Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mitsubishi L300 Euro 4 Diterima Dengan Baik di Pasar Indonesia

Mitsubishi L300 merupakan legenda yang sulit tergantikan.
Berita
Rabu, 30 November 2022 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pada 12 April 2022, Indonesia secara resmi memberlakukan standar emisi Euro 4 untuk mesin diesel. Tentunya hal ini direspons oleh produsen otomotif di semua segmen yang menggunakan sumber tenaga dari mesin diesel.

Salah satunya Mitsubishi sebagai penguasa segmen light commercial vehicle (LCV) dengan andalannya, L300. Pabrikan berlogo Tiga Berlian ini meresponsnya dengan menghadirkan L300 dengan standar emisi Euro 4 yang didatangkan dari Filipina. Mobil ini pun menggunakan mesin berteknologi commonrail. Jenis mesinnya pun beda dengan sebelumnya yang menggunakan mesin diesel tipe 4D56 dengan isi silinder 2.476 cc. Sedangkan mesin baru ini berkode 4N14 dengan volume silinder 2.286 cc.

Dengan mesin yang lebih kecil, apakah hal ini dapat diterima oleh pasar Indonesia? Selain itu apakah pasar bisa menerima mesin yang lebih canggih dan rumit ini dianggap lebih sensitif pada bahan bakar? Apakah sang legenda LCV ini dapat diterima dengan luas seperti generasi Euro 2 nya?

“Awalnya agak khawatir dengan mesin baru ini. Karena kami yang biasa isi solar dengan jenis bio solar aman-aman saja dengan mesin lama,” tutur Catur Sunu Sumarjanto, seorang pemilik L300 Euro 4 yang berdomisi di Bantul, Yogyakarta. “Namun menurut dealernya masih bisa menggunakan bio diesel, walau harus lebih rajin mengganti filter solar,” tambahnya.

BACA JUGA

Jika melihat spesifikasi mobil Euro 4, seharusnya L300 memang harus menggunakan bahan bakar yang sesuai.

“Mobil ini direkomendasikan menggunakan bahan bakar setara Euro 4 dengan spesifikasi angka cetane 51 dan sulfiur 50 ppm,” tutur Irwan Kuncoro, Director of Sales and Marketing Division PT MMKSI saat peluncuran produk ini secara daring pada Juni 2022 silam.

Senada dengan pernyataan Sunu tentang biosolar, Irwan mengatakan bahwa sebenarnya L300 masih bisa menggunakan Biosolar. “Menggunakan Biosolar tak serta merta langsung merusak mesin namun memang perlu perawatan rutin dan teratur. Seperti mengganti filter bahan bakar dengan teratur,” imbuhnya.

Walau menggunakan mesin yang lebih kecil kapasitasnya, namun mesin DOHC 4 cylinder inline, direct injection, turbocharger, intercoole dan commonrail yang menghasilkan tenaga 99,25 PS/ 3.500 RPM dan torsi 200 Nm/ 1.000-3.500 RPM. Kinerja ini lebih besar sekitar 40% dari model sebelumnya.

Kembali pada pengguna L300 Euro 4. Kisah Iskandar Zulkarnain, salah satu pengusaha distribusi barang di wilayah Jambi memberikan penilaian positif tentang mobil ini. “Bahan bakar lebih irit dan lebih bertenaga dari sebelumnya. Ini yang jadi keunggulan L300 baru ini,” ungkap pria yang akrab disapa Andan ini.  “Kemampuannya sama sekali tidak diragukan walau lebih ‘ketat’ dalam hal penggunaan bahan bakar. Sejauh ini masih dapat diterima,” tutur pemilik 3 unit L300 Euro 4 ini.

Bagaimanapun bagi pasar Indonesia, Mitsubishi L300 merupakan legenda yang sulit tergantikan. Kehadiran mesin dengan standart emisi Euro 4 merupakan wujud komitmen dari sang legenda ‘kerah biru’ dalam berkompromi dengan perubahan dan kebutuhan zaman.

Hal yang baru membutuhkan waktu dan beberapa trik untuk penyesuaian. Memang ada tantangan-tantangan baru semisal kualitas solar yang kurang pas dengan kebutuhan mesin Euro 4, namun tetap ada jalan untuk tetap bisa berkompromi  dengan kondisi tersebut.


Tags Terkait :
Mitsubishi L300 Indonesia
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Wajah Mitsubishi Pajero Terbaru Semakin Terkuak

Diperkirakan pakai platform yang serupa dengan Triton.

1 minggu yang lalu


Berita
Mitsubishi XForce Dapatkan Upgrade Suspensi, Ini Hasilnya

Mitsubishi melakukan revisi pada suspensi XForce, sehingga kini jadi lebih nyaman dan empuk.

2 minggu yang lalu


Berita
Mesin Turbo Jadi Salah Satu Kunci Pesona Mitsubishi Destinator

Mesin Destinator mampu menghasilkan kinerja yang impresif.

1 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Destinator, SUV Yang Mengutamakan Kepraktisan

Kepraktisan kabin Mitsubishi Destinator ditonjolkan melalui berbagai kompartemen penyimpanan yang mendukung kenyamanan penumpang dari baris pertama hingga ketiga.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

58 menit yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

2 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

3 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

5 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

6 jam yang lalu