Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mitsubishi L300 Stop Produksi. Andalkan Impor Dari Filipina

Akan menggunakan mesin 4N14, 2.200 cc commonrail
Berita
Sabtu, 20 November 2021 13:25 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Legenda tidak bisa hadir begitu saja. Termasuk dalam dunia otomotif. Tak bisa dipungkiri bahwasanya sosok Mitsubishi L300 merupakan salah satu legenda dalam percaturan otomotif nasional, khususnya sektor komersial.

Namun terdengar kabar bahwa mobil yang masih cukup jadi andalan di sektor komersial ini akan stop produksi tahun depan.

“Produksi L300 di Indonesia akan dihentikan di 2022 dan sebagai gantinya Mitsubishi akan lakukan impor L300 dari Filipina,” tutur narasumber OtoDriver. “Kemungkinannya terjadi pada April 2022,” sambungnya.

Mengenai sebab musababnya, tak lain karena masalah persyaratan emisi di mana saat itu Indonesia telah menerapkan standar emisi Euro IV. “Menurut informasi, mesin L300 Indonesia sudah tidak bisa mengikuti regulasi yang ada dan di pasar Filipina sudah tersedia versi mesin Euro IVnya,” jelasnya.

BACA JUGA

Dalam perbincangan dengan OtoDriver.com, Jumat (19/11) terkuak juga  kemungkinan kembalinya sang legenda ‘kerah biru’ ini dalam list produksi  Mitsubishi di Indonesia pada 2023 nanti.

“Sepertinya ada yang keberatan tentang rencana kepindahan produksi, mengingat volume produksi L300 yang masih cukup ‘nendang’ di lokal kita,” tutupnya.

Sebagai gambaran, saat ini Mitsubishi Filipina sudah memiliki L300 dengan standar Euro 4 dengan teknologi common-rail. Mesin L300 Filipina mengunakan mesin 4N14 dengan daya 97,85 dk/3.500 rpm dan torsi 200 Nm/1.000-3.500 rpm (spesifikasi Mitsubishi Filipina). 


Tags Terkait :
Mitsubishi L300 Indonesia
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Kini Tersedia Varian Non LCGC, Toyota Agya Ikuti Jejak Honda Brio

Toyota Agya generasi terbaru resmi melakukan debut dunianya di Indonesia.

3 tahun yang lalu


Berita
Xpander "Mungil" Selisih RP 37 Juta Dengan Karimun Wagon R

Wagon R lebih panjang 20,5 cm dibanding eK X.

7 tahun yang lalu


Berita
Suzuki Ikutan Naikkan Harga Mobil Per Awal 2018

Seperti Mitsubishi yang menaikkan harga Xpander, begitu pula Suzuki.

8 tahun yang lalu


Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Changan Deepal S05 Dijual Mulai Rp 500 Jutaan, Intip Spesifikasinya

Setelah beberapa kali diperlihatkan ke khalayak ramai, kini Changan merilis harga resmi Deepal S05. Berikut detail harga dan spesifikasinya.

13 jam yang lalu


Truk
Isuzu Krawang Plant Sudah Produksi 300.000 Unit Sejak 2015

Jumlah produksi tahunan sudah mencapai 45 ribu unit.

16 jam yang lalu


Mobil Listrik
Kia Bakal Pamer Mobil Listrik Rakitan Lokal di GIIAS 2026, Ini Bocorannya

Pasar mobil listrik akan kembali mendapatkan opsi baru, bukan dari produsen China, namun datang dari brand Korea Selatan.

17 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Smart #2, Titisan ForTwo Versi Terbaru

Smart #2 versi listrik murni kini memasuki tahap validasi fisik global menjelang debut model produksinya di Paris Motor Show pada Oktober 2026.

23 jam yang lalu


Berita
Geely Nekat Hadikan SUV ICE Turbo di Era EV dan Hybrid, Ini Alasannya

Berbeda dengan merek-merek mobil terkini yang gencar menawarkan mobil elektrifikasi, Geely justru baru saja menghadirkan sebuah SUV dengan mesin bensin konvensional.

1 hari yang lalu