Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Jeep Tarik Kembali 95.000 Cherokee Karena Masalah Ini

Penarikan sebanyak 95.000 unit Jeep Cherokee di seluruh dunia karena dugaan masalah transmisi.
Berita
Minggu, 21 Juni 2020 06:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Fiat Chrysler Automobiles (FCA) mengumumkan penarikan sebanyak 95.000 unit Jeep Cherokee di seluruh dunia. Hal ini karena ada dugaan masalah transmisi yang berpotensi membuat mobil itu kehilangan tenaga saat berjalan.

Masalah lainnya adalah mobil dapat meluncur kendati tuas persneling sudah ditempatkan pada posisi P (parkir).

FCA mengatakan masalah itu ada pada sistem transmisi otomatis yang bisa berpindah sendiri dari mode all-wheel-drive menjadi front-wheel-drive. Namun, terdapat keausan yang membuat putaran pada roda depan tidak bertenaga.

Mobil yang terdampak adalah Jeep Cherokee produksi tahun 2014 sampai 2017. Perusahaan pada Jumat (19/6) mengatakan penarikan itu membutuhkan 2.700 suku cadang.

FCA menyebutkan bahwa penarikan paling banyak tercatat di Amerika Serikat mencapai 67.248 unit, diikuti Kanada 13.659 unit, Meksiko 716 unit dan 9.940 unit seluruh dunia.

Seperti dilansir Economic Times, dealer FCA akan memperbaiki komponen dengan melakukan restart perangkat lunak untuk menaikkan tenaga kendaraan serta memperbaiki rem otomotis sehingga mobil tetap diam saat di parkir.


Tags Terkait :
Jeep Cherokee Recall
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Jeep Bakal Hadir Kembali Di Tiongkok

Stellantis dan Dongfeng Group menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 15 Mei lalu yang akan memperluas produksi kendaraan energi baru (NEV) merek Peugeot dan Jeep di China.

2 minggu yang lalu

Berita
Jeep Batalkan Rencana Kehadiran Gladiator PHEV, Apa Alasannya?

Jeep telah mulai menginvestasikan kembali dana untuk mempastikan pertumbuhan jangka panjang Jeep Gladiator dan akan memperkenalkan lebih banyak fitur bawaan pabrik dan kustomisasi.

8 bulan yang lalu


Berita
Dulu Terkenal Dengan Mesin Besar, Kini Jeep PHEV Yang Efisien Malah Jadi Tulang Punggung

Jeep mulai beralih ke model dengan mesin yang lebih hijau. Mereka juga diterima pasar dengan baik berkat kehadiran PHEV.

9 bulan yang lalu


Berita
Fakta Menarik, Mobil Modern Relatif Punya Blind Spot Lebih Besar Dari Mobil Lawas

Sebuah studi baru yang digelar oleh Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) menyatakan bahwa jarak pandang ke depan dalam radius 10 meter turun sebanyak 58 persen pada beberapa mobil yang diuji.

11 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Aurus Senat Pesaing Maybach, Sedan Rusia Tunggangan Vladimir Putin

Bisa dilengkapi proteksi untuk hadapi lontaran roket maupun granat.

9 jam yang lalu


Berita
Tiga BMW M Diluncurkan Serentak, Model Station Wagon Dibanderol Rp 2 Miliaran

BMW meluncurkan tiga model terbaru dari divisi performance M. Tiga model serentak diluncurkan yang terdiri dua coupe yakni M2 dan M2 CS, serta M3 Touring yang berwujud station wagon.

11 jam yang lalu


Berita
BAIC T1 Sudah Tiba di Indonesia, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual

BAIC T1 merupakan model terbaru yang segera dijual BAIC Indonesia. Lihat spesifikasinya.

14 jam yang lalu


Berita
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor DKI Jakarta Masih Sampai Agustus

Tidak perlu membayar denda bunga keterlambatan.

16 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Honda Avancier di Thailand, SUV Flagship Rival Palisade

Bukan rahasia lagi jika Honda tengah menghadapi tekanan besar di pasar Asia akibat persaingan ketat dari pabrikan asal Tiongkok.

19 jam yang lalu