Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Test Lengkap Wuling Air ev: Mencoba Langsung di Habitatnya

Wuling Air ev cukup menyenangkan saat diajak menjelajah habitatnya
Berita
Kamis, 22 September 2022 18:25 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kehadiran Wuling Air ev cukup menarik di tengah hiruk pikuk penetrasi elektrifikasi otomotif di Indonesia. Mobil ini  dengan tegas menyatakan dirinya sebagai sebuah kendaraan yang fokus sebagai mobil perkotaan.

Wuling membekali lini produksi EV terkecil yang diproduksi di Indonesia ini dengan dua opsi varian yakni Standard Range dengan jarak tempuh 200 km dan Long Range 300 km. Mobil ini pun bisa dibungkus dengan harga Rp238 jutaan dan varian atasnya di angka Rp295 jutaan (OTR Jakarta).

Harga yang belum bisa dikatakan ‘murah’ untuk mobil seimut ini, namun dari sisi mobil listrik murni, inilah harga yang paling terjangkau untuk mendapatkan sebuah EV produksi masal.

Otodriver berkesempatan untuk mencoba langsung mobil ini dihabitatnya yakni jalanan perkotaan di Jakarta.

Varian Long Range dipilih untuk menjajal langsung mobil ini di habitatnya. Sedangkan rute yang dipilih sepenuhnya berada di perkotaan hingga pinggiran kota dan juga melewati jalan bebas hambatan.

Fitur

Mobil ini pun menyapa dengan segala keunggulan kepraktisan. Anda cukup membawa remote kuncinya, masuk ke dalam mobil, menginjak rem dan mobil sudah dalam standby.

Proses shifting pun dilakukan dengan menggunakan sebuah switch untuk mengatur P,R,N dan D yang berada pada konsol tengah. Menurut kami posisinya terlalu rendah dan aksen putih pada areal ini sedikit menyulitkan untuk memantau posisi gir pada switch shifter, walau bisa dipantau pada layar instrumen cluster MID berukuran 10,25 inci. Untuk head unitnya, mobil dengan wheelbase 2010 mm menggunakan model floating dengan ukuran persis sama dengan cluster MID yakni 10,25 inci.

Walau mungil, namun pengemudi dengan ukuran bongsor pun dapat terakomodir dengan baik pada kabinnya, walau harus menemukan setingan tempat duduk yang pas terlebih dulu. Kondisi ini pastinya akan lebih baik apabila Air ev dilengkapi dengan teleskopik steering.

Kenyamanan khas kota besar di negera tropis yakni AC yang ada mobil ini pun mampu memberikan kesejukan pada bagian kabin dengan cukup baik, bahkan untuk penumpang bagian belakang sekalipun.

Fitur menarik adalah Wuling Remote Control App via Internet of Vehicle (IoV) yang diakses melalui aplikasi Wuling+. Artinya Air ev dapat terhubung dengan perangkat smartphone Anda untuk bisa mengakses buka-tutup kunci pintu, menyalakan-mematikan AC, pesan online, navigasi online, geofencing security,wireless mirrorlink, status baterai mobil dan kunci bluetooth. Sajian selanjutnya adalah fitur voice command WIND (Wuling  Indonesian Command) yang juga terintegrasi dengan fitur IoV. Fitur ini sama dengan yang ditawarkan pada Almaz RS dan juga New Cortez. Cara pengoperasiannya pun ngga pake ribet.

Rasa Berkendara

Sebelumnya saya berasusmsi bahwa suspensi mobil dengan dimensi mungil tersebut bakal keras, namun ternyata suspensinya cukup lembut bantingannya. Bahkan ketika melewati jalanan paving block, vibrasi yang ditimbulkan oleh permukaan dapat dijinakkan dengan baik.

Motor listrik dengan kekuatan 40,2 hp dengan torsi 110 Nm dapat dideliver dengan baik oleh transmisi single reduction gear pada roda belakang.

Ciri khas mobil listrik dapat merespons putaran mesin dari putaran paling rendah menjadikan mobil ini sangat responsif, terutama untuk stop and go.

Tiga driving mode tersaji yakni Eco, Normal dan Sport kami eksplore juga. Dan seperti sewajarnya jika mode Sport merupakan yang paling antusias dalam menyedot daya listrik yang disediakan oleh baterai dengan ukuran 26,7 kWh.

Sebagai penyeimbang, sistem rekoveri pengisian regeneratif pun disodorkan juga dengan tiga opsi yakni Strong, Normal dan Weak. Pada posisi Strong, proses regeneratif terasa kuat dengan terjadinya deselerasi saat pedal ‘gas’ diangkat.

