Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

VW Laporkan Ada Kebocoran Data 3,3 Juta Konsumen Antara 2014-2019

Data yang dimiliki calon konsumen dan konsumen VW bocor di Amerika Serikat. Dampaknya terkena oleh 3,3 juta pelanggan mereka. Apa masalahnya?
Berita
Minggu, 13 Juni 2021 14:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Volkswagen sedang mendapat musibah di Amerika Serikat, setelah data yang dimiliki vendor mereka bocor dan berdampak pada lebih dari 3,3 juta pelanggan serta calon pembeli di Amerika Utara.

Seperti dilansir Reuters, hampir semua yang terkena dampak adalah pelanggan saat ini atau calon pelanggan Audi, yang juga berada di bawah bendera VW.

Volkswagen Group of America mengatakan pada hari Jumat (11/6) bahwa pihak ketiga yang tidak sah memperoleh informasi pribadi terbatas tentang pelanggan dan pembeli yang tertarik dari vendor yang digunakan merek Audi Volkswagen dan beberapa diler AS dan Kanada untuk penjualan dan pemasaran digital.

Informasi tersebut dikumpulkan untuk penjualan dan pemasaran antara 2014 hingga 2019 dan berada dalam file elektronik yang ditinggalkan vendor tanpa jaminan.

Perusahaan mengatakan kepada regulator bahwa sebagian besar pelanggan hanya memiliki nomor telepon dan alamat email yang berpotensi terkena dampak pelanggaran data. Dalam beberapa kasus, data juga mencakup informasi tentang kendaraan yang dibeli, disewa, atau ditanyakan.

VW mengatakan 90 ribu pelanggan Audi dan calon pembeli memiliki data sensitif yang terpengaruh terkait dengan kelayakan pembelian atau sewa. VW mengatakan akan menawarkan layanan perlindungan kredit gratis kepada orang-orang itu.

Data sensitif terdiri dari nomor SIM di lebih dari 95 persen kasus. Sejumlah kecil catatan termasuk data tambahan seperti tanggal lahir, nomor jaminan sosial dan nomor rekening.

Pembuat mobil tidak percaya informasi sensitif terlibat di Kanada. Lebih dari 3,1 juta orang yang terkena dampak berada di Amerika Serikat.


Tags Terkait :
Volkswagen Amerika Serikat
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mejeng Di GIIAS 2023, Intip Perubahan Tiguan Allspace

Terdapat beberapa perubaha, termasuk dimensi yang dihadirkan.

2 tahun yang lalu


Berita
GALERI: All New Tiguan Allspace Punya Tampang Baru dan Lebih Sporty

Terdapat beberapa perubahan, termasuk desain yang lebih Sporty.

2 tahun yang lalu


Berita
Selain Diskon, Hal-Hal Ini Yang Membuat Volkswagen Tiguan Allspace Diminati

Dalam booth Volkswagen di GIIAS 2021, VW Tiguan Allspace selalu dilirik para pengunjung. Apa saja yang membuatnya begitu diminati?

3 tahun yang lalu

Berita
Jeep Compass Resmi Sasar Pasar Premium SUV Di Indonesia

Dengan zona harga bakal senggol segmen Fortuner dan Pajero Sport

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Menyusul Land Cruiser FJ, Land Rover Tengah Siapkan Defender Mini

Land Rover Defender Mini rencana peluncurannya dikonfirmasi direktur Mark Cameron. SUV kompak listrik off-road ini bakal setangguh kakaknya, ikuti tren Land Cruiser FJ.

41 menit yang lalu


Berita
Honda Super One EV Siap Masuk Pasar Indonesia, Harga NJKB Rp 257 Juta

Harga NJKB tertera di angka Rp 257 juta.

14 jam yang lalu


Tips
Fogging Kabin Mobil Untuk Usir Bakteri

Bisa jadi pilihan untuk membuat kabin lebih bersih serta tidak beraroma menyengat

18 jam yang lalu


Berita
Haka Auto Targetkan 50 Dealer BYD hingga Akhir 2026, Tapi Khawatirkan Perang Iran

Haka Auto targetkan 50 dealer BYD hingga akhir 2026 lewat ekspansi agresif, tapi khawatirkan dampak perang Iran terhadap ekonomi otomotif Indonesia.

22 jam yang lalu


Berita
Volvo EX30 Varian Terjangkau Menarik Perhatian, Begini Spesifikasinya

Volvo menghadirkan varian baru EX30. Spesifikasinya menarik.

1 hari yang lalu