Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tak Mengherankan, Jika Alasan Ini Jadi Penyebab Ban Tubeless Banyak Digunakan

Selain lebih aman di jalan, ban tubeless juga lebih mudah di-balance dibandingkan ban dengan 'ban dalam'.
Berita
Minggu, 12 Januari 2020 17:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Jika umumnya kendaraan komersial seperti truk dan pikap masih menggunakan 'ban dalam' pada ban yang digunakannya, belakangan ini, tipe ban tubeless yang umumnya digunakan mobil penumpang, sudah bisa digunakan oleh kendaraan komersial.

Berbincang tentang sejarah ban tubeless, ternyata banyak paten diajukan berkenaan dengan ban tanpa 'ban dalam' ini. Killen Tyre diketahui mengajukan paten pada 1928 dan menerima patennya di Inggris pada 1930. Menyusul Wingfoot Corporation, anak perusahaan Goodyear Tire diberikan paten di Afrika Selatan pada tahun 1944. Karena masalah teknis, sebagian besar desain ini hanya dibuat untuk produksi terbatas atau malah ditinggalkan.

Paten selanjutnya muncul dari Frank Herzegh yang berkerja di BFGoodrich yang mengajukan paten pada 1946 dan mengantongi hak paten pada 1952.  Perbedaan utama antara desain BFGoodrich dan pendahulunya adalah penggunaan karet butil, yang lebih tahan terhadap kebocoran udara daripada karet alam yang digunakan dalam desain lainnya. Struktur yang dipatenkan oleh BFGoodrich ini sekaligus menerapkan standardisasi pada konstruksi dan bahan untuk jenis ban tubeless.

Ban tubeless dianggap lebih aman dan nyaman. Strukturnya dapat menekan distorsi pada ban yang biasanya muncul pada tipe tube tire atau ban dengan ban dalam. Alasan kedua ini yang menyebabkan ban tersebut lebih mudah di-balance dibandingkan tipe tube tire.

BACA JUGA

“Unsur safety (keselamatan) menjadi sebab utama yang membuat industri ban tertarik pada jenis ini, seperti kemampuannya menahan tekanan angin saat terjadi kebocoran, semisal tertusuk paku,” jelas Zulpata Zainal, On Vehicle Test PT Gajah Tunggal,. Tbk. “Saat tertusuk benda asing maka tekanan ban tidak serta merta akan hilang, sehingga kendaraan masih dapat dikuasai handlingnya,” jelas pria yang akrab disapa Pak Zul ini. “Sementara dari sisi keamanan, pengemudi masih memiliki banyak kesempatan untuk mengemudikan kendaraannya menuju tempat yang aman untuk melakukan penggantian ban,” tutupnya.


Tags Terkait :
Tubeless Ban Safety
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Aplikasikan Ban Tubeless Pakai Ban Dalam, Bolehkah?

Tingkat safety ketika menggunakan ban dalam akan merosot tajam.

2 tahun yang lalu


Berita
Ban Tubeless Boleh Beberapa Kali Ditambal, Ini Syaratnya

Tambal ban tubeless wajib perhatikan kondisi karet ban dan konstruksinya

5 tahun yang lalu


Berita
Tak Mengherankan, Jika Alasan Ini Jadi Penyebab Ban Tubeless Banyak Digunakan

Selain lebih aman di jalan, ban tubeless juga lebih mudah di-balance dibandingkan ban dengan 'ban dalam'.

5 tahun yang lalu


Berita
Keunggulan Ban Tubeless dan Sejarahnya

Tubeless merupakan wajah revolusi teknologi ban.

6 tahun yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Chery QQ3 Siap Hadang Geely EX2 Sebagai Mobil Terlaris Di China

Chery persiapkan QQ3 sebagai penjegal Geely EX2

7 jam yang lalu


Mobil Listrik
5 Mobil Listrik Dengan Baterai Terbesar Di Dunia

Sampai saat ini , kelimanya adalah EV murni dengan baterai terbesar di dunia.

11 jam yang lalu


Berita
Dealer Mobil Premium Di Cina Banyak Yang Tutup, Salah satunya BMW

Operasional dealer BMW di Cina kembali jadi sorotan.

13 jam yang lalu


Berita
Ini Dia SUV Terbaru BYD, Great Tang

BYD resmi merilis foto-foto perdana SUV flagship D-segment terbarunya, yakni BYD Great Tang atau Datang di pasar China.

14 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga AION Terbaru (Maret 2026)

Daftar harga Aion terbaru Maret 2026: Y Plus Rp419-479 juta, V Rp449-489 juta, Hyptec HT Rp691-843,5 juta, UT Rp325-363 juta. Harga stabil sejak November 2025.

15 jam yang lalu