Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Duduk Di Baris Kedua dan Ketiga Toyota Kijang Innova Zenix, Ini Opini Kami

Toyota Kijang Innova Zenix resmi melakukan debutnya di Indonesia.
Berita
Kamis, 24 November 2022 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota Kijang Innova Zenix resmi melakukan debutnya di Indonesia. Mobil ini dijual dengan beragam varian yang dipasarkan mulai dari harga Rp 419 juta hingga Rp 614 juta.

Selain mesin hybrid-nya, ada satu kelebihan yang dimiliki oleh Kijang Innova Zenix. Salah satunya adalah penggunaan platform TNGA-C yang diklaim memberikan rigiditas lebih baik serta daya guna kabin yang lebih baik. Lantas, apakah benar?

Kami pun sudah melakukan first drive dari Toyota Kijang generasi ke-7 ini. Tidak hanya sekadar berkendara, kami pun sudah menguji akomodasi bagian baris kedua dan baris ketiga.

Unit yang kami tes adalah Kijang Innova Zenix tipe V yang tidak dilengkapi dengan Captain Seat Ottoman dengan postur tubuh tester tinggi 177 cm. Ketika duduk di baris kedua, terasa ruang kaki dan dan ruang kepala sangat mumpuni dan kami menilai lebih akomodatif dibandingkan Kijang Innova generasi lawas. Bangku baris kedua pun dapat dimaju-mundurkan secara leluasa serta tidak adanya tunnel kopel membuat duduk di baris kedua-nya sangat lapang.

Kami pun loncat ke baris ketiganya. Kata ‘lapang’ pun juga terasa hingga baris paling belakangnya ini. Bahkan untuk tubuh tester sendiri tidak ada masalah yang umumnya bangku baris ketiga sebuah mobil lebih diperuntukkan untuk postur tubuh di bawah 170 cm.

Namun memang tidak dapat dipungkiri bahwa duduk di baris ketiga tidak senyaman duduk di baris kedua terutama soal bagian penyangga kaki.

Untuk video lengkap First Impression Toyota Kijang Innova Zenix, Anda bisa tonton videonya di bawah ini.


Tags Terkait :
Toyota Kijang Innova Zenix Diesel Hybrid
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Penjualan Mobil Diesel Lesu Karena BBM Naik? Ini Kata Auto2000

Harga solar naik drastis dan pukul pasar mobil diesel.

2 hari yang lalu


Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

3 hari yang lalu


Komparasi
Komparasi Spesifikasi Wuling Eksion vs Toyota Kijang Innova Zenix

Komparasi spesifikasi Wuling Eksion vs Toyota Innova Zenix: dimensi kabin lebih lega Eksion, hybrid TNGA matang Zenix, efisiensi untuk MPV keluarga.

1 minggu yang lalu


Berita
Ini Dia Hyundai Ioniq Yang Dirancang Khusus Untuk Pasar Tiongkok

Dominasi mobil keluarga elektrifikasi di Indonesia semakin menarik untuk dibahas.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
GWM Belum Minat 'Hadirkan PHEV Di Indonesia

Merek Tiongkok terus merangsek pasar otomotif tanah air.

2 jam yang lalu


Berita
GWM Perkenalkan Tank 500 Diesel Yang Serba Hitam

GWM resmi memperkenalkan varian baru dari Tank 500 yakni Black Warrior.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Veloz Hybrid Dapat Respon Positif Dari Konsumen Indonesia, SPK Tembus 10.000 Unit

Sejak dirilis November 2025 lalu, Toyota Veloz Hybrid terus mendapatkan respon positif dari Masyarakat.

11 jam yang lalu


Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

21 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

22 jam yang lalu