Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Esemka Punya Produk Mirip Merek Tiongkok Bukan Hal Tabu?

Sistem imitasi ini akan jadi akselerator alih teknologi asal dikelola dengan benar.
Berita
Minggu, 8 September 2019 10:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Setelah melampaui berbagai kondisi akhirnya, Esemka resmi melenggang di jalanan Indonesia. Pabrikan yang berlokasi di Boyoali Jawa Tengah ini  banyak disudutkan lantaran punya desain kembar dengan produk asal Tiongkok. Salah satunya adalah Bima yang bak pinang dibelah dua dengan Changan Star.

Apakah suatu hal yang wajar bagi sebuah pabrikan untuk mengkloning merek lain yang bahkan tidak ada sejarah yang melatar belakangi sebelumnya?

Bebin Djuana salah satu pelaku dan pemerhati otomotif nasional angkat bicara berkenaan dengan jiplak menjiplak dalam dunia otomotif.

“Hal ini pernah terjadi pada industri otomotif Jepang, Korea hingga Amerika. Ini merupakan tahap awal belajar yang tentu akan dilanjutkan dengan pengembangan produk di masa mendatang.  Belajar dari Cina salahnya di mana?” tutur Bebin saat dihubungi, Sabtu (7/9).

Walau demikian Bebin mengatakan bahwa pekerjaan besar Esemka baru saja dimulai. “Bakalan butuh waktu untuk meyakinkan produk ini, terutama untuk keunggulan dan ketahanan produknya, namun tantangan itu harus dihadapi dan dilakukan. Hampir semua industri otomotif mengalaminya,” jelas pria yang pernah bergabung di brand Suzuki dan Hyundai ini. “Awal selalu tidaklah mudah dan keberanian untuk  memulai perlu diapresiasi,” tegasnya.

Bebin menegaskan bahwa Esemka harus memiliki pemikiran jauh ke depan dengan melakukan pengembangan dan terobosan di berbagai lini dan tidak segera berpuas diri. Dengan berbagai inovasi baru dan kualitas bagus maka Esemka berpeluang besar untuk segera mandiri, keluar dari bayang-bayang Cina.

Kondisi kloning ala Esemka ini punya kesamaan kisah dengan yang yang dialami Nissan Motor.

Setelah perang dunia II berakhir, Nissan membutuhkan alih teknologi untuk mempercepat rekoveri akibat perang dan juga mengejar ketertinggalannya terhadap produk.

Nissan memutuskan untuk menggandeng Austin Motor Company dari Inggris  Pada 1953 produk kerja sama keduanya pun meluncur dengan mengjipak habis-habisan Austin A40 Somerset. Austin ala Nissan ini hanya diproduksi untuk pasar domestic dan tidak pernah keluar dari Jepang.


Tags Terkait :
Esemka Bima Changan Star
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Perawatan Biaya DFSK Gelora Tidak Lebih dari Rp 5 Ribu per Hari

Para insinyur mendesain DFSK Gelora dengan memperhatikan berbagai aspek yang dibutuhkan oleh konsumen

2 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi New SUV Resmi Diperkenalkan. Nama dan Spesifikasi Lainnya Masih Dirahasiakan

Mitsubishi XFC resmi melantai di Indonesia.

2 tahun yang lalu


Berita
Esemka Tak Hadir di GJAW 2023, Karena Hal Ini

Esemka belum menjadi member aktif dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo)

3 tahun yang lalu


Berita
Berapa Lama Inden Esemka Bima EV?

Dalam gelaran tersebut, Esemka mengklaim telah menerima puluhan Surat Pemesanan Unit (SPK) untuk mobil Esemka Bima 1.3 dan Bima EV.

3 tahun yang lalu


Terkini

Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

5 jam yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

6 jam yang lalu


Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

21 jam yang lalu


Berita
GWM Buka Dealer Ke 18 Di Kawasan PIK

GWM membuka dealer ke-18 di kawasan PIK, Jakarta Utara, dioperasikan PT Wahana Wirawan. Dealer GWM PIK hadir dengan fasilitas 3S lengkap untuk sales, service, dan sparepart.

22 jam yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

23 jam yang lalu