Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bridgestone Indonesia Beberkan Strategi Bisnis di 2019

"Seperti tahun sebelumnya, Bridgestone Indonesia akan berpartisipasi di salah satu pameran otomotif terbesar di Indonesia yakni GIIAS 2019"
Berita
Selasa, 9 April 2019 18:00 WIB
Penulis : Brian


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Bridgestone Indonesia terus kembangkan target pasar dan penjualan di Indonesia. Hal ini dikemukakan dalam rangkaian media gathering yang diadakan PT Bridgestone Tire Indonesia (BTI), Selasa (9/4).

Marketing Manager PT BTI, Agustini menyebutkan strategi yang diterapkan bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasar ban Bridgestone yang akan dilakukan melalui penguatan jaringan dan perkenalan produk baru.

Foto: Brian

"Seperti tahun sebelumnya, Bridgestone Indonesia akan berpartisipasi di salah satu pameran otomotif terbesar di Indonesia yakni GIIAS 2019," ujar Agustini dalam paparan strategi Bridgestone 2019.

Berikutnya, Agustini menjelaskan, pihaknya juga akan meluncurkan produk ban terbaru pada kuartal ketiga tahun 2019. Produk baru tersebut disebutkan akan memiliki spesifikasi untuk ban kendaraan di segmen sport.

Walaupun berada di segmen sport, produk ini akan juga akan merambah ke segmen lainnya. Agustini menjelaskan bahwa produk baru ini memiliki sifat yang lebih premium.

"Mobilnya bukan sport saja sih, salah satunya memang di sport seperti BMW dan Camry juga. Tapi dia ada di sporty segmen jadi premium kelasnya," ungkap Agustini.

Walaupun di kelas premium, Agustini menekankan produk baru ini hanya dapat digunakan mobil sedan. Sehingga mobil bersegmen SUV dan Luxury MPV tidak termasuk dalam pasar produk barunya.

Selain itu, untuk memperkuat penjualan di tahun 2019, Bridgestone Indonesia juga menambah outlet TOMO hingga 312 toko hingga akhir tahun. Penguatan jaringan tersebut tidak hanya dalam bentuk offline, tetapi juga diperkuat melalui TOMOnet dengan penambahan fitur baru agar mampu bersaing dengan pasar e-commerce.


Tags Terkait :
Ban Bridgestone
B

Brian

Kontributor

Brian

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Apa Hebatnya Ban OEM Rush dan Terios Model Baru?

Kedua LSUV ini menggunakan ban Bridgestone Alenza 001A sebagai bawaan, apa kehebatannya?

8 tahun yang lalu

Berita
Mulai Dari Rp 400 Ribuan, Berikut Pilihan Ban Mobil Buat Daihatsu Sigra

Simak daftar harga ban mobil berbagai merek untuk Daihatsu Sigra, ada merek Bridgestone hingga Dunlop.

2 tahun yang lalu

Berita
Penasaran Detail Rocky dan Raize? Intip Dulu Perodua Ativa

Ativa dijual dalam tiga varian, yaitu versi paling rendah X, medium H dan yang tertinggi AV. Mobil tersebut dibangun Daihatsu New Global Architecture (DNGA). Seperti apa detailnya?

5 tahun yang lalu


Berita
Toyota Agya Semakin Bercita Rasa Lokal Dengan Ban Ini Sebagai OEM

Ternyata bukan cuma mobilnya saja yang dibuat di Indonesia, tapi ban Toyota Agya ini juga buatan lokal. Lantas, apa keunggulannya?

8 tahun yang lalu


Terkini

Berita
JLR Buka Pintu Untuk Chery Jual Freelander Di Eropa

Setelah resmi dipasarkan di China, Freelander bakal dipasarkan di Eropa dan Inggris.

5 jam yang lalu


Berita
Li Auto L9 Versi Terbaru Resmi Hadir Di Cina, SUV Dengan Segudang Fitur Canggih

Li Auto resmi meluncurkan SUV flagship terbaru mereka, yakni Li Auto L9.

6 jam yang lalu


Berita
Puluhan Ribu Kendaraan Keluar Masuk Jakarta Di Long Weekend Ini

Rekayasa lalu lintas juga disiapkan secara situasional.

13 jam yang lalu


Berita
Car Meet Ekslusif Toyota Terbesar, Hadirkan Banyak Kreasi Yang Jadi Wajah Kultur Otomotif Indonesia

Toyota telah menjadi bagian dari kultur otomotif Indonesia.

13 jam yang lalu


Berita
Kuartet Produk Honda Pamit Dari Tiongkok Tahun Ini

Serbuan produk baru yang nyaris tanpa henti jadi salah satu penyebabnya.

17 jam yang lalu