Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Arctic Trucks Mulai Merambah Ke Kendaraan Asal Tiongkok

Sebelumnya, perusahaan modifikasi ini lebih kerap menggarap kendaraan seperti Mitsubishi, Isuzu, Ford maupun Nissan.
Berita
Senin, 30 Mei 2022 10:00 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Untuk merambah di antartika, perlu kendaraan khusus yang disesuaikan dengan medan di sana. Ground clearance yang tinggi, harus ditopang oleh diameter roda yang besar, sehingga bisa melewati cerukan yang dalam di sana.

Tentunya, beberapa kelengkapan lain juga harus ditanamkan pada kendaraan, bahkan hingga semacam camper van, agar penggunanya bisa ‘menginap’ di dalamnya. Nah, Arctic Trucsk, salah satu pemodifikasi kendaraan yang akan digunakan di Antartika, umumnya mengerjakan Isuzu, Mitsubishi, Nissan dan Ford.

Namun, kali ini perusahaan asal Inggris itu, mulai menggarap kendaraan asal Tiongkok, kali ini dari Great Wall dengan Wingle 7 dan dimodifikasi dengan paket AT35.

Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan jajaran model Great Wall, Wingle 7 adalah pikap ladder-frame satu ton yang diluncurkan pada tahun 2018. Dengan panjang 5.395 mm, Wingle 7 sedikit lebih pendek dari Ford Ranger, tetapi lebih panjang dari Toyota Hilux.

BACA JUGA

Seperti ciri khas dari Arctic Trucks,  overfender lebar dipasang pada bodi Wingle 7, sehingga lebarnya bertambah 230 mm. Kemudian pada bagian yang cukup penting, yaitu pelek 17 inci pun dibalut ban lumpur 35 inci yang gemuk, hal ini juga meningkatkan ground clearance menjadi 276 mm. Wheek track atau jarak pijak kiri-kanan, meningkat 180 mm, sehingga pikap ini semakin lebar.

Dengan modifikasi yang seperti ini, kemampuan melewati medan ekstremnya meningkat. Pikap yang digarap oleh cabang Arctic Trucks Rusia ini, masih menggunakan mesin standar, yaitu mesin turbodiesel 2.000 cc, 4 silinder dengan daya maksimum 143 hp.

Mesin tersebut berpasangan dengan transmisi manual 6 percepatan dan juga penggerak empat roda melalui transfer case Borg-Warner, juga dilengkapi dengan differential lock pada gardan belakang.


Tags Terkait :
Arctic Trucks Off-road
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Arctic Trucks Mulai Merambah Ke Kendaraan Asal Tiongkok

Sebelumnya, perusahaan modifikasi ini lebih kerap menggarap kendaraan seperti Mitsubishi, Isuzu, Ford maupun Nissan.

3 tahun yang lalu

Pikap
Isuzu D-Max Ini Dimodifikasi Untuk Bisa Camping Di Antartika

Meskipun tergolong mumpuni di medan off-road, namun untuk berpetualang di Antartika perlu beberapa modifikasi pada Isuzu D-Max generasi ke-3 ini.

3 tahun yang lalu


Pikap
Arctic Trucks Dan Isuzu Akan Luncurkan AT35 Berbasis D-Max

Terkenal karena membuat pikap yang bisa menyusuri kutub utara, Arctic Trucks membuat penjelajah kutub utara baru, berbasis Isuzu D-Max

4 tahun yang lalu


Berita
Arctic Truck Siapkan Ford F150 Untuk Taklukkan Kutub Utara

Truk ini menggunakan ban khusus berdiameter 44 inci yang khusus dibuat untuk menjelajah medan bersalju

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

8 jam yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

9 jam yang lalu


Tips
Awas Jika Ada Bunyi Yang Aneh Di Kaki-Kaki Mobil Anda

Pemeriksaan kaki-kaki secara cermat wajib dilakukan secara berkala.

10 jam yang lalu


Berita
Belum Diumumkan Kapan Peluncurannya, Wuling Geber Persiapan Produksi Eksion

Wuling tengah persiapkan produksi Eksion secara lokal.

11 jam yang lalu


Tips
Waspada, Ini Wilayah Lelah Yang Rawan Kecelakaan Di Tol Trans Jawa

Ingat, microsleep tanda awal kelelahan ringan tapi bisa mematikan dampaknya

1 hari yang lalu