Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Alasan Mitsubishi Lebih Fokus Ke Teknologi Hybrid Dibandingkan Listrik Murni

Mitsubishi saat ini mengaku lebih fokus terhadap kendaraan hybrid jika dibandingkan dengan mobil bertenaga listrik murni.
Berita
Jumat, 27 Oktober 2023 10:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER -  Mitsubishi saat ini mengaku lebih fokus terhadap kendaraan hybrid jika dibandingkan dengan mobil bertenaga listrik murni.

Hal ini juga dibuktikan lewat produk baru yang bakal diluncurkan oleh Mitsubishi yakni Xpander hybrid yang akan diluncurkan dalam waktu yang tak lama lagi.

Mitsubishi MiEV

Lantas, pihak Mitsubishi Motors Corporation (MMC) menjelaskan bahwa pihaknya mempunyai pertimbangan tertentu mengapa lebih fokus terhadap pengembangan mobil hybrid dibandingkan mobil listrik murni.

Intinya adalah mengapa HEV itu buat Mitsubishi Motors lebih baik dibanding kendaraan full listrik.

BACA JUGA

Yang pertama adalah tujuannya kan untuk mengurangi CO2 sebenarnya dari sustainable energy ini.

Tapi, MMC melihat untuk membuat sebuah BEV car butuh proses yang sangat panjang. Mulai dari pembuatan mobilnya, baterainya, dan proses lainnya,” jelas Hiroshi Nagaoka selaku Representative Executive Officer Executive Vice President Mitsubishi Motors Corporation ketika diwawancarai di Japan Mobility Show, Tokyo (25/10).

Menurutnya, mobil listrik memang tidak memiliki emisi gas buang, tetapi tidak dengan proses pembuatannya.

“Dan untuk membuat baterai, harus mengambil energi yang sangat besar yang juga akan menghasilkan CO2. Kalau negara-negara seperti Norwegia, mereka punya energi dari PLTA  yang sustainable. Sementara untuk Indonesia masih mengandalkan batubara. Sangat tinggi CO2nya. Jadi semakin besar ukuran baterainya maka semakin tinggi CO2 yang dibutuhkan untuk memproduksi baterai. Tambah Nagaoka-San.

Mitsubishi memang kini memiliki mobil listrik murni dalam lini produknya.

Kendati demikian, mobil listrik tersebut memiliki dimensi yang mungil dan juga kapasitas baterai yang kecil.

Dan, bukan tanpa alasan Mitsubishi menciptakan BEV berukuran kecil dan belum menciptakan mobil listrik dengan kapasitas yang besar.

“Tidak berhenti di situ untuk kendaraan BEV yang kita miliki itu kecil dengan baterai kapasitas lebih kecil kita bisa memproduksinya dengan CO2 yang minim. Tapi itu tidak akan berlaku di kendaraan listrik yang ukuran lebih besar seperti untuk MPV dan SUV,” tutup Nagaoka-San. (AW).


Tags Terkait :
Mitsubishi Mobil Listrik
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyota Voxy VS Nissan Serena VS Hyundai H-1. Mana yang Terlaris?

Medium MPV Sliding Door menjadi salah satu mobil pilihan untuk keluarga Indonesia.

6 tahun yang lalu


Komparasi
Komparasi Mitsubishi Delica VS Toyota Voxy

Keduanya berada di segmen MPV dengan harga Rp 400 jutaan dan mengusung kapasitas penumpang yang sama. Bagaimana hasil perbandingannya?

7 tahun yang lalu


Berita
Komunitas Nissan Serena Gelar Kopdar Rutin Pembukaan Tahun

Komunitas pemilik Nissan Serena di Jakarta menggelar kopdar Gabungan se-jabodetabek.

7 tahun yang lalu


Berita
Belum Ada di Indonesia, Nissan Serena Dapat Varian Baru di Malaysia

Belum juga hadir di Indonesia, Nissan Malaysia justru tengah mempersiapkan varian baru untuk model MPV-nya, Serena.

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

9 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

10 jam yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

10 jam yang lalu


Berita
CWORKS, Legenda Spare Part Jepang Akhirnya Hadir di Indonesia

Menyediakan suku cadang berstandar mutu global dengan harga terjangkau.

11 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat REEV Yang Bakal Jadi Andalan Changan

Deepal S05 REEV Changan Indonesia akan menjadi REEV pertama di pasar Indonesia dengan teknologi range extender untuk mobilitas listrik yang fleksibel.

14 jam yang lalu