Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Hyundai Komentari Soal Brand Cina Baru Yang Masuk Ke Mobil Listrik Di Indonesia

Hyundai mengomentari soal datangnya merek-merek asal Cina yang bermain mobil listrik di Indonesia.
Berita
Senin, 13 November 2023 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER -  Hyundai mengomentari soal datangnya merek-merek asal Cina yang bermain mobil listrik di Indonesia.

Selain Hyundai,  ada beberapa pemain besar yang bermain mobil listrik di Indonesia saat ini.

Neta V

Sebut saja seperti Wuling yang memiliki pangsa besar di mobil listrik kemudian disusul oleh DFSK.

Tidak hanya itu, ada beberapa merek asal Tiongkok yang masuk guna meramaikan segmen mobil bertenaga setrum di Indonesia.

BACA JUGA

Sebut saja beberapa brand  yang hadir pada ajang GIIAS 2023 lalu, seperti Neta dan juga Great Wall Motors yang hadir membawa sub-brand-nya, yakni ORA.

Lantas, pihak Hyundai berkomentar bahwa kedatangan pemain-pemain baru ini ternyata berdampak baik untuk pasar elektrifikasi di Indonesia.

"Ya bagus, karena sekarang ini kan baru ada dua pemain besar (di segmen elektrik), Hyundai dan Wuling. Kontribusinya kurang lebih 60 persen berdua, sampai dengan bulan kemarin (Hyundai-Wuling) terjual 9.000-an (unit) dari market 12 ribu," ujar Fransiscus Soerjopranoto selaku Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) ketika diwawancarai disela-sela acara oenyerahan mobil operasional FIFA World Cup U-17 di Jakarta Pusat, Selasa (7/11).

Dan menurutnya, dengan hadirnya beberapa brand yang bermain di mobil listrik tentu akan semakin membentuk pasar mobil listrik di Indonesia semakin kuat.

"Makin banyak maker yang masuk, apakah itu China atau Jepang, malah makin membentuk market-nya. Sehingga mau nggak mau kan yang namanya ekosistem pasti terbentuk. Sekarang kan Hyundai sedang create ekosistem, nanti akan lebih banyak SPKLU mandiri yang bermunculan," timpalnya.

"Jadi yang kita harapkan adalah membangun industri yang lebih ramah lingkungan, karena concern kita kan lagi-lagi (memerangi) polusi. Kemudian ketergantungan kendaraan terhadap bahan bakar fosil," ujar pria yang akrab disapa Frans ini. (AW).


Tags Terkait :
Hyundai Ioniq 6
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Mobil Listrik
Hyundai Ioniq 3 Senjata Baru Untuk Gempur EV Tiongkok

Hyundai Ioniq 3 Indonesia diperkenalkan di GIIAS 2026 untuk mengukur respons pasar terhadap EV yang lebih kompak dari Ioniq 5.

11 jam yang lalu


First Drive
Hyundai Perkenalkan Neira, MPV 7 Seater Kembaran Kia Carens EV

Pada perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Hyundai Motor memberi kejutan dengan memperkenalkan MPV 7 seater EV yang dirakit di Indonesia.

1 minggu yang lalu


Berita
Hyundai Goda Pengunjung GIIAS Dengan Menampilkan EV Prototype 7-seater, IONIQ 3 dan Program Kredit

Hyundai membawa beberapa model baru dalam gelaran GIIAS 2026 mendatang. Ada juga beragam program pembiayaan ringan yang mereka rilis.

2 minggu yang lalu


Berita
Hyundai Siap Perkenalkan MPV Listrik di GIIAS 2026, Intip Bocorannya

MPV listrik tujuh penumpang merupakan bagian dari strategi Hyundai dalam menghadirkan produk yang relevan dengan karakter pasar Indonesia.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

2 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

4 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

6 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

7 jam yang lalu