Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mitsubishi L300 Euro 4, Bagaimana Spesifikasi Bahan Bakarnya?

Kendaraan niaga, haruslah efisien agar pebisnis yang menggunakannya meraih keuntungan lebih baik. Apakah L300 Euro 4 bisa menggunakan biosolar yang ‘lebih efisien’?
Berita
Rabu, 29 Juni 2022 10:40 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Tujuan dari penggunaan mesin Euro 4 adalah tercapainya emisi gas buang yang lebih rendah. Sehingga lebih ramah lingkungan. Berbagai teknologi pun diterapkan pada mesin agar tercapainya tujuan tersebut.

Seperti mesin pada kendaraan yang dipasarkan oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMMKSI), sebagai Agen Pemegang Merek kendaraan penumpang dan kendaraan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia, yang sudah menerapkan standar emisi Euro 4 pada jajaran kendaraan yang dipasarkannya.

L300 menjadi salah satu kendaraan niaga ringan yang sudah menggunakan teknologi mesin berstandar Euro 4, yang baru saja diluncurkan Selasa (28/6) lalu.

Lantas, bagaimana bahan bakar yang digunakan oleh sang legenda yang sudah digunakan konsumen di Indonesia sejak 1981 itu? “Mesin Euro 4 harus didukung oleh bahan bakar diesel yang sesuai,” terang Irwan Kuncoro, Director of Sales and Marketing Division, MMKSI, pada saat peluncuran virtual L300 lalu.

BACA JUGA

Jadi, pikap ini direkomendasikan menggunakan bahan bakar setara Euro 4, dengan angka Cetane 51 dan sulfur 50 ppm. Di sini bahan bakar dengan spesifikasi tersebut adalah setara Pertamina Dex dengan harga Rp 13.700/liter.

Dengan harga per liter seperti itu, tentunya pengguna L300 anyar tentu akan merasakan peningkatan operasional yang lumayan melonjak. Tetapi, kabar baik langsung diberikan oleh pihak MMKSI.

Irwan mengatakan, pengguna masih bisa menggunakan biosolar, asalkan melakukan perawatan rutin. "Maka bagaimana jika konsumen tidak punya pilihan dan hanya punya biosolar, tidak perlu khawatir, bahan bakar yang tidak tepat tidak akan langsung merusak mesin, tapi perlu perawatan yang rutin," ungkap dia.

Tentu perawatan rutin yang teratur adalah memang hal utama dari panjangnya ‘kelangsungan hidup’ sebuah kendaraan.


Tags Terkait :
Mitsubishi L300 MMKSI Euro 4
B

Benny Averdi

Penulis

test

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Desain Mobil Terbaik 2025 Di Jepang, Mitsubishi Destinator

Karakter desain eksterior yang solid ditambah unsur fungsionalitas maksimal jadi karakter utama.

6 bulan yang lalu


Berita
Akankah Mitsubishi Bawa Produk Yang Dipamerkan Di Japan Mobility Show 2023 Ke Indonesia?

Mitsubishi hadir pada ajang Japan Mobility Show 2023 dan tentunya membawa model-model andalannya.

2 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi Xpander Hybrid Hadir November ini?

Perwujudannya adalah CBU dari Thailand

3 tahun yang lalu


Berita
Kampanye Musim Hujan Mitsubishi: Cek Mesin Gratis

Kampanye ini membuat para konsumen Mitsubishi selalu mendapatkan mobil yang prima untuk melibas cuaca saat ini.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Puluhan Ribu Kendaraan Keluar Masuk Jakarta Di Long Weekend Ini

Rekayasa lalu lintas juga disiapkan secara situasional.

3 jam yang lalu


Berita
Car Meet Ekslusif Toyota Terbesar, Hadirkan Banyak Kreasi Yang Jadi Wajah Kultur Otomotif Indonesia

Toyota telah menjadi bagian dari kultur otomotif Indonesia.

3 jam yang lalu


Berita
Kuartet Produk Honda Pamit Dari Tiongkok Tahun Ini

Serbuan produk baru yang nyaris tanpa henti jadi salah satu penyebabnya.

7 jam yang lalu


Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

12 jam yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi BYD Atto 1 Termurah Yang Resmi Dirilis

BYD Atto 1 mendapatkan varian baru di Indonesia.

15 jam yang lalu