Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Meski Tak Pergi Karena Pandemi, Tetap Jaga Kualitasi Oli

Sebagian besar pemilik kendaraan pribadi, tak menggunakan mobilnya selama pandemi. Namun, satu hal jangan terlupakan, kualitas oli dalam mesin harus tetap terjaga.
Berita
Jumat, 28 Agustus 2020 14:00 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pandemi Covid-19 membuat berbagai kegiatan terbatas, bahkan hingga terhenti. Termasuk penggunaan kendaraan pribadi sebagai sarana transportasi sehari-hari. Kebijakan Work From Home (WFH) oleh sebagian besar perusahaan di Indonesia, membuat kendaraan ‘diam di tempat’, termasuk pengguna kendaraan niaga ringan sejenis double cabin, yang cukup banyak digunakan sebagai private use, selain dari penggunaan pada fleet. Mobil yang tak digunakan ini, tetap perlu dilakukan perawatan, terutama terkait dengan oli di dalam mesin.

“Jika oli terlalu lama mengendap di bagian bawah mesin maka fungsinya sebagai pelumas akan berkurang. Jika begitu maka dampaknya akan terasa saat mesin dinyalakan, komponen saling bergesekan tanpa adanya perlindungan dari oli. Dan jika mobil terlanjur hanya parkir lama dan jarang dinyalakan, sebaiknya mengganti oli mesin terlebih dahulu,” ujar Boediarto selaku Group Head of After Sales & CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), dalam siaran persnya.

Ia juga menyebutkan, bahwa hal tersebut dapat dicegah dengan rutin memanaskan mobil 3 hari sekali, tujuannya untuk menjaga sirkulasi oli di dalam mesin. Maka dari itu, untuk menjaga performa kendaraan, pengecekan dan penggantian oli mesin perlu dilakukan, utamanya ialah dengan melakukan periodical maintenance sesuai dengan manual book di bengkel resmi.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, saat memeriksa kondisi oli di dalam mesin. Seperti memeriksa ketinggian oli dalam mesin melalui dipstick. Tentu hal ini sebaiknya dilakukan ketika mobil terparkir pada permukaan yang rata.

BACA JUGA

Jika ketinggian oli berada di antara dua garis (atas dan bawah) artinya ketinggiam olinya cukup. Lantas perhatikan kekentalannya, jika terlihat normal, kuras dan segera ganti baru, karena selain berpatokan pada jarak tempuh, penggantian oli sebaiknya dilakukan tiap 6 bulan.

Namun, kalau terlihat kekentalannya berubah, misal seperti lumpur atau bahkan berbentuk seperti gel, perlu penanganan lebih. Sebaiknya perlu dilakukan engine flush dengan cairan engine flush chemical. 

Perlu diketahui jika kondisi tersebut terjadi, maka konsumen sebaiknya tidak menjalankan atau menyalakan mesin mobil. Konsumen disarankan segera memanggil bengkel resmi untuk datang ke rumah dan melakukan penggantian oli. Untuk konsumen kendaraan Mitsubishi, bisa memanfaatkan layanan Home Service Mitsubishi untuk memudahkan dalam melakukan perawatan berkala tanpa harus keluar rumah.

Bisa juga, jika konsumen ingin melakukan servis rutin di bengkel resmi Mitsubishi Motors, dan bisa memanfaatkan layanan Service Booking melalui aplikasi My Mitsubishi Motors ID atau langsung menghubungi dealer terdekat. Melalui Service Booking, konsumen bisa mendapat ketenangan kapan harus berkunjung ke dealer dan juga persiapan jadwal servis serta pekerjaan servis dan spare part lebih teratur. 

Untuk melihat daftar dan alamat dealer resmi Mitsubishi Motors terdekat, dapat melalui link berikut  https://www.mitsubishi-motors.co.id/cari-dealer


Tags Terkait :
Mitsubishi Triton L300
B

Benny Averdi

Penulis

Sejak tahun 2000 mengawali karir sebagai jurnalis di bidang otomotif roda 4. Meski juga menyenangi hal tentang roda 2 da...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Test Drive
Mencoba Performa Mitsubishi Destinator, Layak Untuk Mobil 7-seater Sejati

Mitsubishi Destinator mendeklarasikan diri sebagai sebuah kendaraan 7 penumpang. Pabrikan Tiga Berlian pun menjulukinya sebagai Premium Family SUV 7-seater

10 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Resmi Buka Pesanan Destinator, Harga Resmi Saat GIIAS 2025

SUV terbaru Mitsubishi siap masuk pasar Indonesia. Simak perkiraan harga dan performa mesinnya.

1 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi Gandeng Garuda Indonesia Untuk Mempromosikan Produk Baru

Mitsubishi gandeng Garuda Indonesia dan Tahilalats untuk kampanyekan produk baru tahun ini

1 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi Destinator Belum Diluncurkan Tapi Sudah Dimiliki Juara Indonesian Idol, Ini Bocorannya

Destinator belum diluncurkan, namun sudah dimiliki oleh juara 1 dan 2 Indonesian Idol.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

9 menit yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

39 menit yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

1 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

2 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

3 jam yang lalu