Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Warga Inggris Raya Lebih Suka Bus Tenaga Listrik

Sebuah temuan yang mengejutkan
Berita
Senin, 19 Desember 2022 10:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Sebagai salah pusat ekonomi dunia, wilayah Inggris Raya juga tidak terhindar dari persoalan emisi kendaraan bermotor yang sulit dikendalikan. Apalagi di negara ini juga dikenal sebagai salah satu kiblat dunia motorsport. Namun soal kepedulian tentang emisi ternyata termasuk mengejutkan.

Ya, dalam rilis hasil perusahaan otobus Go Ahead ternyata 55 persen responden seantero Inggris Raya ternyata merespon positif atas kehadiran bus emisi nol. Mereka tidak menolak untuk bebeprgian dengan bus yang tenaganya bukan dari bahan bakatr fosil lagi.

Unit riset dari perusahaan yang bermarkas di London ini juga bahwa 55 persen responden yang mayoritas berusia di bawah 35 tahun itu akan lebih memilih bus non emisi jika tersedia saat berada di halter ataupun terminal. Go Head sendiri mempunyai armada bus sebanyak 6.000 unit di seluruh wilayah Inggris. Sekaligus juga punya kolaborasi dengan sejumlah perusahaan sejenis yang beroperasi di Irlandia, Swedia, sampai Singapura.

Louis Rambaud, Director of Strategy and Transformation dari Go Ahead, menyebutkan,” Sungguh sebuah kejutan, kepedilian masyarakat atas tranpsortasi umum yang ramah lingkungan, padahal populasinya hanya dua 2 persen sebagai penyumbangan emisi. Bandingkan dengan kendaraan pribadi yang merupakan 52 persen penyumbang emisi gas buang.

BACA JUGA

Dalam riset yang sama juga didapat temuan bahwa saat ini hanya ada 26 persen bus yang berstatus kendaraan ramah lingkungan. Untuk wilayah Inggris Raya saja temuan ini membuka peluang untuk dilakukannya program konversi pembangkit daya ke energi listrik atau hidrogen, sebab saat ini terdata tak kurang dari 30.000 unit bus yang beroperasi.  

Pihak Go Ahead sendiri telah menegaskan bahwa pihaknya akan mengganti semua armada berbahan bakar fosil sampai tahun 2035.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #pikap #mobillistrik #EV #indonesia
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Lagi, Driver Bus AKAP Kurang Waspada Di Tol Cipali

Nyawa 12 penumpang melayang

2 tahun yang lalu


Berita
Driver Bus Harus Hafal Setiap Karakter Jalan

Sudah harus menjadi kemampuan dasar

2 tahun yang lalu

Berita
Musim Lebaran: Terminal Kalideres Cuma Buat Bus AKAP Yang “Sehat”

Langkah preventif menjaga keselamatan dan kenymanan perjalanan

2 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC 2024: Hadir Beragam Teknologi ‘Hijau’

Akan hadir juga banyak penyedia suku cadang maupun peranti aftermarket

2 tahun yang lalu


Terkini

VIDEO: Crash Test BMW iX3 (Euro NCAP)

BMW IX3 telah berhasil menjalani tes tabrak alias crash test. Hasilnya sangat bagus.

Berita | 28 menit yang lalu


Berita
Kontribusi BYD untuk Indonesia, Dari Investasi hingga Mendorong Ekosistem Kendaraan Listrik

BYD berhasil menjadi salah satu pemain utama di segmen kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) di Indonesia.

58 menit yang lalu


Berita
Ini Dia SUV Baru Xiaomi, Calon Pesaing Zeekr 9X

Xiaomi mulai menggencarkan kampanye promosi di media sosial untuk sub-brand terbarunya, Sky Nomad.

1 jam yang lalu


Berita
Kerja Keras Changan Sebagai Merek Baru Di Indonesia

Changan bisa dikatakan merupakan merek yang masih seumur jagung di Indonesia.

2 jam yang lalu


Berita
Ternyata Land Cruiser 70 Series Sempat Hilang Di Pasar Australia, Kini Kembali Lagi

Land Cruiser 70 Series kembali Australia setelah revisi untuk standar emisi Euro 6 dengan tangki AdBlue 20 liter dan mesin 1GD-FTV.

11 jam yang lalu