Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Membuat Mobil di Indonesia Dengan Kandungan Lokal Tinggi

Pabrik Toyota tengah menjajaki kerja sama dengan INALUM untuk meningkatkan kandungan lokal.
Berita
Selasa, 5 Februari 2019 15:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pabrik Toyota Indonesia bisa dibilang memiliki performa yang sangat apik dalam berbisnis. Bukan cuma mampu mengekspor mobil rakitannya ke berbagai negara, tapi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) juga terus meningkatkan kandungan lokal.

Kini bahkan istilah "merakit" sudah tidak tepat lagi digunakan jika bicara hasil produksi PT TMMIN. Pasalnya dalam menghasilkan sebuah mobil, PT TMMIN membuatnya dari lempengan baja, mengecor besi untuk jadi mesin hingga utuh menjadi mobil. Tak salah jika kita sebut kegiatan tersebut dengan "membuat" daripada "merakit".

Dalam siaran pers yang kami terima pekan lalu, Tingkat Kandungan Dalam Negeri alias TKDN dari rata-rata mobil yang dibuat PT TMMIN kini mencapai 65 persen. 

"Peningkatan kandungan lokal murni (true localization) produk yang dimulai dari penggunaan sumber material dalam negeri, menjadi upaya yang fundamental untuk menjaga daya saing. Di saat yang sama, kegiatan tersebut dapat membantu menekan impor raw material," ujar Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT TMMIN.

Sejak 2004, PT TMMIN telah menggunakan baja lokal untuk bagian-bagian tertentu pada mobil buatannya. Di tahun 2017, dua
jenis bahan mentah yaitu resin, bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, dan non-woven fabric, bekerja sama dengan PT Herculon Carpet, telah berhasil dilokalkan.

Di tahun 2016, bekerja sama dengan PT Pertamina, pabrik Toyota Indonesia ini juga berhasil melokalkan oli mesin. Kini pihaknya tengah dalam proses riset dan pengembangan penggunaan aluminium lokal untuk dipergunakan pada wheel disc dengan bekerja sama dengan INALUM dan Pako.

Toyota menargetkan bisa mencapai true localization hingga level 80% di tahun 2020.


Tags Terkait :
Toyota Pabrik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Target Naik 200%, BAIC Indonesia Siapkan Mobil Listrik Arcfox Sebagai Tulang Punggung Penjualan

BAIC target penjualan naik 200% di Indonesia 2026 melalui ekspansi dealer, peluncuran Arcfox EV premium, dan produksi lokal BJ30 HEV.

1 hari yang lalu


Berita
Toyota Masih Berharap Insentif Ke Industri Otomotif

Toyota mengakui bahwa pasar otomotif 2025 menantang

1 hari yang lalu


Berita
Deretan Mobil Ramah Lingkungan Yang Tampil Di GIIAS Semarang 2025

Gelaran GIIAS Semarang 2025 resmi dibuka pada 24 September 2025. Pameran yang menjadi bagian GIIAS The Series ini digelar di Muladi Dome, Universitas Diponegoro, Semarang.

2 bulan yang lalu


Berita
Wuling Air ev, Masih Jadi Mobil Listrik Terlaris Di Indonesia

Wuling Air ev telah sentuh angka 14.000-an unit dan jadi mobil listrk terbanyak di Indonesia

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

8 jam yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

9 jam yang lalu


Tips
Awas Jika Ada Bunyi Yang Aneh Di Kaki-Kaki Mobil Anda

Pemeriksaan kaki-kaki secara cermat wajib dilakukan secara berkala.

10 jam yang lalu


Berita
Belum Diumumkan Kapan Peluncurannya, Wuling Geber Persiapan Produksi Eksion

Wuling tengah persiapkan produksi Eksion secara lokal.

11 jam yang lalu


Tips
Waspada, Ini Wilayah Lelah Yang Rawan Kecelakaan Di Tol Trans Jawa

Ingat, microsleep tanda awal kelelahan ringan tapi bisa mematikan dampaknya

1 hari yang lalu