 jam yang lalu


Berita
Fitur Daihatsu Rocky Hybrid Ini Bikin Nyetir Nggak Gampang Pegal

S-PDL merupakan fitur yang memungkinkan pengemudi melakukan akselerasi sekaligus deselerasi hanya melalui pedal akselerator.

13 jam yang lalu


Berita
Harga Bahan Baku Ban Naik, Gajah Tunggal Tetap Jaga Daya Beli Konsumen

Harga bahan baku ban naik hingga double digit, namun Gajah Tunggal tidak langsung membebankan seluruh kenaikan biaya produksi kepada konsumen.

19 jam yang lalu


Berita
GitiXcursion RT Meluncur di GIIAS 2026, Ban Baru untuk SUV Premium dan Pikap

GitiXcursion RT akan meluncur di GIIAS 2026. Ban terbaru Giti ini menyasar SUV premium dan pikap kabin ganda dengan kemampuan 60 persen on road dan 40 persen off road.

20 jam yang lalu