Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Penjualan Otomotif Diprediksi Membaik Sebelum Tutup Tahun 2020, Ini Penjelasannya

Penjualan di industri otomotif termasuk yang paling menurun pada masa pandemi Corona seperti sekarang ini. Meski saat ini mulai mengalami peningkatan, tapi masih di bawah pencapaian tahun lalu.
Berita
Jumat, 18 September 2020 08:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Penjualan di industri otomotif termasuk yang paling menurun pada masa pandemi Corona seperti sekarang ini. Meski saat ini mulai mengalami peningkatan, tapi masih di bawah pencapaian tahun lalu. Hal tersebut membuat semua pabrikan dan pemerintah perlu memutar otak demi meningkatkan penjualan pada tahun ini.

Seperti dijelaskan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, pihaknya terus memacu kinerja industri otomotif di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19. Hal ini agar sektor strategis tersebut dapat kembali tumbuh memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian nasional.

Kami optimistis bahwa kinerja industri otomotif berkembang positif pada semester II tahun ini. Kalau periode sebelumnya terjadi perlambatan karena dampak dari pandemi Covid-19," ungkap Agus dalam siaran pers yang diterima OtoDriver.

Lanjutnya, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil dalam tiga bulan terakhir menunjukkan tren meningkat, setelah sempat terpukul akibat pandemi Covid-19.

"Penjualan mobil secara ritel atau dari dealer ke konsumen pada Agustus sebanyak 37 ribuan unit. Jumlah itu naik dibandingkan Juli sebesar 35.799 unit," tuturnya.

Sementara itu, penjualan wholesale atau distribusi dari Agen Pemegang Merek (APM) ke dealer pada Agustus 2020 tercatat 37.277 unit. Angka tersebut naik 47% dibandingkan penjualan Juli 2020 yang mencapai 25.283 unit. "Artinya, sudah ada rebound pemulihan, pasar kembali spending uangnya untuk beli mobil dan motor," tegasnya.

Menurut Agus, pandemi Covid-19 telah menyebabkan ketidakstabilan pada ekonomi Indonesia baik dari sisi permintaan maupun penjualan, yang juga berdampak pada beberapa sektor manufaktur, termasuk industri otomotif.

"Sebagaimana kita ketahui industri otomotif menghadapi tekanan permintaan yang sangat besar, padahal industri otomotif merupakan salah satu sektor terpenting untuk perekonomian nasional," tegasnya.

Menteri AGK optimistis, Indonesia akan menjadi salah satu dari negara yang diprediksi mengalami recovery lebih cepat dan mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif pascapandemi Covid-19. "Ini merupakan sebuah optimisme yang harus kita jaga," tegasnya.  


Tags Terkait :
Gaikindo Otomotif
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
BYD Kian Berjaya di Indonesia Dan Dominasi Pasar EV Dunia

BYD dominasi pasar EV Indonesia 2025 dengan 52% pangsa dan 54.000 unit terjual. Portofolio lengkap segmen sedan hingga MPV kuasai pasar lokal, saingi Tesla global.

3 jam yang lalu

Berita
Tidak Perlu Impor Dari India, GAIKINDO Yakin Pabrik Dalam Negeri Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Komersial

Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri-industri pendukungnya, diantaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

1 hari yang lalu

Berita
Suzuki Sumringah! Penjualan di 2025 Tembus 64 Ribu Unit

Sepanjang tahun lalu, penjualan mobil Suzuki di pasar domestik menembus lebih dari 64.000 unit, dengan mayoritas produksi lokal.

1 hari yang lalu


Berita
Geely EX2 Resmi Menggelinding Di Jalanan Indonesia, Inilah Beberapa Keunggulannya

Geely EX2 diperkirakan akan dijajakan dengan harga Rp 233-275 juta.

1 hari yang lalu


Berita
Insentif Mobil 2026, ICE dan Hybrid Dapat Banyak Insentif

Peta otomotif Indonesia tahun depan akan mengalami perbedaan dari tahun sebelummya. Ini buktinya.

1 hari yang lalu


Berita
Raport LCGC Di 2025, Produksi Turun Drastis

Produksi LCGC dari Januari - November 2025 lebih kecil dibandingkan periode yang sama di 2024

1 hari yang lalu

Berita
LMPV Masih Jadi Favorit, Inilah Rajanya Di 2025

LMPV masih menjadi mobil yang digemari di tanah air dan masih menyumbang penjualan yang cukup signifikan

1 hari yang lalu


Truk
Ini Strategi Isuzu Jadi Primadona Di Sektor Logistik Nasional

Paduan perluasan jaringan purna jual dan peningkatan TKDN agar perolehan suku cadang lebih mudah dan harganya lebih terjangkau

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
BYD ATTO 1, Mobil Listrik Paling Efisien Dan Paling Ramah Di Kantong

Harga BYD Atto 1 Dynamic Rp 199 juta: EV terjangkau dengan efisiensi energi tinggi, biaya operasional murah hingga 70% hemat, serta fitur keselamatan lengkap.

2 jam yang lalu


Berita
BYD Kian Berjaya di Indonesia Dan Dominasi Pasar EV Dunia

BYD dominasi pasar EV Indonesia 2025 dengan 52% pangsa dan 54.000 unit terjual. Portofolio lengkap segmen sedan hingga MPV kuasai pasar lokal, saingi Tesla global.

3 jam yang lalu


Berita
Peraturan Baru, Mobil Di CIna Dengan Sistem ADAS Level 3 Wajib Punya Blackbox

Pemerintah Tiongkok melalui Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi atau Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) merilis draf terbaru yang memuat standar keselamatan wajib

4 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga MG Terbaru (Februari 2026)

Pada ajang IIMS 2026 lalu, MG meluncurkan mobil listrik terbaru mereka yakni S5 EV.

5 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Perpanjang Tawaran Price Lock Insurance Untuk J5

Price Lock Insurance J5 diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditentukan dan ada kenaikan harga price lock menjadi Rp 10 juta

6 jam yang lalu