Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Panther Stop Produksi, Jangan Khawatir Dengan Sparepart

Secara official, spare parts akan diproduksi hingga delapan tahun ke depan oleh APM sejak penghentian produksi. Tapi di Panther bisa berbeda.
Berita
Kamis, 11 Februari 2021 15:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Isuzu Panther resmi diumumkan discontinue oleh PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) pada 10 Februari. Namun konsumen mobil legendaris tersebut tak perlu cemas mengenai ketersediaan spare parts dan layanan aftersalesnya.

Karena pihak IAMI menjamin ketersediaan spare parts dan layanan aftersales mereka pada pengguna Panther. Seperti dijelaskan Heri Wasesa, After Sales Service Division Head Astra International-Isuzu.

Menurutnya ada kewajiban dari APM untuk tetap melayani konsumen serta terus memproduksi spare parts kendaraan mereka meski sudah tak lagi dijual.

"Secara official, spare parts akan diproduksi hingga delapan tahun ke depan oleh APM sejak penghentian produksi," katanya.

BACA JUGA

Namun hal ini bukan sebuah patokan baku. Karena Heri menambahkan jika APM juga akan melihat hukum ekonomi. Di mana saat ada banyak permintaan tentu akan terus dilayani atau diproduksi.

Dalam hal ini Panther termasuk salah satu unit yang besar secara populasi. Karena selama 30 tahun beredar, mampu terjual hingga 433.117 unit dari berbagai model. Sehingga pihak APM memiliki kemungkinan besar untuk tetap memproduksi komponennya

"Faktanya, kendaraan yang masuk ke bengkel resmi kami ada dari produksi 90-an dan awal 2000-an. Mobil berumur 20 tahun masih ada yang ke bengkel resmi. Hal itu menjamin ketersediaan spare parts. Jadi nggak usah dikhawatirkan," ucapnya.

Seperti diketahui, mulai 10 Februari 2021, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) secara resmi mengumumkan penghentian produksi dan penjualan Panther setelah 30 tahun beredar di Indonesia.

Bisnis Isuzu fokus ke komersial. Sudah tidak produksi. Fokus di 433.117 unit, termasuk minibus dan pikap. Fenomenal yang sangat melekat dengan Indonesia.


Tags Terkait :
Isuzu Isuzu Indonesia Isuzu Panther Panther Isuzu Astra Motor Indonesia Isuzu Panther Pamit
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Isuzu Indonesia Siapkan Strategi Hadapi Pasar New Normal

Dalam rilis resminya, Ernando Demily, Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia menjelaskan bahwa dalam setiap bisnis pasti akan ada faktor – faktor yang menjadi disrupsi.

5 tahun yang lalu

Berita
Logistik dan Jasa Pengiriman Subur Di Masa Corona, Jadi Potensi Pasar Mobil Niaga

Pertumbuhan bisnis ini bukan saja diisi oleh pemain ekspedisi namun juga penyedia jasa ojek online. Sehingga mengharuskan pengusaha logistik untuk berinovasi menciptakan layanan–layanan baru.

5 tahun yang lalu


Berita
Angka Penjualan Turun, Market Share Isuzu Justru Naik Saat Pandemi Corona

Berdasarkan data GAIKINDO untuk retail sales, market otomotif sampai dengan bulan Mei 2020 ini, sudah mengalami penurunan sampai 40 persen.

5 tahun yang lalu


Truk
Ini Strategi Isuzu Jadi Primadona Di Sektor Logistik Nasional

Paduan perluasan jaringan purna jual dan peningkatan TKDN agar perolehan suku cadang lebih mudah dan harganya lebih terjangkau

1 hari yang lalu


Truk
Isuzu Terus Menambah Kenyamanan Pengguna mu-X Dan D-Max

Mulai dari kelengkapan produk sampai sediakan asuransi bagi pengemudi

1 bulan yang lalu


Bus
Isuzu Traga, ‘Pewaris’ Panther Sebagai People Mover

Solusi transportasi untuk bisnis angkutan penumpang

1 tahun yang lalu


Berita
Barisan Isuzu Elf NMR Di GIIAS 2023, Sangat Meriah!

Ada periksa kesehatan gratis juga

2 tahun yang lalu


Berita
Isuzu : Pencapaian Tahun 2021 Lebih Baik Dari 2020, Jadi Bekal Untuk 2022

Meningkatnya daya beli masyarakat dengan pembelanjaan secara online yang meningkat hingga Rp 400 Triliun di 2021, menjadi salah satu faktor.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

11 jam yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

12 jam yang lalu


Tips
Awas Jika Ada Bunyi Yang Aneh Di Kaki-Kaki Mobil Anda

Pemeriksaan kaki-kaki secara cermat wajib dilakukan secara berkala.

13 jam yang lalu


Berita
Belum Diumumkan Kapan Peluncurannya, Wuling Geber Persiapan Produksi Eksion

Wuling tengah persiapkan produksi Eksion secara lokal.

14 jam yang lalu


Tips
Waspada, Ini Wilayah Lelah Yang Rawan Kecelakaan Di Tol Trans Jawa

Ingat, microsleep tanda awal kelelahan ringan tapi bisa mematikan dampaknya

1 hari yang lalu