Jalan tol pun tidak luput menjadi tempat pengetesan kami. Si mungil dengan bobot 1.160kg ini pun cukup sigap untuk dibawa ke jalan bebas hambatan, hanya saja gejala limbung mulai muncul saat digeber tembus dari 90km/jam.

Hal ini cukup termaafkan lantaran bukan dirancang untuk kecepatan tinggi. Lagi pula saat akan menyentuh 100km/jam mobil tak lagi agresif dan berat untuk berakselerasi.

Konsumsi listrik

Wuling Air ev dilengkapi dengan baterai lithium ferro phosphate 26,7 kWh untuk versi Long Range dan 117,3 kWh. Dan klaim pabrikan pada Long Range yang kami coba adalah hingga 300 kilometer.

“Standar penghitungan jarak pada Wuling Air ev ini adalah New European Driving Cycle (NEDC),” tutur Danang Wiratmoko, Product planning Wuling Motors. Artinya hasil tersebut merupakan theorical driving data yang dilakukan di atas bantalan roda yang berputar tanpa adanya beban kelistrikan tambahan seperti AC, lampu ataupun audio.

Varian Long Range yang kami coba ini sajak awal start menunjukkan baterai dengan kapasitas 99% dengan jarak tempuh 297 kilometer. Tentunya dalam pengetesan ini semua perangkat tambahan yang mampu menyedot kinerja listrik diaktifkan alias kami optimalkan semua daya perangkat yang mampu menyedot daya listrik termasuk melakukan charging smartphone.

Pada saat mobil ini finish dalam hitungan manual kurang lebih 60km. Sedangkan informasi pada MID menunjukkan kondisi baterai 67% dan sisa jarak tempuh 227 km.

Danang mengatakan bahwa dari pengetesan internal Wuling konsumsi 1kWh dapat menempuh jarak 7 hingga 11 kilometer.

Menurut survey yang dilakukan Wuling, penggunaan Air ev ada dirange jarak 50 kilometer tiap harinya. “Dengan baterai dan jarak tempuh yang ada saat ini sudah mencukupi untuk kebutuhan pengguna Wuling,” tutupnya.


Tags Terkait :
Wuling Air EV Indonesia Test Drive
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Wuling Air ev Jadi Hadiah Utama Perusahaan Pemesanan Tiket Online ini

Air ev jadi simbol inovasi dari Wuling

3 tahun yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, Mobil Bertenaga 530 Hp Yang Hanya Butuh Biaya Operasional Rp 20 ribu Perhari

SUV AWD ini digerakkan dengan sistem hybrid pintar yang efisien sehingga memungkinannya menelurkan daya 530 hp dengan konsumsi BBM yang irit.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
BYD Siapkan Varian Murah Atto 1

BYD siapkan varian murah BYD Atto 1 tipe STD guna saingi EV mungil seperti Changan Lumin. Perluas pilihan dan akses kendaraan listrik bagi konsumen.

3 hari yang lalu


Berita
Begini Kira-Kira Spesifikasi AUDI E7X Versi Cina Yang Siap Meluncur

Harga Audi E7X Cina mulai 289.800 yuan atau Rp 763 jutaan. SUV listrik Audi-SAIC punya tenaga 670 hp, baterai 109 kWh, jarak 751 km CLTC.

1 minggu yang lalu


Berita
GAC Trumpchi E9 Segera Hadir Agustus Mendatang, Pilihan Baru MPV Mewah PHEV

Peluncuran GAC Trumpchi E9 Indonesia Agustus 2026 bersamaan GIIAS. MPV PHEV mewah basis Trumpchi M8 tawarkan tenaga 373 hp, range EV 136 km, saingi Alphard.

2 minggu yang lalu


Berita
KIA Indonesia Mulai Rakit Carens EV November 2026

Kia Carens EV dipastikan akan mulai diproduksi secara lokal di Indonesia pada November 2026 mendatang. Mobil ini akan menjadi model pertama Kia yang dirakit di bawah PT Kia Sales Indonesia (KSI).

3 minggu yang lalu


Berita
Model Lepas Ini Segera Mengaspal Di Indonesia

Lepas E4 EV rilis Indonesia sebagai produk kedua Chery premium. Debut di Auto China 2026, tenaga 160 kW, range 500 km, platform LEX sama L8.

3 minggu yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

5 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

6 jam yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

6 jam yang lalu


Berita
CWORKS, Legenda Spare Part Jepang Akhirnya Hadir di Indonesia

Menyediakan suku cadang berstandar mutu global dengan harga terjangkau.

8 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat REEV Yang Bakal Jadi Andalan Changan

Deepal S05 REEV Changan Indonesia akan menjadi REEV pertama di pasar Indonesia dengan teknologi range extender untuk mobilitas listrik yang fleksibel.

10 jam yang lalu