Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tiga Faktor Yang Bisa Menurunkan Angka Kecelakaan Di Jalan

Menurut Jusri, Stake Holder-lah yang berperan besar dalam menurunkan angka kecelakaan di jalan, asalkan semuanya seiring melakukannya.
Berita
Rabu, 9 Februari 2022 14:00 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Menyikapi beberapa kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar, seperti bus dan truk di jalan, banyak pihak sangat menyayangkannya, karena dapat menghilangkan nyawa beberapa orang dalam satu kejadian saja.

Bahkan, hingga awal tahun 2022 pun, masih saja terjadi kecelakaan yang fatal. Selain peristiwa di Muara Rapak, Balikpapan dan yang baru saja terjadi, bus pariwisata yang mengalami rem blong menabrak tebing di Tebing Bego, Imogiri, Bantul, Jogjakarta.

Hal ini pun membuat Jusri Pulubuhu, chief instructor dan co-founder Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC), mengungkapkan pendapatnya.

Melalui akun Youtube Jusri Pulubuhu, ia memaparkan, bahwa Stake Holder dalam hal ini, pemerintah, pengusaha dan masyarakat, harus seiring dalam usaha menurunkan angka kecelakaan di jalan.

BACA JUGA

Menurutnya, pemerintah dalam hal ini regulator, sudah membuat perundang-undangan yang sepatutnya dilaksanakan dan pada pelaksanaannya terdapat pengawasan di lapangan. "Mulai dari Undang-undang Lalu lintas, juga peraturan menteri, sudah ada aturannya," kata Jusri.

Begitu pula dengan pengusaha, harus mengupayakan untuk membuat armadanya tetap fit dalam melakukan tugasnya, termasuk operator yakni para pengemudinya.

Namun, Jusri menekankan, dalam hal ini, pengusahan akan mengeluarkan biaya yang lebih besar, karena perlu membuat pengemudinya mengikuti uji kompetensi (jika dibiayai oleh perusahaan), juga dalam hal merawat kendaraannya.

“Pengusaha pada umumnya sangat berhati-hati dalam mengeluarkan biaya, misalkan saat ban sudah gundul, diganti dengan ban vulkanisir (regroove) yang biayanya lebih murah, ketimbang mengganti dengan ban baru. Belum lagi dengan komponen yang ‘diakali’ agar masih dapat digunakan beberapa waktu ke depan,” jelasnya.

Nah, seandainya pengusaha mau mengeluarkan biaya pun, tentunya akan berdampak pada harga dari jasa yang diberikan kepada masyarakat. “Harganya jadi lebih mahal,” katanya.

Di sinilah peran masyarakat yang harus rela merogoh kocek sedikit lebih, demi mendapat pelayanan yang lebih baik. “Masyarakat harus rela dan mengerti bahwa harganya akan meningkat seiring dengan pelayanan dan faktor keselamatan yang lebih baik,” ungkapnya.

Kembali lagi, kondisi ini tentunya berkorelasi dengan daya beli masyarakat yang tentunya harus meningkat dan ini menjadi hal yang selalu diupayakan pemerintah.


Tags Terkait :
Keselamatan Di Jalan
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


VIDEO: MG S5 EV (ASEAN NCAP)

MG S5 EV telah menjalani crash test.

Crash Test | 1 hari yang lalu

Bus
Ini Biaya Pelatihan Mengemudi Bus Oleh Hino Indonesia

Terampil dalam mengemudikan bus tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman di jalanan.

1 hari yang lalu

Berita
Zeekr Dan Lynk&Co Segera Masuk Indonesia, Ini Perbedaan Keduanya

Zeekr dan Lynk & Co bakal masuk Indonesia pada 2026 ini. Ada perbedaan antara kedua merek under Geely ini.

1 hari yang lalu


Van
Saat Mudik Lebaran Jangan Naik Travel Ilegal Agar Terhindar Potensi Kecelakaan

Travel ilegal dan pengemudinya tidak bisa dijamin kelaikan kendaraan serta kecapakan mengemudinya

1 hari yang lalu


Berita
Ban Radial Akan Jadi Masa Depan Sailun Di Indonesia

Punya berbagai kelebihan yang ujung-ujungnya agar lebih bersahabat dengan kantong konsumen

1 hari yang lalu


VIDEO: Crash Test iCaur V23 (ASEAN NCAP)

Mobil yang sebentar lagi diyakini muncul di Indonesia yakni iCaur V23 sukses menjalani uji tabrak oleh ASEAN NCAP.

Crash Test | 1 hari yang lalu


VIDEO: Crash Test Perdua QV-E (ASEAN NCAP)

Bersamaan dengan peluncurannya, lembaga uji tabrak ASEAN NCAP juga merilis video dari mobil listrik nasional Malaysia

Crash Test | 1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Keunggulan Denza Z9 GT, Digadang Segera Diluncurkan Di Indonesia

Denza D9 menjadi pembuka kehadiran sub-brand premium dari BYD ini di Indonesia. Selanjutnya bakal ada Denza lainnya yang akan berdatangan. Ini bocorannya.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Thunder EV, Aki Khusus Mobil Listrik Dari Massiv

Diklaim sebagai aki aftermarket untuk mobil listrik paling efisien saat ini

1 jam yang lalu


Berita
Sudah Dimulai, Operasi Keselamatan Jaya 2026 Di Wilayah Jakarta

Tekan potensi pelangggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan

2 jam yang lalu


Truk
Hino Sumbangkan Mesin Dan Komponen Berstandar Euro 4 Ke Kampus-Kampus

Bagian dari link and match di perguruan tinggi nasional.

3 jam yang lalu


Berita
Lepas Buka Suara, Komponen Yang Bermasalah Di L8, Bukan Untuk Produk Massal

Salah satu unit L8 dalam pengetesan menggunakan komponen yang belum disempurnakan

4 jam yang lalu


Berita
Bayar Pajak Mobil Lebih Mudah Dan Efektif Melalui Online

Bayar Pajak Online lebih mudah dan efektif. Ketahui cara terbaru bayar pajak dengan praktis.

5 jam yang lalu