Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Debat Cawapres Gibran Bicara Baterai LFP pada Kendaraan Listrik, Apa Itu?

Mobil listrik bahkan yang telah beredar di Indonesia seperti Wuling Air Ev dan Binguo EV, termasuk BYD sudah menggunakan baterai ini.
Berita
Senin, 22 Januari 2024 14:10 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, membicarakan penggunaan baterai mobil listrik yang menggunakan lithium ferro-phosphate (LFP) sebagai komponen dalam baterai yang tidak mengandung nikel sama sekali.

"“Sering bicara LFP, Tesla enggak pakai nikel. Ini, kan, kebohongan publik, Pak. Tesla pakai nikel, Pak. Indonesia itu punya cadangan nikel terbesar sedunia. Ini kekuatan kita, bargaining kita. Jangan malah membahas LFP, itu sama saja mempromosikan produk Cina,”  ujar Gibran dalam Debat Cawapres, Minggu (21/1).

Patut menjadi pertanyaan apakah yang dimaksud baterai berjenis LFP?

Perlu diketahui, pabrikan mobil listrik bahkan yang telah beredar di Indonesia seperti Wuling Air Ev dan Binguo EV, termasuk produsen yang baru saja memperkenalkan diri di tanah air BYD Atto, Seal maupun Dolphin menggunakan teknologi baterai tersebut.

BACA JUGA

Operation Director BYD Motor Indonesia, Nathan Sun menjelaskan bahwa yang dimiliki oleh mobil listrik BYD adalah tipe baterainya menggunakan baterai tipe Blade Battery Lithium Ferro Phosphate (LFP).

"Karena battery dari EV, orang pikir itu paling penting. Karena selalu berpikir bagaimana keamanan, bagaimana durability, bagaimana lifetime. Terutama kita kedepankan super safety, super strength, super endurance, super lifetime, dan super durability," kata Sun saat peluncuran BYD di Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta Timur, Kamis (18/11).

Bahkan BYD sendiri telah melakukan pengujian daya tahan dari Blade Battery ini, jika ditusuk dengan jarum, Blade Battery ini terbukti tidak meledak dan baterai jenis Nickel Cobalt Mangan alias NCM justru meledak. "Tidak usah khawatir baterai nanti ada masalah bagaimana, ini sudah teruji. Keamanan adalah hal utama dari produk kami. Dari blade battery, kami memberikan performa yang luar biasa," papar Sun.

Data Badan Energi Internasional (IEA) menunjukkan penggunaan LFP untuk mobil listrik memang hanya 27% pada 2022. Namun, cakupan penggunaan LFP naik signifikan dari 7% pada 2018. Dengan begitu, cakupan baterai berkandungan nikel tinggi turun dari 78% pada 2022. Ini menunjukkan pangsa pasar LFP terus meningkat sementara baterai nikel tinggi tergerus.

Baterai LFP sendiri dianggap lebih murah, lebih aman, dan lebih tahan lama, meski kepadatan energinya lebih rendah dibanding baterai lithium-ion dengan material nikel kobalt mangan/nickel cobalt manganese (NCM).

Pakar baterai dan penulis buku Lithium: The Global Race for Battery Dominance and The New Energy Revolution yang diterbitkan pada tahun 2021, Lukasz Bednarski mengatakan,  meningkatnya penggunakaan baterai LFP dapat memproduksi kendaraan listrik dengan harga lebih murah.

"LFP memberikan performa yang cukup baik dengan biaya yang lebih rendah, sehingga menjadi proposisi menarik bagi kendaraan listrik untuk kelas menengah," ujar Lukasz. (GIN)


Tags Terkait :
Baterai Mobil Listrik Gibran Kendaraan Listrik
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Mobil Listrik
Mobil Listrik Ditinggal Lama, Pemilik Wajib Tahu Kondisi Aman Penyimpanan Baterai

Kondisi aman penyimpanan baterai mobil listrik saat ditinggal lama: Hindari SOC 100% untuk cegah degradasi dan risiko panas, saran expert EVSafe Indonesia.

17 jam yang lalu

Mobil Listrik
Begini Cara Charging EV Yang Baik Dan Bikin Baterai Awet

Cara charging EV agar baterai awet: hindari fast charging, isi 30-80%, prioritaskan home charging AC. Tips dari ekspert EVSafe Indonesia.

1 hari yang lalu


Tips
Pentingnya Ritual Cuci Mobil Teratur

Cuci mobil sebagai bagian dari perawatan kendaraan.

3 minggu yang lalu


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Harga Solar Di SPBU BP Turun Rp1.000

Di SPBU Pertamina Pertamax Turbo naik harga.

1 jam yang lalu


Komparasi
Bisa Jadi Pengganti Sepadan, Ini Perbandingan Toyota Land Cruiser FJ Vs Fortuner VRZ 4x4

Komparasi Toyota Land Cruiser FJ vs Fortuner VRZ 4x4: dimensi lebih besar Fortuner, mesin bensin 163 hp pada FJ lawan diesel 200 hp VRZ, serta sistem 4x4 serupa.

12 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Ditinggal Lama, Pemilik Wajib Tahu Kondisi Aman Penyimpanan Baterai

Kondisi aman penyimpanan baterai mobil listrik saat ditinggal lama: Hindari SOC 100% untuk cegah degradasi dan risiko panas, saran expert EVSafe Indonesia.

17 jam yang lalu


Berita
Chery QQ Reborn Meluncur Bulan Ini Di Indonesia, Intip Bocoran Spesifikasinya

Chery QQ reborn listrik meluncur di Indonesia 18 Mei 2026. Bocoran spesifikasi: motor 58-90 kW, baterai hingga 41 kWh, jarak 420 km, ADAS, dan layar 15,6 inci.

19 jam yang lalu


Berita
Penjualan Hyundai Tertolong Model Hybrid, Ini Mobil-Mobil Yang Berkontribusi

Hyundai catat pendapatan rekor KRW 45,94 triliun Q1 2026, didorong penjualan Hyundai hybrid kuartal 1 2026 dari Tucson, Santa Fe, Sonata, dan Palisade.

20 jam yang lalu